Samsung Note 2 N7100 tidak Mendukung LTE

Ketika saya membeli Samsung Note 2 dulu, saya memikirkan bahwa suatu saat bisa digunakan pada jaringan 4G LTE. Sebagaimana yang dipromosikan pada situs-situs teknologi tahun-tahun itu.

Tapi ketika saya mencoba beralih ke jaringan 4G, ternyata saya tidak bisa mengaksesnya di banyak tempat. Saya percaya bahwa hal ini terkait dengan ketersediaan jaringan 4G. Continue reading →

WiFi Hotspot On the Go dengan Portabel Router Wireless 3G/4G TL-MR3040

Dulu saya juga membeli router wireless 3G (meskipun belum mendukung 4G) dari TP-LINK juga. Mungkin kecocokan saya dengan produk TP-LINK membuat saya akhirnya memilih Wireless Router 3G/4G TP-LINK TL-MR3040. Ada beberapa keunggulan router wireless yang satu ini sehingga saya tertarik menggunakannya.

WiFi hotspot on the go dimungkinkan karena perangkat yang satu ini bersifat portable, artinya bisa dipindah ke mana pun, di bawa ke mana pun di muka bumi dengan hanya memakan ruang yang sedikit, mungkin hanya seukuran satu ponsel android 4,1″ (tanpa termasuk kabel daya, LAN dan USB Modem jika hendak dibawa juga). Continue reading →

Mencicipi Koneksi EVDO Rev.B dengan Haier CE81B Smartfren

Saya ingin menguji kecepatan lalu lintas data EVDO Rev.B yang dibanggakan oleh Smartfren saat ini melalui modem Haier CE81B. Dikatakan bahwa jaringan EVDO Smartfren bisa mencapai unduh 14,7 Mbps atau sekitar 1,8x MB/s – ini bukan kecepatan yang rendah (secara teori), meskipun untuk ukuran tarif tentu saja cukup mahal.

Saya mencobanya dengan menggunakan notebook bersistem operasi Linux openSUSE, area Yogyakarta, pada jam lalu lintas data yang padat (petang), dan jaringan nirkabel dengan 3G/3.75G Wireless N Router TL-MR3420. Artinya, saya mencolokkan modem CE81B ke Router TL-MR3420 untuk diputar-nomor, lalu diubah menjadi jaringan WiFi yang diterima di notebook saya. Ini karena saya malas berurusan dengan sistem wvdial di Linux. Continue reading →

Meretas Keamanan WiFi dengan Linux

OpenSUSE yang saya gunakan memberikan banyak sekali kemudahan dan fitur yang tidak mungkin bisa dengan mudah didapatkan pada Windows. Namun kadang kemudahan itu bagaikan pisau bermata dua, berbahaya sekali. Beberapa hari ini, sebagaimana saya menulis sebelumnya bahwa jaringan Smartfren saya agak melambat setengahnya ketika di Jogja.

Saya mengira, jangan-jangan ada yang meretas ke dalam jaringan WiFi saya. Karena jika di rumah, jaringan biasanya saya buka begitu saja. Namun di sini akhirnya saya tambahkan kunci keamanan, meski pun dengan teman-teman kost saya bagi. Toh saya tidak begitu memerlukannya jika tidak sedang mengunduh atau memperbarui sistem. Continue reading →

Antusias Open Source itu Ada

@SICilkomunud (SIC MIPA UNUD) mengadakan seminar tentang Linux Ubuntu yang saya ikuti tadi pagi . Materinya sedikit mengenai pengenalan Linux/FOSS dan sistem jaringan. Saya ikut karena tidak ada kegiatan lain di rumah, sekalian menyegarkan kembali suasana hati, siapa tahu bisa punya semangat lagi untuk mengerjakan sebagian besar terjemahan dokumentasi openSUSE yang belum selesai.

Saya senang melihat antusias adik-adik muda (karena saya sendiri sudah tua) untuk mengampanyekan FOSS. Dan ternyata cukup banyak yang tertarik untuk mengikuti acara ini, apalagi mengingat – sepertinya – promosi pengadaan acara ini tidak begitu banyak dilakukan. Meski tentunya kebanyakan dari pelajar yang berbasis pada IT. Continue reading →

Akhirnya Pakai Router 3G-Wireless TL-MR3420

Karena merasa malas memindahkan modem USB dari komputer ke komputer setiap kali menggunakannya, saya memutuskan untuk menggunakan router 3G-wireless. Pilihan saya adalah TP-Link 3G Wireless-N Router: TL-MR3420 yang memang sudah banyak direkomendasikan. Modem yang saya gunakan adalah Speed Up SU7300 EVDO Rev.A untuk kartu Smartfren, kebetulan cukup lancar digunakan di tempat saya.

Saya menghubungkannya ke komputer desktop dengan kabel LAN yang memang saya punya sejak dulu, karena kabel LAN bawaan TL-MR3420 agak pendek – tidak bisa diletakkan pada posisi yang agak jauh dari CPU. Sedangkan untuk ke notebook tentunya pakai Wifi-nya. Continue reading →

Yang Aneh dengan EVDO Smartfren di Jogja

Belakangan ini saya menemukan ada sesuatu yang aneh dengan jaringan EVDO Smartfren di Jogja, sekitar 2 atau 3 hari setelah saya membeli modem SpeedUp CDMA tanggal 14 November yang lalu. Hal ini bertepatan juga dengan mulai bisa digunakannya kembali nomor Mobi saya pada modem lama, dan tampaknya saringan Internet Sehat Mobi juga sudah diangkat.

Yang aneh adalah, jaringan EVDO Smartfren tidak bisa digunakan dalam tempo waktu lama. Kecepatan mengunduhnya yang hingga di atas 40 KB/s (384 kbps) itu hanya bertahan beberapa saat dan sangat tidak stabil, bahkan tidak sampai mampu mengunduh data 10 MB, baik secara langsung maupun tidak, jaringan langsung putus.

Continue reading →