Antergos Linux Tutup Usia

Sebagai salah satu pengguna Linux, saya sudah mengalami banyak distribusi sistem operasi Linux muncul dan tumbang, beberapa di antaranya cukup bagus. Antergos Linux Project merupakan distribusi pertama yang membuat saya berani mencicipi Arch Linux sekitar lima tahun yang lalu. Saat itu Antergos lebih menarik dibandingkan Manjaro bagi saya, dan saya mengalami masa-masa yang menyenangkan bersama sebuah distribusi rolling-release. Komunitas yang kecil namun antusias sangat membantu dalam banyak hal benar-benar membuat betah mencoba sesuatu yang serba baru. Tapi kini Antergos telah tutup usia.

Continue reading →

Iklan

Budgie Desktop – Ringan dan Gesit

Berbasis Gnome 3, saya mencoba kembali melihat Budgie Desktop pada awal tahun ini. Apalagi setelah rilis versi stabil pertama dari Solus OS, membuat rasa penasaran pada Desktop Budgie terbuka kembali. Pertama kali mencoba Budgie Dekstop, kesan saya agak ringkih, namun masih dapat digunakan. Continue reading →

Enggan ke KDE 5 – Bertahan pada Gnome 3.16

Banyak yang sudah mulai mencoba dan beralih ke Plasma Desktop milik KDE 5, namun saya masih ada di Gnome 3.16 dengan menggunakan Gnome Shell tentu saja – walau kadang melirik Budgie Desktop juga. Juga dengan resminya openSUSE Tumbleweed menggunakan KDE 5 – Plasma Desktop, berarti sebentar lagi pengguna KDE akan melejit lebih banyak lagi, karena tidak bisa dipungkiri banyak pratilik yang tersebar di dunia maya membuat penasaran akan keindahan yang ditampilkan Plasma Desktop. Continue reading →

Corebird – Klien Twitter yang Lainnya

Sejak penggunaan ponsel cerdas, saya jarang sekali mengakses Twitter melalui klien (desktop client) di komputer. Namun kadang saya memang ingin jauh dari yang namanya telepon genggam, sehingga ingin melirik sejumlah klien twitter kembali yang bisa digunakan untuk Linux. Ada beberapa yang menarik, termasuk yang bisa dipasangkan melalui Pidgin dengan plugin-nya. Tapi saya tertarik pada yang sederhana seperti Corebird. Continue reading →

SpiderOak untuk Antergos

Dropbox saya memiliki sejumlah kelemahan, terutama di bagian map/folder yang dibagi bersama. Yaitu, map bersama pada versi gratis tidak bisa dibuat menjadi hanya untuk dilihat. Sehingga saya perlu membuat pencadangan lainnya. Saya ingat saya masih memiliki akun SpiderOak yang tidak terpakai, jadi saya memasang kembali SpiderOak pada Antergos sebagai alternatif untuk Dropbox. Continue reading →

Memasang Telegram Desktop pada Antergos

Aplikasi Telegram bisa dikatakan salah satu substitusi bagi aplikasi WhatsApp untuk berkirim pesan singkat, hanya saja Telegram tidak memungut biaya sementara ini. Telegram bisa digunakan multiplatform, seperti ponsel (BlackBerry, Windows Phone, iOS, Android) atau Desktop (Windows, Mac OS, Linux). Kali ini saya mencoba memasang Telegram pada Desktop Gnome 3.14 dari Antergos. Continue reading →

Memasang Conky pada Antergos dengan Mudah

Antergos menggunakan repositori dari Arch Linux, sehingga prinsip memasang conky sederhananya tidak jauh berbeda dengan mereka yang menggunakan Arch. Tapi karena saya tidak menguasai “the Arch Way”, maka saya akan menggunakan cara saya sendiri untuk mendapatkan Conky yang berjalan di Antergos saya. Saya ceritakan sedikit bagaimana bisa menjalankan conky ini. Continue reading →