Menghindari Mercusuar dari Telkom

Salah satu hal yang menyebalkan dari menggunakan layanan Internet Telkom adalah halaman pengalih mercusuar.info. Tujuannya mungkin bagus, yaitu menyampaikan pada pelanggan, bahwa halaman yang dicari tidak tersedia. Namun seringkali jadi salah sasaran. Mengapa? Karena halaman web yang sehat pun sering teralihkan ke halaman mercusuar dari telkom ini. Walau masalah ini tidak permanen, namun kadang kita sebagai pengguna merasa dirugikan, apalagi jika masalah tersebut menetap sementara.

Alasan lain mengapa terasa merugikan, karena banyak iklan di dalamnya. Coba saja lihat cuplikan halaman berikut:

Mercusuar Telkom
Cuplikan halaman mercusuar.info. Sumber blog wordpress @coreneliusrudi.

Iklan memang menyebalkan, jika tampil terlalu banyak. Sebenarnya jika Telkom mau mengurangi jumlah iklan, mungkin tidak akan terlihat lebih informatif. Namun dengan banyaknya tampilan iklan, dan bahkan artikel yang tidak ‘menarik’ menurut saya, menjadikan informasi fungsi situs mercusuar ini bisa salah dimengerti, mau buat halaman 404 atau mau buat halaman iklan?

Lalu bagaimana menanganinya?

Pengguna bisa mencoba mengecek apakah situs yang diketik keliru alamat atau tidak. Tapi saya sendiri yang sering menggunakan bookmark tentu saja tidak akan salah ketik.

Pilihan kedua adalah mencoba beberapa saat lagi, siapa tahu bisa. Tapi kadang menjadi hal yang menyebalkan. Siapa yang mau menunggu lama?

Pilihan ketiga adalah menggunakan peramban jaringan yang bisa ‘mengakali’ hal situasi ini. Jika saya menemukan masalah pengalihan ke halaman mercusuar telkom, maka saya akan mengakses halaman itu dengan menggunakan Opera. Beberapa peramban lain mungkin juga memiliki fungsi serupa. Halaman yang sebelumnya tidak bisa diakses, akan mudah diakses tanpa muncul alihan ke halaman mercusuar lagi.

Atau pilihan terakhir, beralih penyedia layanan internet dengan tidak menggunakan layanan telkom.

Iklan

10 thoughts on “Menghindari Mercusuar dari Telkom

    1. Ya, ndak apa-apa sih. Tapi ndak segitunya juga kali. Karena malah jadinya menganggu, apalagi iklannya tidak terstruktur dan justru bisa mengecoh pengguna dari konten yang sesungguhnya.

      Suka

        1. Hus, teluk perompak itu masih jauh lebih sopan. Jalan masuknya jelas, kalau ndak mau lihat iklan bisa dihalangi. Dan kontennya ndak hilang ditelan ruang iklan… #eaaa

          Suka

        2. sudah lama tidak menggunjungi telukperompak … maklum ada netflix #uhuk … hahaha *lari sebelum di lempar hardddisk isi anime*

          Tapi untuk hal itu lebih baik si tendang pantat karena seeder-nya tidak malas bli …

          Suka

        3. Kalau saya lihat sih ndak jauh beda Mas. Sesama perompak, beda-beda tipis lah.

          He he…, tapi apa di Netflix ada yang edisi uncut atau collector edition?

          Suka

        4. fungsi utama netflix menurut saya itu ya untuk nonton maraton serial barat/anime … kalau untuk mencari ova .. ya kalau engga dvd ya… ke perompak hahaha … netflix proses masuknya lama soalnya mereka harus meremaster semua film atau serial menjadi 4K semua …
          jadi Anime seperti One Punch Man belom ada dan hanya bisa dinikmati di daisuki atau suadara haramnya (hahaha) karena hanya 1080p maximal …

          yang menarik dari netflix juga sekarang produsen lebih senang memasukan film/serialnya ke netflix atau hulu karena mengurangi bajakan … film adam sandler yang baru hanya ada di netflix plus standup comedian banyak menaruh video mereka di netflix.

          Suka

        5. Yang seru belakangan ini sepertinya cuma Onepunch-Man. Itu pun saya juga ndak nonton. Saya kok ndak nemu anime yang menarik ya bulan-bulan ini? Cuma film rutin seperti case closed dan lain-lain yang paling ditunggu tiap tahun.

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s