Dagelan Indosat M2 (bag. 4)

Anda masih ingat dengan kisah saya tentang “Dagelan Indosat M2 (bag. 3)” di mana pihak Indosat M2 mengirimkan iklan via jendela munculan (pop up) pada peramban pelanggannya? Nah, kini upaya tersebut tidak berhenti di sana, beberapa hari ini IM2 justru mengirimkan saya surat elektronik yang berisi iklan. Aneh sekali mereka rajin mengirim iklan dan promosi pihak ketiga, tapi kok tagihan elektronik yang seharusnya saya terima tidak pernah sekali pun terkirim ke kotak surat saya ya? Sehingga saya malah menghabiskan lumayan banyak lebar pita (bandwidth) Internet untuk mengakses situs mereka yang berat, hanya untuk melihat tagihan saya yang mesti dibayarkan, meski walau untuk pasca bayar saya selalu bayar di muka (debit).

Continue reading →

Iklan

Memblok Iklan di Internet Explorer 9

Anda mungkin bingung mencari sejenis Adblock atau ABP di Internet Explorer 9 yang baru saja dirilis, atau mungkin serta merta meninggalkan keinginan menggunakan Internet Explorer 9 karena tidak mengetahui cara persis guna memblok iklan-iklan menyebalkan pada situs-situs yang Anda temui? Sebenarnya sejak dulu sudah ada banyak cara untuk memblok iklan di Internet Explorer, hanya saja mungkin tidak semua pengguna familier untuk itu.

Pengguna Firefox & Chromium serta turunannya mungkin dimanjakan dengan penggunaan pengaya dan ekstensi yang memudahkan, maksudnya Anda tinggal memasang dan menggunakannya. Tapi beberapa peramban modern merasa perlu membenamkan sistem perlindungan klien yang lebih mumpuni, lebih dari sekadar pemblok iklan semata. Opera telah melakukan ini dengan sistem penghalang elemen web-nya, dan jika Anda berpengalaman menggunakan Opera, maka menggunakan Internet Explorer 9 bukanlah sesuatu yang sulit.

Continue reading →

Dagelan Indosat M2 (Bag. 3)

Beberapa waktu belakangan ini saya memperhatikan ada sesuatu yang aneh jika saya berselancar dengan menggunakan ISP Indosat M2. Saya tidak terlalu sering memerhatikannya, tapi misalnya malam ini saya berselancar dengan menggunakan peramban Mozilla Firefox 3.6.13 pada openSUSE 11.3 (saya memang lebih suka berselancar dengan Linux). Ada sesuatu yang menarik perhatian saya, ada sebuah iklan pop-up yang terhalang pengaya NoScript mencoba muncul di setiap web yang saya kunjungi. Continue reading →

CAPTCHA Unik Dengan Iklan

Awal tahun ini saya menulis tentang “Perlukah CAPTCHA di Blog”, secara umum memang CAPTCHA cukup tangguh untuk melawan spam pada yang suka secara sengaja masuk di sistem komentar blog.

Saya menemukan ada sebuah CAPTCHA yang cukup unik, yaitu CAPTCHA yang terintegrasi dengan iklan (ads), sehingga tidak hanya mencegah spam namun juga memberikan masukan tambahan bagi mereka yang ngeblog sambil mencari penghasilan dari blognya.

Sistem yang digunakan mesin CAPTCHA ini mirip dengan yang digunakan oleh reCAPTCHA yang sudah terkenal itu. Hanya saja sistem ini memberikan opsi menampilkan iklan pada kotak CAPTCHA, iklan bisa berupa hanya teks saja, gambar, atau bahkan video. Masing-masing jenis iklan memberikan nilai masukan yang berbeda-beda, iklan dengan video akan memberikan penghasilan yang paling besar. Continue reading →

Buah Merah Menyembuhkan HIV dan AIDS?

Pertanyaan sejenis ini sering diutarakan oleh banyak orang, dan saya rasa hal ini adalah sesuatu yang umum. Hingga kini HIV/AIDS belum ada obat yang dapat menyembuhkannya dari sisi medis, dalam artian seperti orang sembuh dari flu dan benar-benar tidak sakit lagi. Banyak orang kemudian mencari jalan-jalan alternatif, salah satunya adalah melalui buah merah asal Papua (Pandanus conoideus).

Lho bukannya sudah pernah diujikan pada beberapa penderita HIV/AIDS? Ya, saya rasa saya pernah membaca uji empiris pada beberapa sukarelawan yang bersedia melakukan uji. Dan banyak yang memperlihatkan perbaikan kondisi, ingat! Di sini yang dimaksud perbaikan kondisi bukanlah kesembuhan dari HIV/AIDS, dan memang tidak pernah disebutkan adanya kesembuhan dari HIV/AIDS oleh efek buah merah.

