Mengatasi Masalah Serangan Ransomware

Pertama, miliki produk antivirus/keamanan yang bisa melawan ransomware (baca: Avast Ultimate Bundle – Sebuah Ulasan). Kedua, amankan data sensitif dengan layanan cloud (baca: Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware).

Tapi bagaimana jika komputer sudah terinfeksi dengan ransomware? Berkas sudah terlanjur terenkripsi, bagaimana melakukan decrypt? Bagaimana memulihkan/mengembalikan data/berkas yang disandera oleh ransomware?

Ilustrasi: Sumber Avast’s Blog

Ada beberapa alat yang bisa membantu Anda. Cek beberapa situs di bawah ini, mungkin di antaranya ada yang bisa membantu Anda memulihkan atau mengembalikan data Anda yang dirusak oleh virus/ransomware tersebut.

  1. NoMoreRansome.ORG.
  2. Avast: Free Ransomware Decryption Tools.
  3. Kaspersky: Free Ransomware Decryptors.
  4. McAfee Ransomware Recover.
  5. Trend Micro: Crypto Ransomware File Decryptor Tool.
  6. Emisoft: Free Ransomware Decryption Tools.
  7. Bitdefender Ransomware Recognition.

Jika layanan otomatis di atas belum bisa membantu Anda, coba lihat di Geek’s Advice: Removal Guides. Beberapa ransomware memiliki panduan pemulihan data langkah demi langkah. Hanya saja perlu dicatat, bahwa sejumlah langkah menggunakan aplikasi rekomendasi dari penulisnya, yaitu Restoro (yang Restoro sendiri memiliki mesin dari aplikasi ReImage, pemegang paten pemulihan perangkat lunak).

Catatan akhir: Tidak semua berkas yang sudah disandera bisa dipulihkan dengan baik atau penuh. Sehingga pencegahan masih merupakan langkah yang terbaik.

Peraturan Perundangan tentang Kesehatan

Setiap tahun baik pemerintah maupun kementerian kesehatan secara khusus, selalu menghasilkan peraturan perundangan di bidang kesehatan. Bisa berupa undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri, hingga keputusan menteri kesehatan. Peraturan baru menggantikan peraturan lama. Sebagai tenaga kesehatan, saya secara berkala mengakses halaman situs hukum & koordinasi milik departemen kesehatan untuk mendapatkan informasi apakah telah ada aturan baru atau perubahan terhadap aturan yang lama.

Capture Lanjutkan membaca “Peraturan Perundangan tentang Kesehatan”

Rekam Medis Awan

Pada era teknologi komputasi awan (cloud computing) yang semakin maju, sejumlah rekam medis (EMR) dan rekam kesehatan (EHR) elektronik kini mulai merambah sistem pengelolaan dan pencadangan awan. Konsep paperless cukup menarik minat dunia kesehatan, seperti dokter praktik swasta hingga rumah sakit. Walau naskah akademik rekam medis elektronik masih dikaji di dalam negeri, namun di luar negeri rekam medis sudah lama meninggalkan dunia hitam di atas putih. Lanjutkan membaca “Rekam Medis Awan”

OneDrive – Alternatif Penyimpanan dan Perkantoran Awan

Sistem pencadangan (backup), penyimpanan (drive), dan perkatoran (office) sudah memasuki era awan (cloud technology). Di mana sekarang kita bisa mengetik, menyimpan dan mencadangkan berkas-berkas tanpa perlu menyimpannya di komputer kita, namun langsung di komputer server masing-masing pemberi layanan.

Dropbox mungkin yang paling ternama di bidang penyimpanan dan pencadangan daring selain produk Google, yaitu Google Drive. Tapi yang banyak menyita minat saat ini seiring berkembangnya teknologi Windows Phone, tentunya adalah tawaran dari Microsoft akan produk lawas yang diperbarui oleh mereka, yaitu OneDrive yang dulu dikenal sebagai SkyDrive. Lanjutkan membaca “OneDrive – Alternatif Penyimpanan dan Perkantoran Awan”