Sehari dengan Transvision

Ini adalah ulasan singkat tentang layanan Transvision, dan tidak bisa menggambarkan ulasan akan seluruh layanannya secara paripurna.

Oleh karena posisi rumah yang diperbukitan, dan termasuk daerah yang abu-abu dalam penangkapan sinyal UHF/VHF, maka alternatif tayangan televisi melalui jaringan satelit menjadi opsi yang sulit dihindari. Sebelumnya saya ingin menggunakan layanan SMV Freesat, namun karena kekeliruan dari pihak teknisi yang menyediakan layanan, saya justru mendapatkan layanan Ninmedia.

Selama menggunakan layanan Ninmedia, ada beberapa hal yang menurut saya agak kurang memuaskan adalah beberapa saluran menampilkan acara multimedia yang jauh dari kualitas yang diharapkan. Kadang saya merasa dibawa ke era di mana film hanya bisa dinikmati dari kualitas bajakan bioskop, dengan teks terjemahan yang justru terasa seperti mengunyah roti tawar isi pasir. Sehingga saya memutuskan untuk menyudahi layanan ini.

Pilihan lain kemudian adalah televisi berlangganan. Ada beberapa penyedia yang layak dipertimbangkan, kecuali UseeTV milik Telkom karena tidak ada jaringan serabut optik yang menjangkau lokasi saya. Indovision (saat ini MNC Vision) dan Transvision (dulunya Telkom Vision) menjadi pilihan. Singkat cerita, saya memilih Transvision karena komposisi paket yang lebih menarik minat saya.


Pilihan saya tentunya adalah paket promosi yang termurah, dan termasuk diberikan bonus beberapa kanal tontonan premium tambahan untuk jangka waktu 3 bulan.

Saya memesan layanan secara daring, dan respons dari staf penjualan cukup cepat dan jelas. Beberapa panggilan telepon dan konfirmasi diperlukan untuk mendapatkan layanan ini. Waktu pemasangan pun bisa segera disepakati.

Tenaga teknis yang melakukan pemasangan tiba, walau agak sedikit mundur, pada waktu yang telah disepakati. Pemasangan dilakukan dengan cepat, dan kurang dari 30 menit, layanan sudah bisa dinikmati. Sebenarnya saya ingin bertanya tentang paket STB-less, tapi ya sudah, biarkan itu untuk lain waktu saja.

Siarannya terdiri dari dua jenis, definisi tinggi (HD) dan definisi standar (SD), di mana sejumlah siaran memiliki kualitas yang lebih baik ketika ditayangkan pada definisi tinggi. Namun tidak bermakna kanal yang memiliki kualitas siaran HD selalu menayangkan tayangan kualitas HD. Jika berasal dari tayangan lawas yang tidak mendukung HD, maka tampilannya akan tetap definisi standar, atau dalam kualitas yang lebih rendah.

Untuk kualitas tayangan, saya tidak memiliki keluhan. Dan STB milik Transvision (merk Samsung), juga lebih stabil dibandingkan STB rekomendasi untuk layanan Ninmedia sehingga tidak ada putus sinyal ketika ada perubahan penggunaan arus listrik rumah tangga.

Yang hanya agak membingungkan adalah remote yang digunakan. Sejak Samsung Smart Control yang saya miliki rusak, saya tidak terbiasa menggunakan remote dengan banyak tombol. Lalu untuk PVR (perekaman video pribadi) memerlukan HDD eksternal keluaran terbaru, saya memiliki tiga HDD eksternal dengan minimal kapasitas 1 TB, namun hanya keluaran terbaru yang dikenali mampu untuk menjadi media PVR.

Tagihan berlangganan dikirim via surat elektronik, dan semuanya tercantum dengan jelas. Sehingga untuk awal berlangganan, saya tidak memiliki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.