Akankah meninggalkan Opera?

Opera merupakan peramban web favorit saya, dan saya menggunakannya sejak lebih dari sepuluh tahun. Sempat saya tinggalkan beberapa waktu karena sempat tidak menyediakan versi untuk Linux.

Tapi berita beberapa waktu yang lalu, yaitu dijualnya saham Opera kepada Qihoo menjadikan saya bertanya-tanya, apakah akan ada yang berubah dari Opera? Memang satu persatu produk dunia barat berjatuhan ke dunia timur, seperti IBM yang dibeli Lenovo misalnya.

Untuk saat ini, saya memang belum mengambil keputusan, karena sepertinya belum ada yang berubah. Masih seputar “wait & see“, tapi untuk kegiatan penting di Internet, saya masih menggunakan Firefox, sehingga saya tidak memiliki ‘lebih banyak’ kekhawatiran akan isu keamanan.

Tapi jika memang harus pindah, mungkin saya akan pindah menggunakan Google Chrome. Saya sebenarnya tertarik dengan Vivaldi, hanya saja melihat sejumlah masalah dan bug yang masih muncul pada versi Linux sebagaimana yang penggunanya sampaikan di forum, saya masih mengurung niat saya. Dan repositori untuk openSUSE juga belum tersedia.