Ngobrol Antivaks Tidak Ada Habisnya

Berbicara isu-isu penolakan terhadap vaksin tidak akan ada habisnya. Seperti dalam video jenaka “Last Week Tonight with John Oliver” yang menunjukkan meskipun manfaat vaksinasi yang sedemikian besar melampaui risiko yang begitu kecil, banyak orang tua yang masih ragu dan mempertanyakan keamanan vaksin bagi buah hati mereka.

Semua orang tua, penulis kira, berharap yang terbaik bagi putra mereka. Dan meskipun itu ada dalam vaksinasi yang bisa diakses dengan relatif cukup mudah, ada orang tua yang kita temukan menolak vaksinasi yang merupakan hak anak mereka.

Isu-isu yang cukup menggelitik di mata mereka yang cerdas, namun terlihat menakutkan di mata mereka yang kurang tahu, dan tampak sedap di mata mereka yang ingin terlihat pintar walau bukan ahlinya.

Isu lama masih bisa laku jika didaur ulang ke media sosial. Misalnya seperti vaksin yang terbuat dari nanah hewan, vaksin menyebabkan autisme, vaksin mengandung bahaya merkuri, vaksin hanya menjadi alat pendaur uang bagi perusahaan farmasi dan dokter, serta isu-isu lain yang kadang tersangkut dalam keyakinan pribadi seseorang.

Video John Oliver di atas merupakan jawaban cerdas, satir dan jenaka untuk seluruh pertanyaan itu. Walau sebagian besar ditujukan bagi masyarakat Amerika, tentunya juga layak menjadi tambahan pengetahuan bagi kita semua.

Iklan

LGBT – Sebuah Isu Sensitif

Belakangan ini banyak rekan saya yang membicarakan tentang LGBT. Yang di dunia Internasional semakin diterima sebagai bagian dari kesetaraan kemanusiaan, sementara di banyak belahan dunia lain masih dianggap sebagai sesuatu yang tabu dan melanggar nilai kemanusiaan sebagaimana digariskan oleh sejumlah agama. Sehingga menyentuh satu sisi, akan sangat sensitif bagi sisi lainnya. Continue reading →

Dokter dan Stres

Terutama di rumah sakit, tingkat stres dokter relatif tinggi. Anda mungkin tidak merasakannya kecuali menjadi dokter itu sendiri. Dan seperti profesi lainnya yang memiliki beban mental yang tinggi, maka profesi kalangan medis memiliki beban psikologis yang juga tinggi. Saking tingginya, tidak jarang menimbulkan kasus bunuh diri. Saya tidak tahu data pastinya di Indonesia, tapi di Amerika sendiri setiap tahun sekitar 400 dokter bunuh diri – setara seluruh mahasiswa kedokteran yang diterima dalam setahun oleh sebuah fakultas kedokteran yang cukup besar. Jika dalam angkatan saya hanya ada 150-200 orang mahasiswa baru, maka perlu dua tahun untuk mencentak jumlah dokter yang bunuh diri dalam setahun di kasus tersebut.

Bulan ini ada perbincangan di forum antara para dokter di Internet menyoroti kesejahteraan para dokter. Perkiraan bahwa sekitar 70% dokter di nusantara masih hidup di bawah garis kesejahteraan (bukan garis kemiskinan tentunya), bukan dilihat dari mereka yang bekerja di kota-kota sehingga berkesempatan meningkatkan taraf hidupnya, namun juga yang tersebar di pelbagai plosok negeri ini. Continue reading →

Orang Miskin Dilarang Sakit?

Siapa yang tidak pernah dengan slogan kritikan sosial bahwa “orang miskin dilarang sakit?” – Saya rasa kita semua pernah mendengarnya. Tidak dipungkiri lagi bahwa akses kesehatan di negeri ini masih cukup mahal, apalagi bagi mereka yang kurang mampu – karena saya sendiri, jika sedang sakit, merasakan betapa mahalnya akses kesehatan itu. Sedemikian hingga, meskipun di balik tubuh saya yang memang lemah sejak kecil, saya berusaha menjaga kesehatan sebaik mungkin – meskipun kemudian menjadi tidak optimal karena satu dan lain hal.

Orang bilang uang tidak bisa membeli segalanya, namun fakta bahwa uang bisa membuat orang mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik tidak bisa dipungkiri. Lalu apakah orang miskin yang mengalami kesulitan finansial tidak bisa mendapatkan akses kesehatan? Jawabannya akan menjadi sangat relatif dan beragam. Hal yang kemudian menjadi bermakna adalah latar belakang lingkungan dan dukungan sistem kesehatan yang ada di sana. Continue reading →

Di Bawah Separuh Langit

Setiap orang memiliki masalah dan kesulitan dalam hidupnya, kecuali mungkin Anda lahir dengan keberuntungan tak terbatas – maka Anda dapat hidup di luar semua masalah yang dialami orang lain. Beruntunglah bagi orang yang mampu mengatasi masalahnya, dan lebih beruntung juga jika mereka dapat membantu orang lain mengatasi masalah mereka.

Terutama kaum perempuan, memiliki masalah sendiri. Siang ini, Dhea mengingatkan saya akan sebuah video lawas tentang bagaimana masa depan dari seorang anak gadis yang hidup di dalam kemiskinan bukan lagi berada dalam kontrolnya. Dan kemudian rantai kemalangan akan dimulai di sana, padanya dan pada seluruh dunia. Continue reading →

Isu Tes Keperawanan

Berita pun wacana tentang adanya usulan tes keperawanan dalam tulisan salah satu rekan narablog. Saya tidak tahu menahu bagaimana isu ini bermula, apa latar belakang isu ini bergulir. Namun dari beberapa tulisan media massa, saya mendapat gambaran bahwa isu ini ditujukan untuk anak remaja agar dites keperawanannya, yaitu pada saat penerimaan siswa baru.

Saya sebelumnya telah menulis dalam “Keperawanan dalam Perspektif Kekinian”, bahwasanya, tidak ada metode yang valid dalam menentukan apakah seseorang perawan atau tidak, bahkan itu bisa dikatakan mustahil. Apalagi tes keperawanan termasuk “kekerasan pada perempuan”, karena telah melanggar batas privasi. Nah, kini siapakah yang berani disumpah untuk memberikan pemeriksaan valid terhadap keperawanan mengetahui hal itu tidak mungkin dibuktikan, dan juga termasuk melakukan kekerasan pada perempuan?

Continue reading →

Hostname lookup for “catatan.legawa.com” failed

Saya menemukan isi Hostname lookup for “catatan.legawa.com” failed ketika saya mencoba berkomentar di halaman blog saya yang bermesin wordpress tersebut. Pertama-tama saya tidak tahu dari mana asalnya, padahal ketika orang lain berkomentar semuanya lancar saja. Kemudian saya menemukan isu ini disebabkan oleh peramban yang saya gunakan. Ketika Opera Turbo diaktifkan, isu seperti ini terjadi. Sehingga untuk memperbaikinya saya cukup mematikan Opera Turbo atau menggunakan peramban lainnya seperti Mozilla Firefox.