Dan bahkan ada kasus di mana penderita HIV/AIDS menghentikan pengobatan ARV-nya dan beralih ke buah merah, kondisinya kemudian memburuk dan meninggal.

Jika memang tidak terbukti menyembuhkan maka sebaiknya memang tidak dikatakan menyembuhkan. Saya sendiri tidak mengetahui bagaimana kelanjutan penelitian buah merah ini. Tapi yang jelas yang mengklaim bahwa buah merah sebagai obat yang menyembuhkan HIV/AIDS (dan pelbagai penyakit lainnya), hanyalah produsen dan pemasaran produk buah merah yang dijual di pasaran.

Gambar di atas saya cuplik dari salah satu situs penjual buah merah, tentu saja itu bukan klaim medis, namun klaim dari produsen. Tapi kadang saya heran, kok ada produsen yang berani memberi klaim seperti itu, atau mungkin dia belum membaca PP RI no. 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan – Pasal 53, dan aturan lainnya yang berkaitan.

Tentu saja dari sisi edukasi masyarakat hal-hal ini seperti ini menyesatkan. Buah merah mungkin menyehatkan karena kandungan nutrisinya, namun apa kalah menyehatkan dengan wortel, jeruk, apel, mengkudu atau jambu yang ada di sekitar kita? Tapi mengklaim produk olahannya yang dijual sebagai obat yang menyembuhkan suatu penyakit yang belum terbukti (teruji klinis) kebenarannya tentu saja bisa dikatakan sebagai pembohongan publik.

Tapi jika Anda percaya dengan apa yang disampaikan produsen produk, tidak ada yang melarang untuk membeli produknya bukan?

Pun demikian, saya rasa tekanan bagi penderita HIV/AIDS dan keluarganya tidaklah sedikit. Selayaknya kita tidak memberikan informasi yang justru hanya memberi harapan palsu.

Saya harap jika produsen produk memang bersedia bertanggung jawab, mereka seharusnya juga melanjutkan penelitian tentang buah merah hingga ke tahap uji klinis yang memang bisa dipertanggung-jawabkan – walau itu berarti harus menyiapkan jutaan dolar untuk biaya penelitian, dan belum tentu mendapatkan hasil yang diharapkan. Adakah mereka memiliki sisi kemanusiaan untuk jujur pada sesama?

Saya tidak mengatakan buah merah buruk, hanya mempertanyakan kejujuran pihak produsen produk olahan buah merah. Jika Anda memiliki kesempatan, mengapa tidak bertamasya ke Papua dan membawa oleh-oleh dari negeri Cendrawasih itu berupa buah merah.

Nah, pasti akan ada banyak yang menawarkan Anda buah merah yang segar dan tentu saja dengan kandungan nutrisi yang masih utuh (gambar diambil dari metanews.com).

AdSense Diaktifkan

Terdapat beberapa fitur pengaya advertising manager yang hendak saya coba. Jadi dengan kata lain, pengiklanan via Google atau AdBrite sedang diaktifkan pada blog ini.

Tentu saja sebagai konsekuensinya ada beberapa tambahan beban saat membuka halaman blog ini bagi para pengunjungnya. Untuk menghindari hal ini, silakan Anda menggunakan penghalang iklan sesuai dengan peramban masing-masing.

Keterangan lebih lanjut tentang menghalangi iklan bisa Anda baca secara singkat di “Blok Iklan pada Peramban”.

Iklan hanya ditampilkan pada satu tulisan tunggal, dan tidak ditampilkan pada peramban ponsel. Jadi bagi peramban yang belum mendukung penghalang iklan, silakan gunakan tampilan versi peramban ponsel dengan memilih opsi tampilan yang ada di pojok kiri bawah blog ini.

Karena bukan ditujukan secara primer untuk kepentingan komersial, tentu saja pengunjung berhak memblok iklan yang muncul di blog ini.

Tipe Blog yang Baik untuk WordPress

Melanjutkan tulisan “Alasan Menyukai WordPress” sebelumnya, kini saya beralih pada seputar blog yang ‘pas’ untuk memanfaatkan fitur gratis di WordPress ini. Menurut saya, gratis bukan berarti tidak powerful dan useful.

WordPress memiliki pengguna di pelbagai belahan dunia yang menulis ke dalam lebih dari 100 ragam bahasa (mungkin lebih lagi kalau dimasukkan bahasa al4y ke dalamnya). Menurut types of blogs dari WordPress, ada beberapa kategori blog yang diizinkan terbit di WordPress, dan ada juga yang dilarang.

Continue reading →