Isu Keamanan Akun Tokopedia

Beberapa saat yang lalu, saya membaca salah satu ciutan di Twitter yang menyatakan bahwa telah terjadi peretasan data 15 juta akun pengguna Tokopedia. Peretasan ini dinyatakan telah terjadi sekitar Maret yang lalu. Pun Tokopedia telah menyatakan bahwa akun aman, saya rasa sebaiknya saya segera mengganti kata sandi dan meningkatkan metode keamanan toko daring ini, karena saya termasuk pengguna Tokopedia. Lanjutkan membaca “Isu Keamanan Akun Tokopedia”

Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware

Ransomware sudah ada sejak dulu sekali, setidaknya mulai dari tahun 1989. Dan banyak sekali terjadi kasus penyanderaan data dan sistem komputer. Kadang pilihan terakhir adalah membayar sejumlah uang untuk mendapatkan kunci membuka gembok penyanderaan.

Perlindungan pada komputer pribadi, tentu saja akan berbeda dengan sistem server pada organisasi. Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mencegah Ransomware. Lanjutkan membaca “Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware”

Windows Defender, antara YA dan TIDAK

Salah aktivitas paling menarik pengguna Windows baru (tentu saja Windows 10) adalah segera memasang produk antivirus (selain game favorit bagi beberapa orang). Mulai dari menggunakan antivirus pihak ketiga yang gratis, hingga membeli lisensi yang berbayar, apalagi sekarang lisensi mudah didapatkan dari toko daring. Kecuali mereka yang menggunakan komputer hanya sekadar menerima jadi dan langsung pakai, golongan ini tidak terlalu peduli apakah antivirus ada atau berjalan di komputer yang mereka gunakan.

Perilaku mengutamakan memasang antivirus tambahan bisa jadi menunjukkan bahwa pengguna teknologi juga memiliki kesadaran terhadap keamanan menggunakan komputer.

Lanjutkan membaca “Windows Defender, antara YA dan TIDAK”

Menggunakan VPN saat Langkah Penting

Internet adalah tempat yang rawan, termasuk rawan dalam pencurian data, penipuan dan peretasan dalam bentuk lainnya. Atau kita ingin menyembunyikan aktivitas kita dari pihak-pihak ketiga yang suka berburu data atau preferensi pribadi kita?

VPN adalah solusi untuk menyembunyikan diri Anda, atau lebih tepatnya melakukan kamuflase maya. Saya biasanya memanfaatkan VPN saat melakukan hal-hal yang penting di Internet, misalnya transaksi perbankan atau melalukan penggantian kata sandi.

Capture Lanjutkan membaca “Menggunakan VPN saat Langkah Penting”

Antivirus untuk Linux

Sebagai pengguna Linux selama bertahun-tahun, dan pengguna Microsoft Windows juga, saya merasakan kebutuhan antivirus bukanlah keniscayaan pada pelbagai distribusi Linux dibandingkan pada Windows. Lalu orang bisa bertanya, apakah orang menggunakan Linux karena tidak ada virus dibandingkan Windows? Bagaimana kita menjawabnya?

Kata seorang pengguna Linux di salah satu jejaring sosial, menggunakan Linux itu kebebasan, dan sedikit virus itu bisa dibilang bonus. – Saya rasa pendapat tersebut memang benar adanya. Karena ada banyak alasan untuk menggunakan Linux, eksplorasi, edukasi, keamanan, stabilitas, performa, dan lain sebagainya. Lanjutkan membaca “Antivirus untuk Linux”

Browser Cleanup dari avast!

Setiap produk avast! antivirus dari versi gratis hingga berbayar memiliki fitur yang namanya “browser cleanup“. Fungsinya sangat sederhana, yaitu membersihkan bilah alat dan pengaya yang tidak diinginkan pada peramban; dalam bahasa kerennya “unwanted toolbar and add-on on browser“. Seperti misalnya peramban kesayangan Anda, Mozilla Firefox atau Google Chrome yang Anda gunakan dipenuhi dengan toolbar hingga pemandangan sesak, maka fitur ini bisa membantu Anda membersihkannya. Lanjutkan membaca “Browser Cleanup dari avast!”

