Segara Kalbu

Ragaku adalah perahu Yang tak henti mengaru-aru Di bawah bentang segala yang biru Napasku menjadi lagu Menarik dan menguak segala pilu Merajut luka laksana beludru Air mata yang tersipu malu Aku melihat segara kalbu Di atas angin yang tak pernah layu Anak-anak manusia asyik membubu Sebagaimana moyang mereka sejak lalu Demi seribu, seribu, seribu deru…