Webnovel Martial Arts Master

Awalnya saya mengira ini adalah sebuah webnovel mengenai bela diri, akhirnya sampai saya selesai membacanya, saya menyadari betapa tidak tepatnya anggapan saya akibat judul novel tersebut “Martial Arts Master” atau “Ahli Bela Diri.”

Novel ringan dari negeri Tiongkok ini lebih asyik disebut sebagai cerita romans modern, tentang anak sekolah yang jatuh hati dan berusaha berjuang mendapatkan pujaan hatinya. Dari seorang pelajar yang lugu menjadi seorang yang dikagumi oleh kawan maupun lawan dalam dunia persilatan.

Mungkin novel oleh Cuttlefish That Loves Diving ini menjadi salah satu novel romans wuxia yang cukup populer di negara asalnya maupun secara internasional. Lanjutkan membaca “Webnovel Martial Arts Master”

Nongkrongin Wonder Woman

Di balik pro kontra Gal Gadot di media sosial, akhirnya saya bisa menonton langsung Wonder Woman di layar lebar. Film ini menghadirkan kisah awal Diana sejak dia besar di Themyscira, dan akhirnya meninggalkan pulau tersembunyi tersebut karena ingin menyelamatkan dunia.

Ini adalah klise klasik, di mana hampir setiap tokoh ‘superhero‘ berawal dari keinginannya untuk mengubah dunia menjadi lebih baik. Themyscira dan peradabannya dibuat sederhana, sehingga tidak terlalu menonjol dalam cerita, tampil seakan-akan hanya diperlukan. Namun adegan perang di pantai antara senjata kuno dan modern sungguh memukau.

Lanjutkan membaca “Nongkrongin Wonder Woman”

Salah satu serial anime yang selesai saya tonton minggu lalu adalah Mahouka Koukou no Rettousei, yang merupakan adaptasi dari novel pendek karya Satou Tsutomu. Berkisah tentang kakak beradik yang memiliki latar cukup pelik memasuki sekolah sihir, dan hingga sejumlah 26 episode musim pertama belum terungkapkan semua.

Tentu saja sekolah sihir di sini tidak seperti Hogwarts yang lekat dengan karakter populer Harry Potter, melainkan sekolah sihir yang memang tampak seperti sekolah (atau kampus) biasanya dengan banyak teknologi modern di dalamnya. Sehingga kita sedang diajak untuk melihat kemungkinan sihir modern ke dalam daya khayal kita. Lanjutkan membaca “The Irregular at Magic High School”

The Irregular at Magic High School

Serial Gargantia on the Verdurous Planet

Belakangan ini saya tidak punya banyak hiburan, saya kira tahun ini tidak banyak serial anime yang bisa disaksikan. Namun ternyata salah satu serial bergenre mecha yang biasanya tidak begitu saya sukai menjadi cukup menarik. Gargantia di Planet yang Hijau Segar adalah serial animasi tersebut.

Mengambil latar jauh-jauh sekali pasca bumi hilang dalam legenda yang menyebutkan ia membeku selamanya, manusia tersebar di seluruh galaksi dan membentuk aliansi untuk saling melindungi – salah satunya dari alien yang mereka perangi. Avalon adalah pusat aliansi galaksi ini. Memiliki teknologi yang sangat maju. Lanjutkan membaca “Serial Gargantia on the Verdurous Planet”

Serial Angel Heart

Penggemar komik era 80-an hingga 90-an tentu mengenal tokoh City Hunter – Ryo Saeba, karya  Tsukasa Hojo. Sempat juga diangkat dalam drama seri Korea dengan judul yang sama dan tayang di salah satu televisi lokal kita beberapa waktu yang lalu. Lalu tentu saja juga ada spin-off yang berjudul Angel Heart, dengan karakter yang sama, namun tokoh utama yang berbeda.