Meretas Keamanan WiFi dengan Linux

OpenSUSE yang saya gunakan memberikan banyak sekali kemudahan dan fitur yang tidak mungkin bisa dengan mudah didapatkan pada Windows. Namun kadang kemudahan itu bagaikan pisau bermata dua, berbahaya sekali. Beberapa hari ini, sebagaimana saya menulis sebelumnya bahwa jaringan Smartfren saya agak melambat setengahnya ketika di Jogja.

Saya mengira, jangan-jangan ada yang meretas ke dalam jaringan WiFi saya. Karena jika di rumah, jaringan biasanya saya buka begitu saja. Namun di sini akhirnya saya tambahkan kunci keamanan, meski pun dengan teman-teman kost saya bagi. Toh saya tidak begitu memerlukannya jika tidak sedang mengunduh atau memperbarui sistem. Lanjutkan membaca “Meretas Keamanan WiFi dengan Linux”

Jangan Sembarang Klik di Facebook

Jejaring sosial sudah menjadi bagian dari keseharian pengguna Internet saat ini. Apapun namanya, baik twitter, facebook, google+ bahkan sebuah blog pribadi. Jejaring sosial menghubungan antar individu di dunia maya ini, dan oleh karena itu mereka memiliki sesuatu yang sangat berharga yang sering dijadikan target kejahatan dunia maya – itu adalah identitas Anda!

Anda mungkin berpikir bahwa apa sih artinya sebuah identitas, sebagaimana identitas toh banyak yang dipalsukan juga. Namun bagi mereka yang memiliki niat tidak baik, identitas bisa menjadi sebuah komoditas yang bernilai tinggi, sebagaimana sebuah perusahaan memiliki daftar kliennya.

Lanjutkan membaca “Jangan Sembarang Klik di Facebook”

Mencicipi Avast! 7 Free Antivirus Beta

Setelah melewatkan proyek beta untuk versi 6 yang lalu, kini saya turut berpatisipasi untuk mencoba avast! antivirus 7 beta yang sedang dalam tahap pengembangan bersama dengan anggota komunitas lainnya dari seluruh dunia. Saya mencoba yang versi free (gratis) pada Windows 7 di komputer rumah.

Yang pertama saya perhatikan adalah berkas pemasangannya (installer file) berukuran cukup besar, sekitar 74 MB. Ya memang cukup besar, namun tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan perkembangan peranti keras dan peranti lunak saat ini, apalagi mengingat banyak fitur yang ditambahkan ke dalam versi baru ini. Jadi menimbangkan antara fungsi dan beban, ukuran 74 MB cukup layak menurut saya. Versi avast! 6 memiliki ukuran berkas instalasi sekitar 12 MB lebih ramping, bandingkan saja dengan Avira/AntiVir Personal 12 yang berukuran 83 MB atau AVG Free yang berukuran 140 MB – namun tidak menawarkan fitur se-holistik avast! 7 free.

Lanjutkan membaca “Mencicipi Avast! 7 Free Antivirus Beta”

Apa Google dengan Android Semakin Sombong

Google dulu adalah salah satu yang saya suka dari mereka yang membangun dunia maya untuk sebuah keterbukaan informasi. Namun bagi yang sudah lama mengikuti tulisan saya (yang meski mungkin karena kurang kerjaan), pastinya tahu bahwa saya sudah mulai kehilangan simpati dengan Google.

Jika Anda mengikuti pemberitaan sekitar pertengahan hingga akhir November lalu, ketika McAfee melaporkan adanya peningkatan serangan malware terhadap perangkat bersistem operasi Android dan memunculkan Android sebagai salah satu target virus komputer di masa kini dan mendatang. Maka Chris DiBona – manajer program open-source Google segera menyangkalnya.

Lanjutkan membaca “Apa Google dengan Android Semakin Sombong”