Mengenali Pembedaan Buku, Jurnal, Koran dan Majalah Ilmiah

Bagi tenaga kesehatan profesional, penelitian menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Pun demikian saya tidak bermaksud menyampaikan bahwa yang memisahkan diri dari penelitian secara serta merta menjadi tidak profesional.

Baik ketika Anda bekerja dalam praktik mandiri, di fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit, atau di instansi lembaga kesehatan – Anda selalu bisa membuat sebuah penelitian dan menerbitkannya dalam bentuk buku, jurnal atau majalah. Atau Anda bisa menemukan situasi di mana Anda perlu mencari atau mengutip buku, jurnal dan majalah ilmiah untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda.

Mengetahui perbedaan antara buku, jurnal, koran atau majalah ilmiah akan sangat membantu dalam hal ini.

Buku Jurnal, koran, dan majalah
Penjelasan akan sebuah topik secara mendalam dan luas. Mungkin secara mendalam – dan biasanya fokus pada satu topik khusus.
Jeda panjang antara suatu kejadian atau penemuan dengan publikasi sebuah buku. Sehingga menghasilkan:

  • Informasi yang lebih lengkap (penyebab, efek, dan konsekuensi jangka panjang, simpulan yang lebih padat, dsb)
  • Analisis yang lebih mendalam
  • Sudut pandang riwayat yang lebih luas; lebih kaya konteks baik di dalam maupun di luar suatu disiplin ilmu.
Mencakup perkembangan yang baru-baru saja dengan jeda waktu yang pendek. Sehingga menghasilkan:

  • Informasi terkini namun bisa jadi belum lengkap.
  • Menangkap ‘ruh kekinian’ (khususnya koran dan majalah).
  • Jurnal-jurnal penting untuk pelaporan penelitian yang tempo cepat, bersaing, atau diburu waktu.
Mengandung penelitian asli yang bisa meliputi banyak percobaan/eksperimen atau jangka waktu beberapa tahun. Jurnal mengandung penelitian asli dan biasanya fokus pada satu percobaab/eksperimen. Koran dan majalan bisa jadi merujuk pada penelitian-penelitian, namun tidak mengandung penelitian asli.
Sebuah topik terkumpul dan tercakupi dengan lebih baik. Cakupan terbatas tanpa banyak kajian riwayat atau konteks.
Jumlah halaman mencapai seratus bahkan lebih. Jumlah halaman lebih pendek, hanya beberapa ratus kata (artikel koran) hingga sekitar 30 halaman (artikel jurnal).
Dipublikasikan sekali, meskipun edisi yang direvisi dapat diterbitkan kemudian. Terdiri dari volume dan isu-isu yang diterbitkan secara teratur.

 

Jika Anda telah tahu perbedaan antara buku dan jurnal, majalah atau koran ilmiah. Ini akan memudahkan Anda untuk mencari sumber mana yang Anda akan perlukan, atau ke bentuk apa karya tulis ilmiah Anda akan diterbitkan.

 

Sumber/adaptasi dari: Perpustakaan University of Victoria – URI: http://www.uvic.ca/library/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.