Memperpanjang SIM di Polres Bantul

Pagi ini saya menghabiskan waktu sehari penuh untuk mengikuti proses perpanjangan SIM di Polres Bantul. Saya memiliki SIM lawas yaitu SIM C dan SIM A individu yang dulu saya buat di Kota Gianyar, Bali. Akhir tahun ini sudah waktunya perpanjangan, dan termasuk proses perpanjangan SIM dari luar kota.

Saya dengar kalau dulu mau memperpanjang SIM yang asalnya dari luar kota harus dengan mencabut dulu SIM di kota asal, dan mengajukan pembuatan baru di kota tempat tingga saat ini. Tapi ada yang bisa tanpa melalui proses tersebut. Untuk mengetahui lebih jauh, seseorang bisa saja membaca lebih banyak tentang Peraturan Kepala Kepolisian Negara Repulik Indonesia Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Sebelumnya saya mencoba membuat pendaftaran secara daring (online), namun data petunjuk sangat minim, sehingga saya memutuskan untuk menggunakan prosedur manual.

Saya tiba di Polres Bantul pada pukul 06.45 pagi. Dan di jalan depan sudah cukup banyak kendaraan roda dua yang parkir. Saat saya masuk dan tiba di depan loket BRI, antrean sudah panjang. Saya mendapatkan antrean nomor 56. Padahal loket baru akan buka pada pukul 08.00. Saat mengantre terjadi beberapa hal ketidaknyamanan, di mana nomor antrean tersetel ulang, dan beberapa orang mengambil antrean kembali dari nomor kecil, sehingga terjadi dobel antrean.

Teller Bank melakukan pengecekan berkas dan kelengkapannya, dan memberikan blanko isian untuk permohonan SIM. Besarnya pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan sepanjang proses saya tidak dipungut biaya lain lagi.

Saya pun bergegas mengisi blanko permohonan untuk perpanjangan SIM, dan menyerahkannya ke loket satu setelahnya.

Di loket satu, saya bertemu lagi dengan Pak Polisi yang membantu kami memeriksa kelengkapan pemberkasan, beliau juga yang membantu mencetakkan nomor antrean menuju loket satu.

Dari loket satu, setelah pemberkasan diterima. Nomor antrean yang sama diberikan kepada saya untuk antre di loket foto.

Ternyata setelah antrean panjang, yang perpanjang SIM tidak mengantre di loket foto, tapi di bus SIM keliling yang tepat berada di areal parkir di belakang ruang foto.

Setelah foto, maka menunggu sebentar, dan SIM-pun selesai dan diserahkan pada saya.

Oke, gambar di atas bukan SIM saya.

Setelah saya pulang, saya mampir di ibu penyedia jasa laminating SIM. Kami ngobrol lama, dan si ibu memberikan ‘kabar’ lebih rinci mengenai pendaftaran SIM secara online.

Permohonan SIM Online di Polres Bantul dapat diakses melalui situs sim.polresbantul.com. Jika belum memiliki akun, maka langkah pertama adalah membuat akun. Setelah itu mengisi data pada formulir permohonan online, sesuai dengan data diri dan KTP yang benar. Setelah menentukan data diri, langkah selanjutnya  menentukan jam akan melakukan perpanjangan SIM di Satpas Polsek Bantul. Jika kita akan memperpanjang lebih satu satu jenis SIM, misalnya SIM C & SIM A, maka proses tersebut dilakukan dua kali mulai pada mengisi formulir pendaftaran online.

Setelah itu, formulir online dicetak (print). Dan pada waktu yang ditentukan dibawa ke Satpas Polres Bantul dengan syarat lain (Surat Keterangan Sehat dari Dokter ber-SIP, Fotokopi KTP elektronik, Fotokopi SIM yang masih berlaku). Formulir dan syarat kemudian langsung dibawa ke loket satu sesuai jam yang telah Anda ajukan secara online sebelumnya, dan instruksi akan diberikan lebih lanjut.

Pelayanan di Satpas Polres Bantul terkecuali antrean yang padat (dan memang wajar) hal-hal yang lain cukup nyaman dan tidak terlalu melelahkan. Saya menyelesaikan proses sekitar pukul 11.00 siang.

Saran saya, bagi yang melakukan pendaftaran secara online, pembayaran yang berupa PNBP dapat tidak diwajibkan dilakukan di BRI kantor kas Polres Bantul. Lalu saya juga berharap adanya alur proses pelayanan yang ditempatkan di mana aksesnya bisa dilihat banyak orang secara langsung, alur yang ditampilkan saat ini posisinya agak sulit ditemukan.

Iklan

Satu pemikiran pada “Memperpanjang SIM di Polres Bantul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.