Data Linkedin yang Tercuri

Saya masih ingat tahun 2012 lalu terjadi kehebohan mengenai data akun jejaring sosial Linkedin yang dicuri oleh peretas (hacker), di dalamnya termasuk nama pengguna (username) dan kata sandi (password) yang terenkripsi. Saya sendiri tidak terlalu masalah ketika itu, karena jika tidak salah ingat, saya sudah mengganti kata sandi yang saya gunakan. Apalagi Linkedin merupakan jejaring sosial yang paling sering saya ganti sandinya, bukan karena apa-apa, tapi karena memang saya jarang menggunakannya dan sering lupa dengan kata sandinya.

Dini hari tadi, saya mendapatkan pesan surat elektronik dari pihak Linkedin berupa pemberitahuan umum yang menyatakan data yang dicuri sekitar sepekan yang lalu diketahui telah dipublikasikan daring.

Ah, ya sudahlah, sepertinya mereka bosan juga menyimpan data lama yang sudah kedaluwarsa lama.

Apa juga sih yang dicuri dari sebuah data publik? Bahkan jika seseorang memintanya, mungkin akan saya berikan.

Tapi bagi mereka yang belum pernah mengakses lagi akun Linkedin mereka, dan terutama juga bagi yang gemar menggunakan kata sandi yang sama di banyak akun (termasuk jejaring sosial, maka sangat disarankan untuk mengubah segera sandi mereka.

Iklan

4 thoughts on “Data Linkedin yang Tercuri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s