Akankah meninggalkan Opera?

Opera merupakan peramban web favorit saya, dan saya menggunakannya sejak lebih dari sepuluh tahun. Sempat saya tinggalkan beberapa waktu karena sempat tidak menyediakan versi untuk Linux.

Tapi berita beberapa waktu yang lalu, yaitu dijualnya saham Opera kepada Qihoo menjadikan saya bertanya-tanya, apakah akan ada yang berubah dari Opera? Memang satu persatu produk dunia barat berjatuhan ke dunia timur, seperti IBM yang dibeli Lenovo misalnya. Continue reading →

Iklan

Ghostery versus Disqus

Beberapa lama ini saya memerhatikan bahwa Disqus tidak bisa diakses dengan baik ketika saya menggunakan Firefox dan Chrome pada Windows. Disqus tidak dapat dibuka bagian komentarnya, kesannya seperti javascript yang diblok. Namun saya tidak berhasil menemukan penyebabnya, karena baik di Linux dan di Windows, saya sama-sama menggunakan setelan peramban yang sama melalui fitur sinkronisasi multiplatform.

Awalnya saya mencurigai sejumlah pengaya seperti Ghostery atau Adblock Plus yang memiliki kemampuan untuk memblok markah tertentu pada halaman web. Tapi kalau saya sudah memastikan semua pengaya tersebut mengizinkan Disqus sebagai aplikasi/markah yang diizinkan. Continue reading →

Browser Cleanup dari avast!

Setiap produk avast! antivirus dari versi gratis hingga berbayar memiliki fitur yang namanya “browser cleanup“. Fungsinya sangat sederhana, yaitu membersihkan bilah alat dan pengaya yang tidak diinginkan pada peramban; dalam bahasa kerennya “unwanted toolbar and add-on on browser“. Seperti misalnya peramban kesayangan Anda, Mozilla Firefox atau Google Chrome yang Anda gunakan dipenuhi dengan toolbar hingga pemandangan sesak, maka fitur ini bisa membantu Anda membersihkannya. Continue reading →

Free Download Manager

Saya sering melihat aplikasi sejenis IDM di komputer atau laptop yang sudah dipasangkan (diinstal) dari tempat pembelian. Katanya sih ini membantu membantu mengunduh berkas di Internet dengan lebih cepat dibandingkan menggunakan bawaan peramban masing-masing. Dulu, ini mungkin benar, di era tahun 2005-an, di mana jaringan Internet tidak lumayan banyak tersedia, dan peramban tidak secanggih saat ini.

Jika hanya berbicara masalah kecepatan mengunduh, saya rasa peramban memiliki kemampuan yang sama dengan peranti lunak sejenis yang ditujukan khusus untuk mengunduh. Tapi hal-hal yang lebih esensial seperti mengatur kecepatan unduhan, menjadwalkannya, menghentikan & melanjutkan di lain waktu, memilah-milah berkas unduhan, menggabungkannya dengan kemampuan Spider HTML, FTP ataupun jaringan P2P memang tampaknya tidak bisa mengandalkan peramban semata. Continue reading →

Avast Pembersih Peramban

Dikenal sebagai avast! browser cleaner, produk aplikasi ini tersedia bersama avast! antivirus ataupun bisa diunduh secara tersendiri. Fungsinya adalah membersihkan peramban yang kita gunakan (seperti Internet Explorer, Firefox dan Google Chrome) dari baris alat (toolbar) yang tidak diinginkan. Saya banyak memanfaatkan peranti lunak gratis (free software) yang berdampak pada iklan toolbar terpasang di peramban yang saya gunakan, meskipun sudah cukup selektif memilih metode pemasangan aplikasi, beberapa kadang lolos juga.

Baris alat ini bisa jadi begitu melelahkan, kadang membuat layar peramban semakin kecil karena mereka bertumpuk-tumpuk menjadi satu. Atau kadang mengubah mesin pencari utama, mengarahkan pada halaman yang tidak diinginkan. Kadang yang lebih buruk lagi, memata-matai aktivitas kita selama berselancar di dunia maya. Continue reading →

Internet Explorer yang Teranaktirikan

Bagaimanapun upaya Microsoft mengembangakan peramban web handalannya – Internet Explorer yang saat ini sudah mencapai versi 9, sepertinya tetap saja tidak ada yang melirik. Saya sendiri pernah mencicipi Internet Explorer 9 saat baru diluncurkan, dan rasanya itu sudah begitu luar biasa. Itu sekitar setahun yang lalu, dan untuk penjelajahan web, saya kira kemampuan yang dimiliki IE9 – demikian kita umumnya menyingkat Internet Explorer 9 – sudah cukup baik, bahkan bisa dikatakan berkelas.

Namun saya sendiri melihat kecenderungan penggunaan IE9 semakin sedikit, kecuali beberapa yang memang “tahu apa yang dia lakukan” dengan IE9.  Kunjungan pada blog ini misalnya, dua atau tiga tahun yang lalu keluarga Internet Explorer masih mendominasi 5 besar peramban web yang digunakan oleh pengunjung, namun kini – sudah tidak tampak lagi. Continue reading →

Alat Pengembang pada Internet Explorer 9

Hal yang cukup menarik dan memudahkan pada Internet Explorer 9 adalah adanya alat pengembang yang cukup sederhana untuk digunakan. Tentu saja, meski saya bukan seorang web developer pun juga bukan web designer, tentunya saya juga perlu alat pengembang sederhana untuk melihat kerangka desain blog yang saya gunakan. Saya tidak begitu tertarik dengan pengembangan dan desain web, namun jika membiarkan blog saya sendiri menjadi tidak terbaca dan tidak dapat diakses dengan baik, itu kan saya saja sia-sia membuat sebuah blog.

Karena itu pada masing-masing peramban yang saya gunakan, setidaknya ada sebuah alat pengembang yang bisa saya gunakan untuk mengintip markah-markah di balik desain sebuah web. Jika ada masalah, setidaknya saya bisa tahu bagian mana yang bermasalah, meski kemudian penyelesaian masalah belum tentu bisa dilakukan.

Continue reading →