Sindrom Kelelahan Kronis

Di antara banyak masalah kesehatan, kelelahan merupakan salah satu keluhan yang acap disampaikan oleh pasien selain keluhan nyeri atau rasa tidak nyaman. Dan di antara semua jenis keluhan kelelahan, ada satu yang cukup spesifik, berat dan berlangsung menahun yang dikenal sebagai sindrom kelelahan kronis.

Dunia kedokteran tidak asing dengan istilah sindrom kelelahan kronis, yang dikenal juga sebagai kelelahan pasca infeksi virus, atau myalgik ensefalomielitis (ICD 10: G93.3 ; ICD 11: 8E49). Tapi tidak semua tenaga kesehatan dapat mengenali dan menangani kasus sindrom kelelahan kronis secara baik dikarenakan banyak faktor yang rumit, sedemikian hingga sindrom kelelahan kronis acap menjadi kondisi kesehatan yang terpinggirkan.

 

Ilustrasi “kelelahan”. Sumber: npr.org.

Continue reading →

Iklan

Bisa Jadi Masalah Jantung

Apakah karena perubahan pola hidup kita saat ini, penderita penyakit jantung semakin bertambah jumlahnya, jika kita dengar di kiri kanan di sekitar lingkungan kita, rasa-rasanya akan ada saja yang diketahui menderita penyakit atau masalah jantung.

Walau masalah jantung bisa dihindari dengan cara-cara sederhana hidup sehat, namun sepertinya orang tidak terlalu tertarik dengan pola hidup sehat – banyak dari kita memikirkan bisa makan apa saja sudah pusing, apa lagi ingin hidup sehat. Namun demikian saya rasa kita semua sepakat bahwa hidup sehat adalah sesuatu yang esensial.

Continue reading →

Apa Jantung Anda Bermasalah?

Salah satu yang membuat banyak orang takut adalah penyakit jantung, tidak hanya masyarakat umum, namun tenaga kesehatan profesional pun memiliki kekhawatiran yang sama. Penyakit jantung bisa terdengar sama seramnya dengan infeksi HIV/AIDS, karena (mungkin) gambaran yang muncul dari penderitaan orang yang terkena serangan jantung dengan nyeri dada yang amat hebat. Penyakit jantung lain seperti jantung koroner juga mengerikan. Dan di Amerika sendiri, data memperlihatkan bahwa penyakit jantung masih menjadi pembunuh utama, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Continue reading →

Gangguan Afektif Musiman

Dikenal juga sebagai SAD, walau tidak selalu berarti sad = sedih. Seasonal Affective Disorder memiliki spektrum yang cukup lebar, dan sering kali tidak terdiagnosis dengan tepat oleh tenaga kesehatan/medis. Mungkin pertama karena kita negara tropis, sehingga sulit mendeteksi kondisi ini (mempertimbangkan latar belakang kemunculannya). Kedua kasus ini memang tidak umum didiagnosis.

Saya bukan ahli kejiwaan, sehingga ulasan saya nanti tidak sepenuhnya dapat dijadikan rujukan medis. Biasanya gangguan afektif, jika merujuk DSM 5 (di mana mungkin di Indonesia masih menggunakan rujukan DSM IV TR yang lama), memang tidak dicantumkan pada ICD-X (F34.x) tentang gangguan mood musiman ini secara tersendiri. Continue reading →

Memahami Gejala HIV/AIDS

Infeksi HIV masih merupakan salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan, penyebarannya cukup menyusahkan guna dilacak. Karena nyaris tanpa gejala, penderitanya pun tidak menyadari dan tidak melakukan deteksi dini.

Infeksi HIV dibagi ke dalam tiga tahapan/stadium, tahapan pertama disebut sebagai infeksi akut atau serokonversi, dan biasanya terjadi dua hingga enam minggu pasca paparan atau mulainya infeksi. Ini adalah masa ketika daya tahan tubuh melakukan perlawanan terhadap infeksi. Gejala awal yang dimunculkan begitu mirip dengan infeksi-infeksi virus pada umumnya, sebagai halnya flu, sehingga sulit disadari bahwa itu adalah HIV. Continue reading →

Penyebab Kelelahan dan Bagaimana Memeranginya

Kondisi yang prima adalah bekal utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan optimal dan berdaya guna. Anda mungkin tidak ingin semua dikacaukan dengan kelelahan yang mengganggu sepanjang hari bukan. Berikut adalah tips yang saya ambil dari “14 Causes of Fatigue”.

Continue reading →

Gejala Menakutkan Yang Tak Dapat Anda Abaikan

Saya berjalan-jalan ke blog WebMD dan menemukan seorang dokter yang menulis tentang beberapa gejala mengerikan yang mungkin ditemukan pada anak-anak. Tulisannya yang berjudul “Scary Symptoms You Can’t Ignore” bermula dari temuannya pada seorang anak yang dia curigai menderita leukemia. Namun tentu saja ini juga karena perhatian orang tua yang peka yang bisa menemukan gejala-gejala yang mencurigakan pada si anak.

Menurutnya kebanyakan orang tua khawatir akan diagnosis-diagnosis yang mengerikan seperti meningitis, apendisitis, leukemia. Dan mereka umumnya khawatir jika mereka melewatkan begitu saja salah satu masalah serius itu atau masalah-masalah serius lainnya, sehingga mereka tidak mencari pertolongan medis. Namun dokter ini memberikan sedikit rahasia pada kita: Anda tidak akan melewatkan apa pun!

Continue reading →