Nyeri Perut Bawah pada Wanita

Kaum wanita umumnya memiliki sejumlah kondisi yang mengakibatkan keluhan berupa rasa sakit atau nyeri di area pelvis (bagian perut yang paling bawah). Dan nyeri pelvis ini adalah keluhan yang cukup umum pada kaum perempuan. Ada banyak penyebab berbeda yang bisa menimbulkan keluhan nyeri pada perut bawah. Penyebab ini bisa dikelompokkan ke sejumlah kriteria akan kecenderungan munculnya, misalnya ketika hamil, jika disertai dengan gejala lain seperti perdarahan dari vagina. Beberapa penyebab umum akan sedikit diulas di sini. Kebanyakan kasus membaik dengan obat penahan nyeri, kebanyakan kasus yang kambuh memiliki terapi. Lanjutkan membaca “Nyeri Perut Bawah pada Wanita”

Cacar Api

Cacar api, atau disebut juga sebagai cacar ular, yang dalam bahasa medis disebut Herpes zoster (Inggris: Shingles) merupakan salah satu infeksi kulit yang cukup umum di Indonesia. Karakter khasnya adalah menyebabkan ruam yang nyeri, dan kadang panas, yang tampak segaris terdiri bintik-bintik berair yang dapat melepuh. Kadang nyeri menetap walaupun ruam sudah hilang yang merupakan keluhan umum pada manula. Mari sedikit bercerita mengenai cacar api atau herpes zoster ini. Lanjutkan membaca “Cacar Api”

Campak

Penyakit campak merupakan salah satu penyakit yang cukup umum, terutama jika cakupan imunisasi campak belum melindungi sebagian besar mereka yang rawan terkena campak, terutama anak-anak. Penyakit ini memang begitu menganggu, namun anak-anak biasanya pulih dengan baik, namun sebagai catatan ada kasus yang bisa berkembang menjadi komplikasi yang serius. Mari kita lihat sedikit mengenai penyakit campak ini. Lanjutkan membaca “Campak”

Penyakit Saluran Pernapasan Bagian Atas

Penyakit saluran pernapasan atas (PSPA – sebuah singkatan yang tidak ada), atau sering disebut di media massa sebagai infeksi saluran pernapasan atas (ISPA – yang juga merupakan singkatan kalah bergengsi dengan infeksi saluran pernapasan akut) adalah keterangan penyakit dalam daftar teratas di banyak instalasi kesehatan primer seperti praktik dokter, klinik, ataupun puskesmas. Anda bisa menemukan keterangan ini hampir untuk pelbagai kondisi yang berbeda-beda, dan saking banyaknya kondisi yang bisa dimasukkan sebagai penyakit saluran pernapasan bagian atas, maka ISPA tidak jarang mendapatkan julukan “diagnosis tong sampah” – masukkan saja semua ke dalam sana, karena dalam praktik sering kali merupakan kondisi-kondisi yang swasembuh, tinggal berikan sedikit pengontrol untuk gejala yang tidak nyaman.

Lanjutkan membaca “Penyakit Saluran Pernapasan Bagian Atas”

Apa Jantung Anda Bermasalah?

Salah satu yang membuat banyak orang takut adalah penyakit jantung, tidak hanya masyarakat umum, namun tenaga kesehatan profesional pun memiliki kekhawatiran yang sama. Penyakit jantung bisa terdengar sama seramnya dengan infeksi HIV/AIDS, karena (mungkin) gambaran yang muncul dari penderitaan orang yang terkena serangan jantung dengan nyeri dada yang amat hebat. Penyakit jantung lain seperti jantung koroner juga mengerikan. Dan di Amerika sendiri, data memperlihatkan bahwa penyakit jantung masih menjadi pembunuh utama, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Lanjutkan membaca “Apa Jantung Anda Bermasalah?”

