Manjaro melalui VirtualBox pada Windows 10

Walau sudah lama migrasi ke Microsoft Windows 10, saya masih merasakan kangen pada Linux, terutama antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan milik Gnome. Saya memutuskan untuk mencoba kembali memasang salah satu distribusi Linux, bukan untuk bekerja, namun hanya sekadar agar saya tidak tertinggal dari perkembangan dunia Linux. Karena bukan tidak mungkin suatu saat di masa mendatang, saya kembali menggunakan Linux ketika kerja saya tidak lagi menuntut penggunaan Microsoft Windows.

Saya tidak memiliki mesin komputer lain selain sebuah laptop usia menjelang dua tahun. Di dalamnya terpasang Windows 10 yang sudah ditingkatkan dari Home menjadi Profesional. Ada dua pilihan awal saya, memasang menggunakan dual-boot, atau dengan mesin virtualisasi.

Dual-boot? Saya tidak memiliki waktu untuk memelajari lagi. Sementara jika memilih virtualisasi, saya bisa memasangnya dengan lebih cepat. Akhirnya saya memilih virtualisasi, sekaligus saya menghindari risiko kerusakan pemuat boot.

Lanjutkan membaca “Manjaro melalui VirtualBox pada Windows 10”

Avast Antivirus 2015

Avast merilis antivirus edisi terbarunya, yaitu avast antivirus 2015. Kali ini ada fitur baru yang ditambahkan, baik pada versi gratis ataupun versi berbayar. Fitur ini adalah fitur pemindaian jaringan rumah, terutama wifi di rumah kita, apakah cukup aman, atau ada kemungkinan peretas dapat mengaksesnya? Lanjutkan membaca “Avast Antivirus 2015”

Setelah sekian lama berkutat dengan Windows 8 dan 8.1, akhirnya Windows 9 dirilis sebagai Windows 10. Entah apa yang ada di dalam pikiran orang-orang Microsoft. Tapi kalau saya bisa lihat, mungkin ini adalah lompatan besar dari Windows 8 (bayangkan, melompat dua seri sekaligus).

Salah satu fitur yang cukup menarik minat saya pada Windows edisi teranyar ini adalah perpaduan yang cukup elegan antara penggunaan Windows di tablet dan sebagai laptop. Sehingga jarak antara dua gawai yang populer tersebut semakin tipis, saya mengatakan continuum ini akan cukup bermanfaat bagi mereka yang senang menggunakan dua jenis gawai ini. Lanjutkan membaca “Continuum ala Windows 10”

Continuum ala Windows 10

Kingsoft WPS Office pada openSUSE

Belakangan ini saya menyadari saya akan bekerja dengan banyak presentasi, dan tidak nyamannya ketika banyak orang masih menggunakan Windows dan Microsoft Office – maka kebanyakan berkas presentasi akan masuk ke dalam perangkat lunak PowerPoint yang sudah terkenal sejak dulu. Perangkat lunak lain akan kesulitan untuk mendapatkan kesan yang sama elegannya. Saya sendiri lebih tenang menggunakan berkas ODP untuk presentasi, tapi tidak demikian dengan pengguna Windows. Lanjutkan membaca “Kingsoft WPS Office pada openSUSE”

Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra

Sulit rasanya belakangan ini bekerja tanpa Linux. Jadi saya memasang Linux Mint 16 Petra di komputer kantor untuk mengetik tugas sehari-hari, daripada berhadapan dengan Windows XP yang sudah kedaluwarsa. Sayangnya, pencetak yang digunakan adalah Fuji Xerox DocuPrint P205 b yang tidak disediakan pengandar oleh produsennya agar bisa digunakan pada Linux.

