Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri

Pemerintah melalui “Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi” memberikan pelaku dunia usaha bagaimana mereka bisa mempersiapkan diri dalam membuka kembali usaha di tengah badai pandemi.

Tentu saja ketentuan ini rumit, dan banyak sekali bagian yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha dan pekerja guna mencapai proses yang diharapkan terwujud. Jangankan pelaku usaha, bahkan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan saja yang sejak lama dijejali oleh konsep pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) belum tentu dapat melakukannya dengan baik.

pexels-photo-4393444.jpeg
Photo by Norma Mortenson on Pexels.com

Oke, tapi setidaknya pengusaha memiliki panduan, sejauh mana nanti akan diterapkan, kita bisa melihat ke depannya.

Pedoman ini berisi mengenai siapa saja yang berpotensi tinggi tertular COVID-19 saat bekerja, apa saja faktor risikonya termasuk komorditas yang dimiliki oleh pekerja. Bagaimana pekerja bekerja saat PSBB dan setelah PSBB. Lalu apa yang dilakukan oleh perusahaan saat menemukan pekerja yang merupakan OTG, ODP, PDP, atau yang terkonfirmasi COVID-19.

Termasuk di dalamnya sejumlah lampiran yang diperlukan dalam melaksanakan panduan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.