FMEA pada Fasilitas Layanan Kesehatan

Sistem pelayanan kesehatan baik tingkat pertama (FKTP) maupun tingkat lanjutan (FKTL) senantiasa diharapkan melakukan pembenahan sistem pelayanan sedemikian hingga tersedia layanan yang aman bagi pasien dan juga staf fasilitas layanan kesehatan. Sedangkan di dalam fasilitas pelayanan kesehatan mulai dari dokter keluarga, puskesmas, hingga rumah sakit besar selalu mungkin terjadi kegagalan dalam satu atau dua proses pelayanan yang mungkin menimbulkan cedera bagi pasien maupun staf.

Untuk ini, diperlukan analisis bagaimana kegagalan itu bisa terjadi, seberapa mungkin terjadi, dan jika terjadi seberapa mungkin dikenali/dideteksi, lalu seberapa parah dampaknya jika terjadi. Pihak layanan kesehatan melalui analisis ini akan menentukan prioritas mana yang akan didahulukan untuk dibenahi.

Analisis seperti ini dikenal sebagai FMEAFailure Modes and Effects Analysis, yang sebelumnya pernah kita bahas dalam presentasi mengenai RCA dan HFMEA.

Lalu bagaimana cara melakukan analisis FMEA?

Berikut saya lampirkan dokumen untuk melakukan analisis FMEA yang dapat diterapkan di puskesmas, klinik pratama, maupun rumah sakit.

Dokumen analisis FMEA tersebut kami adaptasi dari Institute for Healthcare Improvement. Alat analisis bisa dirujuk kembali via URI: http://www.IHI.org/ihi/workspace/tools/fmea/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.