Yamaha Tricity?

Ceritanya adalah, saya lagi melihat sejumlah kendaraan bermotor yang unik yang mungkin enak untuk dikendarai. Dalam hal ini adalah sepeda motor tentunya. Saya sudah lama sebenarnya melihat Yamaha Tricity, sepeda motor matik yang sempat jadi perbincangan hangat tahun kemarin, namun tidak kunjung muncul di tanah air kita.

Yamaha Tricity menurut saya unik, karena memiliki tiga roda, dibandingkan kebanyakan sepeda motor di tanah air saat ini memiliki dua roda, kecuali mungkin Piagio MP3.

Pendapat saya, sepeda motor ini bisa menjadi salah satu pilihan yang asyik jika nantinya masuk ke dalam negeri.

Beratnya sekitar 152 kg, membuatnya tidak terlalu berat. Mesin 125 cc YM-Jet-FI (sayangnya belum Blue Core) bisa jadi pertimbangan, tidak terlalu boros, namun juga mungkin tidak paling hemat diantara penggunaan bahan bakar dibandingkan ukuran cc yang lebih kecil. Tapi dengan kapasitas tangki yang katanya mencapai 6,6 liter, saya rasa cukup bagi kita nyaman bepergian antara dua kota.

Kapasitas bagasi 20 liter, bisa memuat sebuah helm dan beberapa barang lainnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan dalam sebuah sepeda motor.

Yang layak dilihat, dengan memiliki dua roda depan, pengendara dimungkinkan merasakan stabilitas yang baik – tidak kalah dengan hanya satu roda. Dan walau pun bukan ABS, beberapa mengatakan pengereman sudah baik. Bagi beberapa orang, ini akan sangat nyaman, sehingga saya jadi penasaran. Bagi pengendara pemula, sepeda motor ini akan ramah pakai untuk mereka.

Tapi tentu saja, sepertinya ini tidak bisa digunakan untuk kebut-kebutan, bukan tipe sepeda motor seperti Yamaha MX King atau sejenisnya. Dan dibandingkan dengan skuter roda, harganya bisa jatuh lebih mahal sedikit, tapi dikatakan lebih murah dibandingkan harga jual sepeda motor roda tiga lainnya.

Sayangnya, saya dengar regulasi perhubungan di Indonesia agak sulit bagi masuknya sepeda motor ini. Seperti tempat parkir yang akan ambigu (mau di parkir di wilayah roda dua atau roda empat?), dan tidak memiliki gir mundur (memang skuter harus bisa digas mundur?). Tapi saya bukan ahli dalam bidang ini.

Karena pasar yang kecil dan terbentur regulasi, mungkin sulit bagi Yamaha Tricity untuk mengaspal di Indonesia. Hanya saja, jika diungkapkan, mungkin saya termasuk yang tertarik melihat kendaraan ini atau yang sejenis ada di jalanan kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s