Fuji Xerox DocuPrint P205 b menggunakan sesuatu yang disebut protokol HBPL – yang saya sendiri kurang paham apa maksudnya. Tapi beruntung ada pihak ketiga yang menyediakan pengandar bersumber kode terbuka untuk printer jenis ini, namanya adalah foo2hbpl. Lanjutkan membaca “Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra”

Upgrade ke Windows 8.1 yang Gratis dan Kacau

Beberapa hari yang lalu, pemilik Windows 8 mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan (update) ke versi Windows 8.1 secara cuma-cuma (tanpa perlu membeli lisensi baru). Saya sudah lama menunggu pembaruan ini, karena terus terang, Windows 8 saya rasakan bekerja lebih baik dan stabil dibandingkan Windows 7. Di sinilah saya berharap bahwa peningkatan ke versi 8.1 akan memberikan hasil yang lebih baik. Pembaruan ke Windows 8.1 akan muncul di Windows Market (Bursa) secara otomatis saat tersedia. Saya memiliki Windows 8 Pro pada notebook lawas Acer TravelMate 6293 yang masih berjalan dengan baik. Sementara saya juga melakukan pembaruan ke Ubuntu 13.10, maka memang pembaruan Windows mendapatkan prioritas yang belakangan karena bukan sistem operasi utama. Lanjutkan membaca “Upgrade ke Windows 8.1 yang Gratis dan Kacau”

Linux Mint 15 Olivia Dirilis

Akhir bulan yang lalu, saya satu distribusi Linux paling populer, Linux Mint merilis versi terbarunya, yaitu Linux Mint 15 “Olivia”. Para pengembang Linux Mint menyatakan, bahwa ini adalah proyek paling ambisius mereka selama ini. Karena saya tidak pernah menggunakan distro yang satu ini, maka saya tidak bisa banyak berbicara.

Hanya saja di era sistem operasi terbuka ini, sayang sekali rasanya jika Anda tidak bisa menggunakan Linux, bahkan dari yang paling merakyat seperti Linux Mint ini. Apalagi saat ini, banyak permainan sudah dipindahkan dan dapat dimainkan dengan baik di Linux, pun demikian, ini bukan satu-satunya alasan menggunakan Linux tentu saja. Lanjutkan membaca “Linux Mint 15 Olivia Dirilis”

Gratis Norton Antivirus dan Internet Security 2012

Beberapa pengguna sedia Norton Symantec mungkin telah mengetahui bahwa Norton akan segera merilis Norton Antivirus dan Internet Security 2012. Di antara produk antivirus berbayar, Norton adalah favorit banyak orang, Norton Antivirus 2012 memberikan perlindungan terhadap virus & peranti lunak jahat pada komputer, sedangkan pada Internet Security tentu saja ada beberapa fitur perlindungan tambahan yang diberikan.

Tentu saja Norton adalah produk berbayar, tapi kali ini saya bisa membuat Anda mendapatkannya secara cuma-cuma. Ha ha…, tentu saja bukan dengan cara membajak peranti lunak ini. Namun karena Norton menyediakan versi beta untuk kedua produknya ini secara cuma-cuma.

Lanjutkan membaca “Gratis Norton Antivirus dan Internet Security 2012”

Software Gratis: PDFZilla

Jika Anda ingin mengubah berkas berbentuk PDF ke dalam bentuk lain, semisal Word, maka ada sebuah peranti lunak yang bisa melakukannya dengan baik. Software PDFZilla adalah peranti lunak yang didesain untuk melakukan perkerjaan ini. Mengubah PDF ke dalam Word, RTF, TXT, gambar (BMP, JPG, atau GIF dan TIF), HTML hingga mengubahnya ke bentuk animasi SWF.

Hanya memerlukan beberapa klik saja untuk mengubah bentuk berkas PDF, belum lagi antar muka grafisnya yang sederhana. Kali ini peranti lunak ini diberikan secara cuma-cuma, dari yang biasanya berharga $29.95.

Lanjutkan membaca “Software Gratis: PDFZilla”

SuperTuxKart di OpenSuse 11.3

Ada banyak permainan yang bisa dijalankan di Linux, sebagian besar game Windows juga bisa dijalankan di Linux baik melalui klien resmi dari pembuat game-nya ataupun dengan emulator yang menyertakan keping diska asli game yang bersangkutan. Kali ini saya mencari sebuah permainan yang agak ringan dan kocak, yah cukuplah untuk menghilangkan stres. Pilihan jatuh pada sebuah 3D Racing Game yang bernama SuperTuxKart.

Jika Anda pernah ingat sebuah game bernama CTR (kalau tidak salah kepanjangan dari Crash Team Racing), maka permainan ini bisa jadi terinspirasi dari game tersebut. Lanjutkan membaca “SuperTuxKart di OpenSuse 11.3”