Akhir Tahun, Ganti Baterai Laptop Sendiri

Orang biasanya jalan-jalan pas akhir tahun. Saya malah harus membongkar dan mengganti baterai laptop saya sendiri. Sudah lebih dari dua tahun menggunakan laptop Dell Inspiron 14 7460 – ini kedua kalinya laptop ini meminta pergantian baterai. Pertama dulu ketika seminggu pasca pembelian, baterainya drop, sama sekali tidak bisa diisi daya ulang. Untung pada saat itu masih garansi, jadi pergantian baterai dan servis-nya gratis (ditanggung garansi).

Beberapa bulan ini, masalah sama terjadi kembali. Padahal ketika dulu saya menggunakan Acer TravelMate 6293, masalah baterai seperti ini tidak pernah terjadi dari tahun 2008, hingga terakhir 2017 saya menggantikannya dengan Dell. Oke, performa baterai mungkin turun wajar dari 4 jam hingga menjadi hanya 30 menit, dalam waktu nyaris sepuluh tahun penggunaan laptop, saya rasa itu wajar. Tapi saya tak pernah mengalami kasus kegagalan daya, di mana ketika daya luar (arus listrik) putus, maka saya punya waktu kurang dari semenit sebelum laptop masuk mode tidur dengan sendirinya. Continue reading →

Servis Laptop Dell di Jogja

Lebih dari sepekan yang lalu, laptop baru saya, Dell Inspiron 7460 mengalami masalah kegagalan baterai. Saya tidak tahu bagaimana ini bisa terjadi, namun pada awalnya laptop mulai menunjukkan bahwa baterai tidak bisa diisi, kemudian baterai tidak ditemukan (walau masih bisa digunakan) dan dalam beberapa hari menjadi baterai sama sekali ‘lenyap’.

Karena notebook ini baru saja hanya saya pegang sebulan sejak tiba di tangan saya, maka saya membawanya ke pusat servis resmi Dell di Jogja (Jl. Kol. Sugiyono No.63, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta). Tidak sulit menemukan tempat servis ini karena bersebelahan dengan kantor tempo, dan tidak jauh dari RS Pratama yang baru-baru ini mulai beroperasi. Continue reading →

Memilih Dell Inspiron 7460

Ini adalah kedua kalinya saya memilih sebuah laptop kasta (baca: kelas) medium bawah. Sebelumnya, tepatnya sekitar sembilan tahun yang lalu, saya memilih Acer TravelMate 6293 sebagai long-life companion dalam bekerja. Ketika saya memilih laptop/notebook utama untuk bekerja, saya memastikan bahwa teknologi ini nyaman dan dapat bertahan dalam waktu lama, setidaknya lebih dari tujuh tahun, bahkan jika bisa adalah sepuluh tahun – itu sebuah angan-angan.

TravelMate 6293 saya mulai menunjukkan penurunan performa signifikan ketika abu vulkanik Merapi menyelimuti wilayah Yogyakarta. Menjadi lebih cepat panas adalah keluhan umum. Hingga akhirnya terjadi bencana kecolongan di kos, di mana HDD dan salah satu RAM diembat orang (baca: maling). Alhasil, operasi (baca: bongkar pasang) selanjutnya tidak membenahi kondisinya.

Di saat yang sama, saya juga ditemani oleh Asus X201E yang saya jalankan Linux di dalamnya. Bisa dibilang netbook berkecukupan, kalau seperti rumah termasuk kategori RSS – rumah sangat sederhana.

Kemarin, Asus X201E sudah saya jual dengan harga ‘pertemanan’. Sementara Acer TravelMate 6293 masih teronggok di salah satu rak di rumah – masih bisa beroperasi dengan baik, namun hanya koneksi VGA sedikit bermasalah, sehingga layar tidak serta merta menyala. Baterai mainboard juga sudah kedaluwarsa, sehingga selalu muncul peringatan bios ketika komputer dimulai.

Dan kini saya memiliki notebook baru yang saya gunakan, yaitu Dell Inspiron 7460. Dan ini sebuah notebook yang memuaskan menurut saya.

Ada sejumlah kriteria yang saya gunakan dengan memilih produk laptop, di antaranya adalah:

  1. Medium-lower class: merupakan golongan laptop menengah bawah, tidak wah berlebihan, namun tidak juga melarat. Performanya oke untuk multi-tasking ringan hingga sedang.
  2. Budget logic: ada harga ada rupa, namun saya memiliki anggaran yang ketat dalam memilih laptop, di luar rentang anggaran berarti tidak. Anggaran yang sama dengan nilai ketika saya membeli laptop pada kelas yang sama sebelumnya.
  3. High mobility: laptop tidak berukuran besar, di atas 13 inchi adalah tidak, saya tidak ingin menggendong 3 kilogram atau lebih di punggung saya.
  4. Simple design: harus tampak sederhana, tidak rumit, tidak terlalu banyak tonjolan, bebas dari pandangan yang ‘aneh’. Mungkin tampak seperti unibody.
  5. New-tech: jika bisa, selayaknya dibekali dengan teknologi paling anyar, karena akan dipakai untuk jangka panjang.

Lalu apakah Dell Inspiron 7460 memenuhi kriteria tersebut? Continue reading →