Windows Defender, antara YA dan TIDAK

Salah aktivitas paling menarik pengguna Windows baru (tentu saja Windows 10) adalah segera memasang produk antivirus (selain game favorit bagi beberapa orang). Mulai dari menggunakan antivirus pihak ketiga yang gratis, hingga membeli lisensi yang berbayar, apalagi sekarang lisensi mudah didapatkan dari toko daring. Kecuali mereka yang menggunakan komputer hanya sekadar menerima jadi dan langsung pakai, golongan ini tidak terlalu peduli apakah antivirus ada atau berjalan di komputer yang mereka gunakan.

Perilaku mengutamakan memasang antivirus tambahan bisa jadi menunjukkan bahwa pengguna teknologi juga memiliki kesadaran terhadap keamanan menggunakan komputer.

Continue reading →

Iklan

Menggunakan VPN saat Langkah Penting

Internet adalah tempat yang rawan, termasuk rawan dalam pencurian data, penipuan dan peretasan dalam bentuk lainnya. Atau kita ingin menyembunyikan aktivitas kita dari pihak-pihak ketiga yang suka berburu data atau preferensi pribadi kita?

VPN adalah solusi untuk menyembunyikan diri Anda, atau lebih tepatnya melakukan kamuflase maya. Saya biasanya memanfaatkan VPN saat melakukan hal-hal yang penting di Internet, misalnya transaksi perbankan atau melalukan penggantian kata sandi.

Capture Continue reading →

Antivirus untuk Linux

Sebagai pengguna Linux selama bertahun-tahun, dan pengguna Microsoft Windows juga, saya merasakan kebutuhan antivirus bukanlah keniscayaan pada pelbagai distribusi Linux dibandingkan pada Windows. Lalu orang bisa bertanya, apakah orang menggunakan Linux karena tidak ada virus dibandingkan Windows? Bagaimana kita menjawabnya?

Kata seorang pengguna Linux di salah satu jejaring sosial, menggunakan Linux itu kebebasan, dan sedikit virus itu bisa dibilang bonus. – Saya rasa pendapat tersebut memang benar adanya. Karena ada banyak alasan untuk menggunakan Linux, eksplorasi, edukasi, keamanan, stabilitas, performa, dan lain sebagainya. Continue reading →

Browser Cleanup dari avast!

Setiap produk avast! antivirus dari versi gratis hingga berbayar memiliki fitur yang namanya “browser cleanup“. Fungsinya sangat sederhana, yaitu membersihkan bilah alat dan pengaya yang tidak diinginkan pada peramban; dalam bahasa kerennya “unwanted toolbar and add-on on browser“. Seperti misalnya peramban kesayangan Anda, Mozilla Firefox atau Google Chrome yang Anda gunakan dipenuhi dengan toolbar hingga pemandangan sesak, maka fitur ini bisa membantu Anda membersihkannya. Continue reading →

Meretas Keamanan WiFi dengan Linux

OpenSUSE yang saya gunakan memberikan banyak sekali kemudahan dan fitur yang tidak mungkin bisa dengan mudah didapatkan pada Windows. Namun kadang kemudahan itu bagaikan pisau bermata dua, berbahaya sekali. Beberapa hari ini, sebagaimana saya menulis sebelumnya bahwa jaringan Smartfren saya agak melambat setengahnya ketika di Jogja.

Saya mengira, jangan-jangan ada yang meretas ke dalam jaringan WiFi saya. Karena jika di rumah, jaringan biasanya saya buka begitu saja. Namun di sini akhirnya saya tambahkan kunci keamanan, meski pun dengan teman-teman kost saya bagi. Toh saya tidak begitu memerlukannya jika tidak sedang mengunduh atau memperbarui sistem. Continue reading →

Jangan Sembarang Klik di Facebook

Jejaring sosial sudah menjadi bagian dari keseharian pengguna Internet saat ini. Apapun namanya, baik twitter, facebook, google+ bahkan sebuah blog pribadi. Jejaring sosial menghubungan antar individu di dunia maya ini, dan oleh karena itu mereka memiliki sesuatu yang sangat berharga yang sering dijadikan target kejahatan dunia maya – itu adalah identitas Anda!

Anda mungkin berpikir bahwa apa sih artinya sebuah identitas, sebagaimana identitas toh banyak yang dipalsukan juga. Namun bagi mereka yang memiliki niat tidak baik, identitas bisa menjadi sebuah komoditas yang bernilai tinggi, sebagaimana sebuah perusahaan memiliki daftar kliennya.

Continue reading →

Mencicipi Avast! 7 Free Antivirus Beta

Setelah melewatkan proyek beta untuk versi 6 yang lalu, kini saya turut berpatisipasi untuk mencoba avast! antivirus 7 beta yang sedang dalam tahap pengembangan bersama dengan anggota komunitas lainnya dari seluruh dunia. Saya mencoba yang versi free (gratis) pada Windows 7 di komputer rumah.

Yang pertama saya perhatikan adalah berkas pemasangannya (installer file) berukuran cukup besar, sekitar 74 MB. Ya memang cukup besar, namun tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan perkembangan peranti keras dan peranti lunak saat ini, apalagi mengingat banyak fitur yang ditambahkan ke dalam versi baru ini. Jadi menimbangkan antara fungsi dan beban, ukuran 74 MB cukup layak menurut saya. Versi avast! 6 memiliki ukuran berkas instalasi sekitar 12 MB lebih ramping, bandingkan saja dengan Avira/AntiVir Personal 12 yang berukuran 83 MB atau AVG Free yang berukuran 140 MB – namun tidak menawarkan fitur se-holistik avast! 7 free.

Continue reading →