How to Train Your Dragon 2

Film lanjutan animasi How to Train Your Dragon 2 dari Dream Works sepertinya agak mengecewakan bagi saya. Animasi yang disajikan memang luar biasa memanjakan mata, dan jalan cerita pun benar-benar disusun baru walau agak klise. Mungkin cerita klise yang sudah bisa ditebak walau tanpa membaca bocoran kisahnya membuat film ini sedikit kurang menarik. Continue reading →

Iklan

Pahlawan Bernyawa Sembilan

Anda mungkin pernah mendengar namanya, mengenal wajahnya, melihat petualangannya, namun Anda belum mendengar legendanya – si Pahlawan Bernyawa Sembilan. Setidaknya itulah awalan yang diberikan pada film animasi terbaru besutan DreamWorks yang akan diluncurkan pada November.

Terinsprirasi dari salah satu tokoh yang mengikuti petualangan si Ogre hingga Shrek Forever After – The Final Chapter, kini sudah saatnya dunia mengetahui legenda dibalik pahlawan berbulu kita, Puss in Boots. Dan kini ia memiliki filmnya sendiri untuk diluncurkan.

Continue reading →

Kejenakaan di Kung Fu Panda 2

Pada awalnya saya mengira mungkin film DreamWorks yang satu ini tidak akan semenarik film awalnya. Karena saya harus mengakui, meskipun film Kung Fu Panda yang pertama dari segi kualitas film kalah dari Wall.E besutan Pixar saat itu, tapi ada sesuatu yang menarik dari film ini yang sulit untuk diterjemahkan. Kali ini tampaknya lanjutannya kembali akan membawa sesuatu yang menarik itu.

Jika pada film pertama mengambil tema besar bagi Po – si Panda guna menemukan jati dirinya, dan menerima dirinya yang nyata pada kekiniannya. Maka kali ini Po setelah menemukan dirinya, apakah dia akan mampu membawa kedamaian dalam dirinya.

Continue reading →

The Owls of Ga’Hoole

Malam minggu ini tidak ada acaranya selain melemaskan tulang punggung yang belakangan ini agak mulai kaku. Pikir-pikir saya sudah lama tidak menonton film lagi, dan rasanya bisa terancam tidak bisa menonton lagi sejak MPA tidak lagi mengedarkan film-filmnya di Indonesia – terima kasih untuk aturan pajak yang baru. Sehingga kembali lagi ke layar sempit (alias notebook) karena layar lebar tidak lagi menyenangkan.

Untuk menghindari pembajakan, saya pun meminjam film saja – lebih baik begitu rasanya. Kali ini saya meminjam film animasi “Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole”, yang sebenarnya merupakan film yang sudah beredar sejak akhir tahun lalu. Tapi karena belum menontonnya, ya saya pilih saja.

Continue reading →