Berbeda dengan City Hunter, pembawaan Angel Heart lebih menunjukkan unsur drama dan gejolak emosi yang lebih dalam. Saya suka dua-duanya, hanya saja kalau memilih yang lebih kocak, tentu saja edisi City Hunter menjadi lebih lucu menurut saya. Lanjutkan membaca “Serial Angel Heart”

Serial Sworld Art Online

Saat libur saya melihat lagi beberapa koleksi serial anime lawas yang sempat saya tonton tahun lalu. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Sworld Art Online, atau disingkat SAO. Tanpa melihat bahwa ini adalah salah satu film anime favorit di akhir tahun 2012, saya sendiri sejak seri pertama dirilis – tidak melewatkannya sama sekali, padahal komiknya (manga) tidak begitu menarik menurut saya. Ada yang bilang karena novel pendeknya cukup menarik dan menduduki penjualan teratas sehingga dibuat menjadi serial animasi.

Mulai dari episode pertama, saya tahu bahwa SAO akan menjadi seri anime yang tidak bisa saya lewatkan begitu saja. Sepertinya serial ini meningatkan saya saat bermain video game Final Fantasy VIII beberapa tahun silam. Kisah romantisme dan petualangan, sangat sayang untuk dilewatkan – meski beberapa orang tidak setuju dengan masuknya romantisme ke dalam serial ini. Lanjutkan membaca “Serial Sworld Art Online”

Rurouni Kenshin – The Movie

Akhir minggu ini saya jadi teringat kembali masa-masa SMP dulu ketika masih asyik menikmati film animasi Rurouni Kenshin, atau yang lebih dikenal dengan Samurai-X oleh anak-anak pada masa itu. Saking populernya, mungkin tidak ada anak yang tidak pernah mendengar nama si samurai pengelana ini.

Sekitar Oktober lalu, film drama aksi untuk Rurouni Kenshin dirilis di sejumlah negara, termasuk negara asalnya di Jepang. Rasanya bernostalgia sekali ketika menyaksikan film ini kembali, meski dalam versi yang berbeda, bukan animasi lagi. Lanjutkan membaca “Rurouni Kenshin – The Movie”

Ice Age: Continental Drift

Ini adalah seri keempat film “Ice Age” sejak perdana mengocok perut saya sepuluh tahun yang lalu. Mengambil judul “Ice Age: Continental Drift“. Dan sebagaimana film-film sebelumnya, secara klasik petualangan Manny dan kawan-kawan dimulai oleh bencana yang disebabkan oleh Scrat, dan memang bisa dibilang semua bencana memang dialah berang keroknya dalam film Ice Age, kecuali beberapa bencana kecil oleh Sid.

Pada film “Ice Age: Continental Drift” ini, Scrat membuat bencana luar biasa yang dikenal dengan “Scrat’s Continental Crack-Up”, bahkan saya tertawa menyaksikan cuplikannya yang sudah dirilis sejak setahun lalu. Ya, ini nostalgia pelajaran ilmu bumi dalam lelucon animasi 3D yang apik. Hanya saja jika terjadi sebenarnya seperti itu, mungkin tidak akan lucu lagi, Lanjutkan membaca “Ice Age: Continental Drift”

Summer Wars

Summer Wars merupakan film animasi di tahun 2009 karya Mamoru Hosada, jadi menulisnya sekarang pun mungkin agak terlambat, namun harus saya akui mendapatkan Blu-Ray-nya sangat sulit – namun karena saya suka dengan novel ringannya, maka saya pikir pasti anime adaptasinya akan sangat bagus juga. Ya, ternyata memang sangat menarik.

Film ini berkisah tentang Kenji, seorang pelajar SMA yang berbakat dalam Matematika dan nyaris dikirim untuk mewakili negaranya dalam olimpiade Matematika. Ia memiliki bepekerjaan sampingan untuk menjadi moderator dalam dunia virtual OZ. Dan dia dengan tidak sengaja mendapatkan undangan dari kakak kelasnya Natsuki untuk menemani ke kampung gadis yang paling populer di sekolahnya ini guna menghadiri perayaan ulang tahun sang nenek. Lanjutkan membaca “Summer Wars”