Nyeri Perut Bawah pada Wanita

Kaum wanita umumnya memiliki sejumlah kondisi yang mengakibatkan keluhan berupa rasa sakit atau nyeri di area pelvis (bagian perut yang paling bawah). Dan nyeri pelvis ini adalah keluhan yang cukup umum pada kaum perempuan. Ada banyak penyebab berbeda yang bisa menimbulkan keluhan nyeri pada perut bawah. Penyebab ini bisa dikelompokkan ke sejumlah kriteria akan kecenderungan munculnya, misalnya ketika hamil, jika disertai dengan gejala lain seperti perdarahan dari vagina. Beberapa penyebab umum akan sedikit diulas di sini. Kebanyakan kasus membaik dengan obat penahan nyeri, kebanyakan kasus yang kambuh memiliki terapi. Lanjutkan membaca “Nyeri Perut Bawah pada Wanita”

Pengangkatan Total Payudara Sebagai Pencegahan Kanker

Ini adalah sebuah fenomena baru, ketika yang menjalaninya adalah bintang terkenal seperti Angelina Jolie. Dan tentunya peliputan media membuat kasus kedokteran ini menjadi lebih mencuat lagi. Apakah Anda, jika seorang perempuan, bersedia mengangkat seluruh payudara (guna mencegah kanker payudara) dan mengangkat kedua indung telur/ovarium (guna mencegah kanker ovarium)?

Lanjutkan membaca “Pengangkatan Total Payudara Sebagai Pencegahan Kanker”

Mammografi

Mammogram adalah pemeriksaan foto payudara dengan sinar-x dosis rendah. Ditujukan untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya kanker payudara, bahkan pada stadium yang sangat awal, di mana kondisinya masih bisa diobati/diterapi. Kadang perempuan atau dokter mungkin tidak bisa mendeteksi sendiri adanya benjolan yang mengindikasikan kanker, di sinilah fungsinya mammogram sebagai alat bantu pemindaian payudara. Lanjutkan membaca “Mammografi”

Sekilas Tentang Menopause

Sebagai bagian dari siklus alami seorang wanita, ternyata tidak sedikit yang selalu bertanya tentang “Apa itu menopause?” atau sejenisnya. Mungkin pertanyaan yang sama ingin tahunya seperti saat akil balig atau menarche tiba.

Secara mudah bisa kita katakan bahwa menopause adalah masa di mana siklus menstruasi bulanan – datang bulan) pada seorang wanita. Biasanya terjadi secara alami, dan dimulai pasca usia 45 tahun. Menopause terjadi karena indung telur (ovarium) seorang wanita berhenti mengasilkan hormon estrogen dan progresteron. Lanjutkan membaca “Sekilas Tentang Menopause”

Kista dan Tumor Indung Telur

Indung telur (ovarium) adalah dua (sepasang) organ kecil yang terletak pada tiap sisi rahim (uterus) pada tubuh perempuan. Mereka menghasilkan hormon, termasuk estrogen, yang memicu terjadinya menstruasi. Setiap bulan, ovarium melepaskan sebuah sel telur yang kecil. Dan telur ini bergerak menuju tuba fallopi di mana merupakan area yang baik untuk terjadinya pembuahan (fertilisasi). Siklus pelepasan sel telur ini dikenal sebagai ovulasi.

Apa Penyebab Kista Indung Telur?

Kista adalah kantung berisi cairan yang dapat terbentuk di dalam ovarium. Mereka cukup umum, dan sangat umum terutama pada masa tahun-tahun melahirkan.

Lanjutkan membaca “Kista dan Tumor Indung Telur”

Seputar Vaksin HPV

Ketika saya membeli sebuah buku – bisa dikatakan – katalog obat-obatan yang tersedia di pasaran dalam negeri, saya melihat sebuah iklan tentang vaksin HPV (human papillomavirus) yang sepertinya mulai diminati juga di pelbagai negara lainnya. HPV dikenal sebagai penyebab terbanyak kanker leher rahim (serviks), dan vaksin HPV ditujukan untuk mencegah kanker ini – bisa dikatakan sebagai sebuah metode preventif.

Lalu mengapa vaksin HPV dianggap penting? HPV genitalis merupakan virus yang cukup umum ditularkan dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak kulit ketika melakukan aktivitas seksual. Kebanyakan orang yang seksual-aktif akan terkena HPV pada suatu ketika, meski kebanyakan dari mereka mungkin tidak akan pernah mengetahuinya. Infeksi ini umum terjadi pada usia belasan akhir atau dua puluhan awal.

Lanjutkan membaca “Seputar Vaksin HPV”

Mencegah Migrain

Migrain (migrain) umum dikenal dalam masyarakat sebagai sebentuk serangan nyeri kepala sebelah yang berdenyut, nyeri sering kali amat hebat sehingga terasa menyiksa bagi penderitanya. Bahkan tidak jarang jika serangan migrain yang hebat bisa diikuti oleh rasa mual dan muntah kemudian kehilangan selera makan. Kadang juga disertai pandangan menjadi kabur atau terganggu, melihat cahaya yang “berdenyut” atau bintik-bintik kehitaman pada medan pandang.

Migrain menyiksa karena bertahan cukup lama, antara satu jam hingga setengah hari, dan pada sedikit kasus bahkan bisa bertahan lebih lama lagi. Pemicunya pun beragam, mulai dari aktivitas, makanan hingga bau-bauan. Beberapa kondisi emosi juga dapat memicu migrain. Dan khususnya perempuan yang rentan terhadap migrain mungkin akan sering mendapati serangan terjadi selama masa menstruasi.

Lanjutkan membaca “Mencegah Migrain”

Faktor Risiko dan Pencegahan Kanker Payudara

Tidak jarang saya mendapatkan pertanyaan-pertanyaan sederhana seputar kanker ataupun ketakutan akan kanker payudara di masyarakat. Misalnya seorang perempuan yang memiliki benjolan di salah satu bagian payudaranya, dia menjadi khawatir akan munculnya kanker dan berusaha bertanya ke banyak pihak apakah itu mungkin saja kanker.

Bagi saya kadang jawaban untuk kekhawatiran itu sederhana, periksakanlah benjolan tersebut ke dokter. Karena hanya melalui pemeriksaan klinis dan diagnosis yang tepat maka jawaban untuk apakah benjolan tersebut adalah kanker payudara – baru dapat terjawab.

Lanjutkan membaca “Faktor Risiko dan Pencegahan Kanker Payudara”

4 Diagnosis Yang Mungkin Terlewatkan

Beberapa kondisi kadang memiliki gejala yang serupa, dan keserupaan ini pun yang kadang mengaburkan tanda-tanda penyakit sebenarnya ke arah penyakit yang lain. Bahkan dokter berpengalaman pun dapat saja melewatkan diagnosis yang sebenarnya. Kadang mungkin diperlukan tes untuk menegakkan diagnosis itu, namun dokter tidak menyarankannya karena gejala yang timbul tidak cukup kuat untuk itu, atau malah menunjukkan ke arah yang berbeda.

Jika Anda sedikit tahu beberapa hal yang sering membingungkan ini, mungkin Anda bisa mengingatkan dokter untuk kemungkinan lain, ini bisa membuka diskusi yang lebih baik antara dokter dan pasien.

Lanjutkan membaca “4 Diagnosis Yang Mungkin Terlewatkan”