WhatsApp dan iPad OS

Sejak melakukan pembaruan dari iOS 12 ke iPad OS, ipad Mini yang saya miliki menjadi tidak terlalu stabil. Satu-satunya hal yang menarik di iPad OS adalah dark mode, karena fitur lain tidak terlalu menambah produktivitas saya, terkecuali kini saya bisa mengakses WhatsApp versi web di iPad – yang dulunya harus menggunakan aplikasi pihak ketiga – cara yang tidak saya sukai.

WhatsApp web secara resmi dapat diakses melalui peramban Safari pada iPad OS dengan memilih menampilkan tampilan desktop. Continue reading →

Ketika Trik Konfidensi Mengetuk Pintu

Dunia internet memiliki jebakan mereka sendiri, salah satunya adalah trik konfidensi, menyasar pada mereka yang membutuhkan namun tidak terlalu memerlukan, sebuah perangkap yang disiapkan si penjebak sesuai dengan situasi latar korban. Dan kadang, jika tidak teliti, jebakan bisa memakan korban, tidak hanya pribadi, namun juga bisa jadi instansi atau badan usaha.

Tadi pagi saya kembali menerima jebakan macam ini, dan bagi saya mungkin sesuatu yang lucu – “memangnya gue bakal kejebak gitu?“, tapi mungkin akan menjadi pelajaran yang bermakna bagi orang lain. Biasanya belajar membuat kita bisa membedakan mana yang merupakan trik konfidensi atau dalam bahasa kerennya scam, dan tindak penipuan dengan trik ini atau scamming, serta pelakunya atau scammer. Continue reading →

Mengirim Lampiran Berkas Berukuran Besar via Surat Elektronik

Semua penyedia layanan surat elektronik (surel/email) memiliki batasan besar berkas (file) yang bisa dilekatkan pada lampiran (attachment), jika pembatasan ini tidak lakukan, maka kita bisa menghabiskan banyak waktu hanya untuk menerima satu surat elektronik lengkap, dan menghambat sinkronisasi seluruh kotak surat kita. Sedemikian hingga masing-masing penyedia jasa surat elektronik memiliki pembatasan sendiri seperti AOL (25 MB), Gmail (25 MB), Outlook.com (10 MB), YahooMail (25 MB), Mail.com (50 MB).

Continue reading →

Google Chrome atau Microsoft Edge?

Belakangan ini saya berpikir untuk memilih, apakah akan bermigrasi ke Microsoft Edge? Tunggu dulu, bukankah ini terdengar konyol? Karena semenjak pendahulunya, yaitu Internet Explorer, peramban buatan Windows tidak begitu mengena di hati pengguna.

Saya hanya melihat, ada banyak polesan yang muncul pada Microsoft Edge, tapi itu juga tidak membuat saya berpikir untuk berpindah. Polesan tidak bermakna tanpa adanya manfaat langsung yang dirasakan pengguna, bukankah begitu?

Capture

Google Chrome vs Microsoft Edge (Adblock: aktif) pada Windows 10.

Continue reading →

Teknologi Menulis yang Enak di Ponsel

Ketika ada banyak pilihan teknologi untuk menulis bagi para penulis. Saya masih tetap klasik pada Ms Word. Dulu saya gemar menggunakan Libre Writer, namun beberapa membuatnya tidak lama bertahan dengan perubahan tuntutan dan teknologi. Khususnya tuntutan bekerja yang selalu bergerak.

Ponsel saat ini merupakan sarana menulis praktis, tapi bagi penulis klasik semacam saya, menulis di perangkat komputer adalah hal yang tidak terlepaskan. Sehingga saya akan mencari perangkat lunak yang bisa membantu saya melakukan sinkronisasi. Pertimbangan kedua adalah setelah sinkronisasi, saya harus bisa melakukan penyuntingan dan proofreading dengan lebih mudah. Pertimbangan ketiga adalah jika bisa saya tidak perlu mengetik sendiri. Continue reading →

Bergelut dengan Pengisian Paket Data Indosat

Jika bukan karena malas berganti nomor, saya mungkin sudah melepaskan nomor ponsel Indosat IM3 yang saya gunakan. Bergelut dengan mekanisme pembaruan paket data pra bayar Indosat adalah sesuatu yang tidak mengenakan. Ya, walau saya akui dalam banyak masalah layanan pelanggan mereka bisa menyelesaikan dengan baik dan memuaskan, namun masalah tersebut, entah kenapa rasanya tidak harus ada sejak awal.

Kita menjadi lebih banyak menyelesaikan masalah daripada mencegah masalah terjadi. Sudah lama nomor telepon seluler saya tidak memiliki pulsa untuk SMS ataupun menelepon. Saya memang tidak menyediakannya, karena biasanya pulsa ini akan terpotong pada saat pengalihan paket data.

Continue reading →