Year Eleventh!

When I look back, I even can’t remember when the first time I wrote on the net. What was my first title on that script? Its already more than eleven years, and yes, this is the year eleventh.

I called myself a writer, not because I wrote so well, but because I love writing. It is a part of me, the way for me to express my flight of ideas.

When I wrote the first time, it was not on a PC or laptop, but on a typewriter machine. It was quite a luxury near the end of last millennium at a remote village in Bali. I spent a lot of time in front of the old machine, other than school works, I work on my first manuscript – which already lost in – I don’t remember where. The sound of manual typewriting is so nostalgic, I love it, I spent hours with joy and tears hearing them born from moment to moment. Continue reading →

Iklan

Pilihan Serambi Saat Menulis Webnovel Online

Menulis webnovel atau online novel merupakan keunikan tersendiri. Dulu umumnya orang menulis novel atau cerpen (cerita pendek) melalui perpanjangan tangan penerbit. Tapi di era orang-orang yang lebih memilih menggenggam media elektronik ketimbang media cetak, tentunya penulis juga cenderung beralih ke serambi (platform) digital. Dan banyak peralihan dari media yang tercetak ke dalam bentuk media digital.

Lupakan saja itu sejenak. Menulis novel secara digital dan daring (dalam jaringan/online) bisa untuk siapa saja, baik yang memang ingin serius mulai karir di dunia menulis, hingga mereka yang sekadar hobi menulis. Sama seperti ketika saya mulai menyusun Arunametta – semuanya berawal dari hobi.

Continue reading →

Aplikasi Desktop untuk WordPress

Narablog mana yang tidak familiar dengan nama WordPress, sebuah mesin blog yang memiliki banyak pengguna saat ini. Menulis blog saat ini semudah menulis buku harian, membuat mengisi konten di Internet tidaklah susah. Versi gratis pun disediakan secara cuma-cuma.

Tapi bagaimana seorang narablog menulis di blognya? Tentu saja setiap orang memiliki kesukaan mereka masing-masing. Mulai dari menggunakan peramban web dan mengakses blog secara daring, hingga menggunakan aplikasi pada telepon pintar mereka. Continue reading →

Open Live Writer untuk Narablog

Dulu, pada era kejayaan para narablog (pemilik dan penulis blog), perangkat lunak klien blog yang paling unggul (menurut saya sendiri) adalah Windows Live Writer. Bisa dihubungkan dengan WordPress, Blogger, TypePad dan lainnya. Pengguna bisa mengelola tulisan publikasi (bahasa kerennya: postingan) di satu tempat yang sama, apalagi jika memiliki banyak blog sekaligus. Continue reading →

Mewaspadai ReadyGraph di Plugin WordPress

Bahkan saya pun tidak bisa terhindar dari kecerobohan yang bodoh. Saya berusaha mencari sejumlah pengaya (plugin) untuk situs Mediskripta, dan salah satu pengaya baru ini rupanya membonceng aplikasi bernama ReadyGraph, awalnya saya kira hanya aplikasi statistik biasa yang bisa bermanfaat dalam mengambil data jumlah pelanggan/pembaca surat elektronik newsletter. Tapi ternyata saya salah… Continue reading →

Teknologi Antispam noCaptcha reCaptcha

Sebagai penulis blog, spam atau pesan sampah tentu menjengkal, namun mencegah spam dengan teknologi captcha malah bisa membuat jengkel pembaca blog yang ingin meninggalkan komentar. Sebelum diambil alih Google, reCaptcha adalah teknologi captcha yang paling saya gemari, namun setelah menggunakan Disqus, saya sudah lama sekali tidak melirik reCaptcha. Continue reading →