Cacar Monyet – Selayang Pandang

Bulan Mei yang lalu, terjadi kasus impor infeksi virus monkeypox di Singapura1, kasus yang terjadi di luar daerah endemis penyakit ini, dan cukup mengambil perhatian banyak orang termasuk di Indonesia. WHO pun telah menerima laporan tersebut, dan memberikan masukan, serta tidak memberikan rekomendasi larangan perjalanan2.

Monkeypox sempat mengkhawatirkan, dan sempat menimbulkan kerisuhan akibat sejumlah berita bohong (hoaks) yang beredar. Pun demikian, Departemen Kesehatan Republik Indonesia telah menepis isu tentang monkeypox tersebut3, dan tetap meminta Dinas Kesehatan serta UPT untuk bersiaga4.

Ilustrasi Infeksi Monkeypox. Sumber gambar: independent.co.uk.

Continue reading →

Iklan

Mewaspadai Kembali Leptospirosis

Beberapa saat pasca hujan, badai, atau banjir, maka setiap tenaga kesehatan selayaknya mewaspadai bahaya infeksi leptospirosis. Leptospirosis sampai saat ini masih minim data, karena keberadaannya sering tidak terdiagnosis dengan baik, serta belum adanya data surveilans yang memadai. Setidaknya secara global ada sekitar 300.000 – 500.000 kasus leptospirosis yang berat1.

Leptospirosis adalah penyakit bakteri yang menyerang manusia dan hewan. Ini disebabkan oleh bakteri dari genus Leptospira. Pada manusia, dapat menyebabkan pelbagai gejala, beberapa di antaranya mungkin keliru dikenali sebagai gejala penyakit lain. Atau, mereka yang terinfeksi mungkin tidak tampak memiliki gejala sama sekali.

Ilustrasi Banjir. Sumber: abc.net.au.

Continue reading →

Tata Laksana Keracunan Makanan

Keracunan makanan merupakan suatu kondisi gangguan pencernaan yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan zat patogen dan atau bahan kimia, misalnya Norovirus, Salmonella, Clostridium perfringens, Campylobacter, dan Staphylococcus aureus.

Beberapa keluhan umum pada kasus keracunan makanan seperti:  Diare akut. Pada keracunan makanan biasanya berlangsung kurang dari2 minggu;  darah atau lendir pada tinja, menunjukkan invasi mukosa usus atau kolon; nyeri perut;  nyeri kram otot perut, menunjukkan hilangnya elektrolit yang mendasari, seperti pada kolera yang berat; kembung.

Continue reading →

Jangan Meremehkan Influenza

Musim hujan seperti sudah datang mendekat lagi tahun ini, perubahan cuaca sudah mulai terasa. Dan banyak kasus batuk pilek sederhana mulai menunjukkan peningkatan, meski batuk pilek (common cold) berbeda dengan flu (influenza), bukan tidak mungkin kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi wabah influenza.

Gejala sederhana bisa ditunjukkan seperti demam (kadang hingga meriang), batuk, nyeri otot (pegal linu), nyeri tenggorokan, pusing (sakit kepala), pilek atau hidung tersumbat, kelelahan – semuanya merupakan gejala paling umum flu. Mungkin beberapa orang juga akan mengalami gejala yang lebih berat seperti diare, mual dan muntah hingga penurunan nafsu makan.

Continue reading →

Cacar Api

Cacar api, atau disebut juga sebagai cacar ular, yang dalam bahasa medis disebut Herpes zoster (Inggris: Shingles) merupakan salah satu infeksi kulit yang cukup umum di Indonesia. Karakter khasnya adalah menyebabkan ruam yang nyeri, dan kadang panas, yang tampak segaris terdiri bintik-bintik berair yang dapat melepuh. Kadang nyeri menetap walaupun ruam sudah hilang yang merupakan keluhan umum pada manula. Mari sedikit bercerita mengenai cacar api atau herpes zoster ini. Continue reading →

Campak

Penyakit campak merupakan salah satu penyakit yang cukup umum, terutama jika cakupan imunisasi campak belum melindungi sebagian besar mereka yang rawan terkena campak, terutama anak-anak. Penyakit ini memang begitu menganggu, namun anak-anak biasanya pulih dengan baik, namun sebagai catatan ada kasus yang bisa berkembang menjadi komplikasi yang serius. Mari kita lihat sedikit mengenai penyakit campak ini. Continue reading →