Mewaspadai Flu Burung

Dalam tahun ini, di wilayah saya sudah terjadi 3 kasus yang dicurigai sebagai kasus avian influenza, atau dikenal juga sebagai flu burung. Kasus-kasus flu burung memang pada umumnya hanya terjadi pada burung/unggas, namun untuk beberapa jenis seperti H5N1 dan H7N9 diketahui juga dapat menular pada manusia dan menyebabkan penyakit menyerupai influenza (influenza-like syndrome) yang bisa bersifat ringan hingga mematikan. Karena sifatnya yang bisa mematikan inilah, dunia kesehatan kita selalu berusaha mewaspadai munculnya penyakit flu burung di tengah masyarakat. Lanjutkan membaca “Mewaspadai Flu Burung”

Memahami Gejala HIV/AIDS

Infeksi HIV masih merupakan salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan, penyebarannya cukup menyusahkan guna dilacak. Karena nyaris tanpa gejala, penderitanya pun tidak menyadari dan tidak melakukan deteksi dini.

Infeksi HIV dibagi ke dalam tiga tahapan/stadium, tahapan pertama disebut sebagai infeksi akut atau serokonversi, dan biasanya terjadi dua hingga enam minggu pasca paparan atau mulainya infeksi. Ini adalah masa ketika daya tahan tubuh melakukan perlawanan terhadap infeksi. Gejala awal yang dimunculkan begitu mirip dengan infeksi-infeksi virus pada umumnya, sebagai halnya flu, sehingga sulit disadari bahwa itu adalah HIV. Lanjutkan membaca “Memahami Gejala HIV/AIDS”

Sekilas Tentang Kejang

Dalam buku kedokteran modern, ada dua terminologi yang terkait atau dialihbahasakan sebagai kejang, kejang dikenal sebagai seizures dan convulsion. Perbedaannya adalah seizures merujuk pada temuan-temuan fisik atau perubahan pola laku yang terjadi pasca aktivitas kelistrikan yang abnormal pada otak. Sedangkan convulsion merujuk pada keadaan ketika tubuh seseorang bergetar secara cepat dan tidak terkontrol, hal ini terbentuk dari otot-otot yang berkontraksi dan berelaksasi bergilir dengan cepatnya.

Di Indonesia, kejang digunakan sebagai terminologi yang umum untuk kedua hal tersebut, selain itu dikenal juga sebagai di beberapa daerah sebagai step/stuip. Ada beberapa jenis kejang. Beberapa mungkin dengan gejala yang ringan atau tanpa tubuh yang bergetar. Lanjutkan membaca “Sekilas Tentang Kejang”

Sekilas Tentang Menopause

Sebagai bagian dari siklus alami seorang wanita, ternyata tidak sedikit yang selalu bertanya tentang “Apa itu menopause?” atau sejenisnya. Mungkin pertanyaan yang sama ingin tahunya seperti saat akil balig atau menarche tiba.

Secara mudah bisa kita katakan bahwa menopause adalah masa di mana siklus menstruasi bulanan – datang bulan) pada seorang wanita. Biasanya terjadi secara alami, dan dimulai pasca usia 45 tahun. Menopause terjadi karena indung telur (ovarium) seorang wanita berhenti mengasilkan hormon estrogen dan progresteron. Lanjutkan membaca “Sekilas Tentang Menopause”

Hipertiroidisme pada Kehamilan

Hipertiroidisme pada kehamilan cukup umum ditemukan, dengan angka kejadian mencapai 1 dari setiap 1000 kehamilan. Penyebab paling umumnya adalah penyakit Grave. Kehamilan juga secara fisiologis menyebabkan perubahan pada struktur dan fungsi glandula tiroid yang memungkinkan munculnya hipertiroidisme yang diinduksi oleh kehamilan.

Komplikasi hipertiroidisme pada kehamilan meliputi morbiditas dan mortalitas pada ibu, janin dan bayi baru lahir. Pada ibu dapat diinduksi hipertensi pada kehamilan, pre-eklamsia, gagal jantung, dan persalinan preterm. Pada janin dan neonatus dapat terjadi kelahiran mati, goiter, hipertiroiditis dan hipotiroiditis.

Lanjutkan membaca “Hipertiroidisme pada Kehamilan”