Melepas BlackBerry Messenger

Salah satu aplikasi perpesanan yang cukup lama menemani saya adalah BlackBerry Messenger, sejak era berjayanya ponsel BlackBerry oleh RIM (kala itu). Saya sudah tidak terlalu menggunakan lagi aplikasi perpesanan ini, apalagi versi Android memiliki jumlah iklan yang cukup membuat saya tidak nyaman.

Sehingga akhirnya saya memutuskan untuk melepas aplikasi perpesanan ini. Bukan bermakna BlackBerry Messenger (BBM) adalah aplikasi yang buruk, namun karena penggunaannya sudah tidak saya butuhkan lagi, atau tidak mengikat untuk selalu saya gunakan.

Continue reading →

Iklan

Ponsel Android Nokia X Family

Akhirnya, yang ditunggu beritanya sudah keluar juga. Jajaran ponsel dari Nokia X Family (dulu memiliki kode panggilan “Nokia Normandy”) yang menggunakan sistem operasi Android sudah dirilis. Sejumlah seri seperti Nokia X, X+, X+ dual SIM, hingga XL menemani rilis ini (terkesan seperti ukuran pakaian sih). Dan sudah bisa dilihat tampilannya di situs resmi Nokia.

Nokia dulu tidak mau merilis sistem operasi Android, tapi akhirnya kini justru melepas ponsel berbasis Android yang mereka kostumasi sendiri. Bisa jadi karena pasar Windows Phone belum begitu memikat masyarakat luas, meskipun mengalami peningkatan di atas dan menyalip BlackBerry. Continue reading →

BBM Berbagi Lokasi

Aplikasi seri BBM anyar versi Android yang saya pegang sekarang berisi fitur “sharing location” tidak bisa saya pahami untuk apa dipasang di sana. Berbagi lokasi mungkin menarik bagi beberapa orang, tapi tidak untuk orang lainnya. Aplikasi BBM saat ini sudah banyak sekali menguras daya dan pita Internet di Android, lalu jika fitur ini dinyalakan, entah berapa banyak lagi beban yang diakibatkan. Continue reading →