Google Chrome atau Microsoft Edge?

Belakangan ini saya berpikir untuk memilih, apakah akan bermigrasi ke Microsoft Edge? Tunggu dulu, bukankah ini terdengar konyol? Karena semenjak pendahulunya, yaitu Internet Explorer, peramban buatan Windows tidak begitu mengena di hati pengguna.

Saya hanya melihat, ada banyak polesan yang muncul pada Microsoft Edge, tapi itu juga tidak membuat saya berpikir untuk berpindah. Polesan tidak bermakna tanpa adanya manfaat langsung yang dirasakan pengguna, bukankah begitu?

Capture

Google Chrome vs Microsoft Edge (Adblock: aktif) pada Windows 10.

Continue reading →

Iklan

OneNote, Tempat untuk Semua Catatan

Ada banyak metode untuk melakukan pencatatan dengan baik, termasuk dalam buku catatan kita. Baik pelajar maupun pekerja, sering kali akan memerlukan catatan. Catatan manual sering kali penuh, rusak atau hilang, sehingga tidak nyaman untuk digunakan. Sedemikian hingga, pilihan saat ini adalah untuk memindahkan catatan ke bentuk digital, tapi aplikasi mana yang akan digunakan?

Ada banyak sekali pilihan, misalnya Evernote, Google Keep, Dropbox Paper, SimpleNote, Joplin dan sebagainya. Tapi setelah mencoba beberapa di antaranya, saya memutuskan menggunakan OneNote.

Capture

OneNote pada Windows 10

Continue reading →

Scribble Hub

Scriblle Hub merupakan sebuah website yang disediakan bagi para penulis dan pembaca webnovel, seperti sebuah galeri karya tulis terbuka secara daring. Hanya saja, tulisan yang diterima adalah tulisan dalam bahasa Inggris saja. Tapi mengapa saya membahas ini?

Hal yang tidak menyenangkan dari mengelola website pribadi adalah kadang kita tidak bisa menyelesaikan masalah terkait kendala teknis tanpa bantuan ahli. Bahkan walau pun saya sudah beberapa tahun mengelola sendiri situs web berbasis WordPress, kadang saya masih bertemu dengan kendala-kendala teknis yang menyebalkan. Beberapa minggu ini saya mendapati redirect loop pada saat hendak login, dan ini benar-benar menganggu, saya malas memperbaikinya ketika masalah itu muncul kembali.

Oleh karena itu, saya mencari sebuah beranda menulis alternatif, dan saya menemukan Scribble Hub. Tentu ada pilihan lain seperti WattPad, sayangnya – kesepakatan penggunaan layanannya kurang saya ‘sepakati’. Ada juga Qidian International, kadang saya juga pertimbangkan.

Singkat cerita saya pun mulai memindahkan tulisan berbahasa Inggris ke Scribble Hub.

Scribble Hub

Continue reading →

Padamnya BlackBerry Messenger edisi Konsumen

Sebenarnya hanya menunggu waktu, tapi pada akhirnya pemegang linsensi layanan BBM, yaitu EMTEK memutuskan menutup layanan BlackBerry Messenger per akhri Mei 2019. Sebelumnya, telah banyak orang yang tidak lagi menggunakan BBM sebagai media perpesanan, bahkan tidak mengaktifkannya kembali ketika mereka mengganti telepon cerdas mereka.

Saya sampai saat ini masih mengaktifkan BBM sebagai media komunikasi, walau pun kadang hanya ada satu percakapan setiap tiga bulan. Ini memang menyedihkan, tapi sebagai pemegang perangkat klasik BlackBerry Passport SE, saya cukup senang dengan keberadaan BBM. Continue reading →

Bilah Kerja, Atas atau Bawah?

Bilah kerja atau taskbar pada setiap tampilan desktop sistem operasi memiliki posisi yang khas, bagi kebanyakan penggunaan Windows, posisi ini secara asali ada di bagian bawah jendela kerja. Pengguna Mac OS memiliki bilah kerja di bagian atas dengan bantuan dok yang di bagian bawah. Tapi di manakah yang paling nyaman?

Saya sendiri paling nyaman sebenarnya ada di sisi kiri jendela kerja. Tapi untuk bekerja lebih cepat, terfokus dan efesien, saya menempatkan bilah kerja di bagian atas jendela kerja.

Capture

Tampilan Windows 10 dengan bilah kerja di bagian atas,

Continue reading →

Saya dan Surat Elektronik

Oh ini sudah penghujung tahun 2018, dan sebentar lagi 2019 tiba. Saya tidak tahu apa yang akan menunggu saya di tahun 2019, tapi sepertinya segala sesuatu akan menjadi lebih berat. Dan untuk menghadapinya, saya perlu lebih fokus pada hal-hal yang penting, dan sesekali lenyap untuk hal-hal yang lebih penting – yaitu kehidupan itu sendiri.

Kali ini saya akan menuliskan tentang privasi. Saya sebenarnya sudah lama ingin melepas WhatsApp dari ponsel cerdas, ada beberapa hal yang tidak saya sukai, pertama yang paling bermakna adalah penerobosan WhatsApp ke dalam ranah privasi pengguna, setidaknya ada kekhawatiran tentang itu1.

Kedua, kehidupan bukanlah semata-mata kedai kopi. Di mana Anda senang menyeruput secangkir kopi sambil mendengar percakapan yang antara burung-burung pagi dan cituannya. Ada banyak hal yang menarik, namun tidak esensial muncul dalam WhatsApp, ya saya mungkin akan tertarik untuk menengoknya namun tidak selalu. Sayangnya, hal yang menarik dan tidak esensialnya bisa jadi menumpuk dan menghilangkan hal-hal yang tidak menarik, namun esensial. Continue reading →

Manjaro melalui VirtualBox pada Windows 10

Walau sudah lama migrasi ke Microsoft Windows 10, saya masih merasakan kangen pada Linux, terutama antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan milik Gnome. Saya memutuskan untuk mencoba kembali memasang salah satu distribusi Linux, bukan untuk bekerja, namun hanya sekadar agar saya tidak tertinggal dari perkembangan dunia Linux. Karena bukan tidak mungkin suatu saat di masa mendatang, saya kembali menggunakan Linux ketika kerja saya tidak lagi menuntut penggunaan Microsoft Windows.

Saya tidak memiliki mesin komputer lain selain sebuah laptop usia menjelang dua tahun. Di dalamnya terpasang Windows 10 yang sudah ditingkatkan dari Home menjadi Profesional. Ada dua pilihan awal saya, memasang menggunakan dual-boot, atau dengan mesin virtualisasi.

Dual-boot? Saya tidak memiliki waktu untuk memelajari lagi. Sementara jika memilih virtualisasi, saya bisa memasangnya dengan lebih cepat. Akhirnya saya memilih virtualisasi, sekaligus saya menghindari risiko kerusakan pemuat boot.

Continue reading →