Anda yang suka foto-foto, paling demen mengunggah hasil jepretan di mana? Pastinya di Instagram kan? Tidak mungkin sekarang ada yang bilang di foto album keluarga yang khas pada dua-tiga dasawarsa yang lalu itu kan?

Saat ini jarang melihat generasi milenial dan setelahnya tidak memiliki akun Instagram, yang nyaris sama populer dengan Facebook dan WhatsApp, bahkan para baby-boom juga tidak ketinggalan banyak yang menyatakan eksistensi melalui aplikasi di ponsel cerdas ini.

Tapi cerita berbeda sekitar satu-dua windu yang lalu. Mereka yang menyukai fotografi, terutama digital, menyimpan foto-foto mereka dalam kepingan padat (CD/DVD). Dan sedikit yang memiliki akses untuk menyimpan secara daring pada media populer ketika itu.

Sebut saja Flickr, sebuah tonggak sejarah dalam yang mengubah bagaimana orang berinteraksi dengan karya fotografi, baik secara personal maupun kelompok. Bisa dibilang aplikasi yang sempat dibeli Yahoo! dengan harga tinggi, dan kemudian terhempas sebelum diambil oleh SmugMug ini merupakan pendobrak era ketika itu.

Layanan serupa terus bermunculan, dan sampai kini, walau Flickr masih bertahan dan menurut saya tetap yang paling baik dari segi kualitas aplikasi, namun telah kehilangan pamor.

Setelah cukup lama mempertimbangkan, saya memutuskan untuk hijrah dari Flickr menuju layanan lain, yaitu 500px.

Walau pun layanan Flickr sebenarnya bagi saya lebih baik dibandingkan 500px, ada beberapa alasan mengapa saya lebih memilih 500px.

Apa kelemahan 500px dibandingkan Flickr (apa keunggulan Flickr atas 500px)?

  • Flickr memiliki pilihan jenis lisensi yang lebih lengkap, termasuk Crative Commons dan Public Domains; sementara 500px tidak memiliki kejelasan lisensi foto yang kita unggah ke sana – mungkin jadi milik perusahaan?
  • Pengguna Flikcr bisa mengunduh gambar yang disimpan dengan resolusi yang diingankan, sementara 500px tidak bisa.
  • Aset pada Flickr mudah dilekatkan di banyak situs secara otomatis, termasuk blog WordPress, sementara aset pada 500px memerlukan sistem pelekat manual (dengan kode HTML).
  • Penandaan lokasi pada 500px secara manual tidak bisa serinci Flickr yang langsung menggunakan peta untuk meletakkan lokasi pengambilan gambar.
  • Tampaknya bagi saya, Flickr mempertahankan kualitas foto/gambar lebih baik dibandingkan pada 500px.
  • Dan sekali lagi menurut saya, Flickr memiliki tampilan halaman depan dan navigasi yang lebih menarik, sederhana, dan efisien.
  • Berbagi pada aplikasi di smartphone, aplikasi mobile Flickr memilih lebih banyak pilihan. Misalnya Flickr bisa berbagi ke Instagram dengan mudah, tapi 500px tidak bisa.
  • Flickr mengizinkan unggahan video berdurasi pendek, sementara 500px murni hanya karya fotografi.

Apa kelebihan 500px dibandingkan Flickr?

  • 500px memiliki komunitas yang lebih aktif (walau mungkin tidak lebih seru), sehingga bisa dibilang 500px adalah instragram-nya para fotografer.
  • 500px memiliki metode tagging (penandaan) dengan rekomendasi yang mempermudah pengguna dalam memberi tag pada karyanya, sementara Flickr masih manual.
  • Di 500px, pengguna bisa melisensikan foto-nya, jika lolos, foto bisa “dijual” dengan lisensi. Jika Anda ingin mencari uang dari kemampuan fotografi, ini adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan Flickr. (Tentu saja selain 500px, SmugMug adalah alternatif lain untuk keperluan ini).
  • Versi premium termurah, sekitar IDR 400-500K per tahun dibandingkan Flickr.
  • Tampaknya tidak ada risiko foto terhapus oleh 500px jika sewaktu-waktu berhenti berlangganan premium (koreksi jika saya keliru), sementara pada Flickr terdapat risiko penghapusan foto.

Apa yang sama dari keduanya?

  • Mereka menjadi situs kolase foto-foto Anda dengan baik.
  • Memberikan diskon untuk beberapa layanan (Flikcr dengan Adobe dan SmugMug, sementara 500px dengan Luminar4).
  • Memiliki versi gratis terbatas, Flickr dengan batas unggahan 1.000 foto, sementara 500px dengan 7 foto/minggu.

Bagaimana simpulan akhir saya? Jika menginginkan kualitas maka Flickr adalah pilihan yang lebih baik, tapi dengan harga yang lebih tinggi untuk opsi premium. Jika kantong tidak cukup, dan sekadar ingin kolase, maka 500px adalah pilihan dengan sejumlah keterbatasan – seperti yang saya pilih. Atau, kembali saja yang sederhana, Instragram mungkin menjadi pilihan yang baik buat Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.