Menulis Dari Draf Hingga Terbit

Sebagai calon penulis abadi (ndak pernah jadi penulis beneran), saya selalu berpikir, jika suatu saat nanti saya akan memilih menjadi penulis, penerbit seperti apa yang akan saya pilih untuk menerbitkan tulisan saya? Lalu royalti seperti apa yang mungkin bisa saya harapkan? Apakah saya memerlukan para pembaca beta – dan apa juga itu pembaca beta?

Dunia penerbitan selalu berubah, apalagi mereka yang hendak menerbitkan naskah dalam bahasa Inggris.

Salah satu buku yang menarik untuk mengulas ini diterbitkan oleh ProWrittingAid, sebuah peranti lunak proofreading yang menjadi rekan saya dalam menulis naskah berbahasa Inggris. Buku ini berjudul, “How to Go from First Draft to Published Author“, yang mengulas mulai dari menata manuskrip hingga memilih penerbit untuk melepas karya Anda kepada dunia.

Free eBook

Untuk mendapatkan buku elektronik ini secara cuma-cuma, dapat diakses melalui tautan rujukan/afiliasi di URL: https://prowritingaid.com/en/Landing/Ebook5?afid=5534.

Selamat membaca dan selamat menerbitkan karya masing-masing!

Iklan

Menulis Kisah/Novel dalam bahasa Inggris

Selama ini saya mencoba menulis di Arunametta dengan bahasa Indonesia, dan kesulitan yang paling saya alami selain waktu ternyata bukanlah ide, namun kosa kata.  Menempuh beberapa tahun kuliah di mana hampir kebanyakan sumber dan bahan berbahasa asing, saya mengalami penumpulan dalam berbasa Indonesia. Bahkan dengan sembunyi-sembunyi belajar dari para maestro bahasa seperti @ivanlanin, saya masih menemukan bahwa saya memiliki banyak kekurangan yang tidak mungkin diselindungi.

Oleh karena itu, saya iseng saat ini mencoba untuk menulis dalam bahasa Inggris. Bukankah bahasa Inggris jauh lebih sulit dibandingkan menggunakan bahasa Indonesia? Untuk beberapa hal, saya akui itu, namun ada kemudahan yang saya rasakan.

Capture

Salah satu sepuhan saya dalam bahasa Inggris, novel “Eiwa”.

Saya boleh bilang, kemampuan berbahasa saya tidaklah baik, oke, jauh dari baik, apalagi sempurna. Baik itu untuk bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris. Sering melakukan tipo (salah tik) adalah salah satu habitus yang sulit dihilangkan. Continue reading →

Penghapusan Mediskripta

Pada awalnya, saya ingin menuangkan tulisan medis/kesehatan yang profesional secara terpisah dengan blog pribadi saya ini. Hingga beberapa kali berganti alamat, dan terakhir berada di mediskripta[dot]com, pada akhirnya saya memutuskan untuk menghapus situs tersebut yang mendapatkan kunjungan ratusan/ribuan per harinya. Alasannya sederhana saja, saya tidak memiliki cukup waktu saat ini untuk mengelolanya. Continue reading →

Berhemat Ruang dengan Kirby

Ruangan digital jika tidak diperuntukkan sebagai kapital memang terasa mahal, apalagi hanya sekadar untuk menumpahkan hobi atau sekadar hendak ‘numpang branding‘ sehingga terlihat cantik. Penggunaan sistem pengelola konten (CMS) modern memang menghabiskan ruang digital yang tidak sedikit, sebutnya misalnya WordPress atau Joomla.

Pada akhirnya, daripada saya harus melakukan peningkatan untuk merogoh saku menambah kapasitas ruang digital yang dihimpit oleh desakan database, maka saya memilih bermigrasi ke CMS yang lebih ramah ruang. Continue reading →

Memindahkan Tulisan Lawas

Saya memang sudah jarang menulis di sini sejak asyik terjun dalam proyek ‘Lembayung Ema‘ – namun itu bukan alasan tunggal. Tingkat jatuhnya atau kegagalan lalu lintas data di Bhyllabus mengalami kenaikan, artinya – lalu lintas data sudah berlebihan dan tidak bisa bisa lagi ditangani secara optimal oleh server yang digunakan. Mungkin terlalu banyak kunjungan bisa menjadi alasannya. Banyak di sini tentu saja dalam arti yang relatif, karena bersama dengan sejumlah situs lainnya dalam domain yang sama, kunjungan bisa mencapai seribu kunjungan per hari. Continue reading →

Tahun Baru, Wajah Baru Bhyllabus

Pertama-tama, izinkan saya selaku penulis mengucapkan selamat Tahun Baru 2016 – dan semoga menjadi tahun yang baik bagi kita semua. Saya menyadari bahwa tahun 2015 adalah tahun yang ‘kurang’ begitu baik dalam hal menulis, tentu saja yang saya maksudkan adalah produktivitas menulis yang menurun. Saya berharap – walau sekadar cuma berani berharap – bahwa produktivitas ini akan kembali pada tahun 2016 ini.

Continue reading →

Domain Baru Arunametta

Ini adalah hari yang istimewa, karena hari ini Arunametta telah mendapatkan alamat baru di dunia maya. Setelah lama mempertimbangkan, Arunametta kini sudah mewakili proyek menulis saja sejak dua windu yang lalu. Karena hilangnya data dan manuskrip awal, saya harus menulis ulang semuanya melalui ingatan. Tentu saja bagi yang pernah mendapatkan manuskrip awal tidak akan melihat kesamaan pada naskah-naskah yang diterbitkan kecuali sejumlah peran yang sama.

Continue reading →