KB Setelah Melahirkan

Pertanyaan yang juga cukup sering muncul pasca persalinan selain “siapa nama si kecil?” mungkin adalah kapan bisa mulai KB (menggunakan metode kontrasepsi) setelah melahirkan? Dalam istilah kedokteran, kita mengenalnya sebagai “postpartum contraception”, Anda bisa menyebutnya sebagai KB setelah melahirkan.

Mengapa hal ini menjadi penting? Karena kehamilan bisa muncul dengan segera setelah persalinan dan hadirnya si kecil, bahkan jika Anda menyusui dan bahkan ketika Anda belum mulai menstruasi lagi. Di era saat ini, kecuali masyarakat dengan dukungan finansial yang tinggi, banyak anak mungkin tidak selalu lagi bermakna banyak rejeki. Banyak masyarakat yang mulai berpikir untuk menunda dahulu memiliki anak lagi setelah melahirkan.

Pertama-tama, perlu dicermati bahwa ovulasi (pelepasan sel telur yang siap dibuahi) Anda – tentunya si ibu – terjadi sekitar 2 pekan sebelum periode menstruasi tiba, jadi kesuburan Anda mungkin sudah kembali sebelum Anda menyadarinya.

Sehingga sangat penting untuk memilih metode KB sedini mungkin. Jika bayi Anda masih berada di rumah sakit, Anda mungkin sudah mendiskusikan metode KB dengan bidan atau dokter di bagian keluarga berencana sebelum pulang dari rumah sakit. Anda juga mungkin ditanyakan mengenai KB sekitar enam minggu pasca persalinan, namun Anda bisa mendiskusikan kapan pun dengan kader kesehatan, bidan, atau dokter keluarga Anda.

Begitu Anda Siap

Jika Anda merasa siap berhubungan dengan suami, maka saat itu sejumlah kontrasepsi seperti kondom (baik kondom pria maupun wanita) atau pil KB yang hanya berisi progesteron bisa digunakan. Metode tersebut adalah metode yang bisa disarankan.

Anda mungkin juga berpikir untuk belum akan melakukan hubungan badan, maka metode kontrasepsi tentu saja tidak akan dibutuhkan. Atau dalam kasus lain, jika Anda melahirkan sekaligus menjalani prosedur sterilisasi bagi perempuan, maka kontrasepsi juga tidak diperlukan.

21 Hari (3 Minggu) Pasca Persalinan

Anda bisa mulai menggunakan KB jenis implant dari 21 hari setelah melahirkan. Jika Anda tidak menyusui (memberi ASI), Anda bisa menggunakan pil kombinasi, cincin vagina, dan jenis implant dari 21 hari pasca persalinan.

Namun jika Anda menyusui, ketiga jenis metode KB tersebut dapat memengaruhi suplai ASI dan Anda biasanya disarankan untuk menunggu hingga bayi berusia 6 bulan.

Sekitar 6 Minggu Pasca Persalinan

Anda biasanya sudah bisa menggunakan KB suntik atau mulai menggunakan diafragma pada sekitar enam pekan setelah melahirkan. Jika Anda pernah menggunakan diafragma sebelum kehamilan, berkonsultasi kembali kepada bidan atau dokter untuk melihat apakah ukurannya masih sesuai, karena selama kehamilan dan setelah persalinan (termasuk faktor penambahan dan penurunan berat badan) bisa membuat Anda memerlukan ukuran yang lainnya.

6 sampai 8 Minggu Pasca Persalinan

IUD umumnya bisa dipasang dalam 48 jam pasca persalinan. Namun jika ini tidak dimungkinkan, maka biasanya dipasangkan kembali sekitar 6 – 8 minggu setelah melahirkan. Jika Anda hendak menghindari prosedur dua kali, maka coba diskusikan dengan bidan yang membantu persalinan untuk memasang IUD begitu persalinan usai.

Sangat bagus jika Anda dan suami sudah membahas bersama dengan bidan atau dokter untuk rencana program KB sebelum persalinan. Sehingga Anda memiliki lebih banyak waktu untuk menentukan metode KB mana yang Anda dan suami inginkan, dan kapan waktu yang tepat untuk memulainya setelah melahirkan nanti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.