Mungkin sudah hampir menjelang lima tahun saya menggunakan ponsel Samsung Note 2 sebelum kemarin beralih ke BlackBerry Passport Dallas. Perkembangan teknologi ponsel semakin menjanjikan sebuah bukaan akan masa depan yang lebih praktis.

Saya hanya sekadar melihat iklan Samsung Galaxy S8 dan melihat apa yang menjadi tren pada ponsel pintar saat ini. Dan tentu saja mereka tidak menunjukkan kemampuan mengirim SMS atau menerima telepon, tapi lebih pada kemampuan ekstra.

Ada beberapa hal yang menjadi standar baru walau sudah dimulai sejak lama. Misalnya infinity display, intelligent voice assistance, virtual reality support, water resistant, improved overal user experience. Dan semua itu datang dengan harga yang ‘pantas’.

Tentu saja kemudian saya bisa menyimpulkan bahwa fitur ini hanya bisa diakses oleh mereka yang beranggaran lebih untuk menikmatinya. Saya sendiri pada akhirnya cukup puas dengan BlackBerry, karena berlawanan dengan tren saat ini, saya memilih apa yang saya butuhkan dibandingkan apa yang saya inginkan dari sebuah tren.

Dan Samsung memang menyenangkan digunakan (khusus untuk ponsel berbandrol di atas lima juta rupiah), untuk investasi jangka panjang, saya rasa masih tetap sangat layak.