Seikat Kebahagiaan

Suatu hari Herb berjalan-jalan ringan di pinggiran hutan tak jauh dari kota kecilnya. Tanpa sengaja ia menemukan seikat kebahagiaan tergeletak begitu saja, dan tampaknya orang yang berlalu lalang tidak terlalu peduli akannya. Herb pun lalu memungut seikat kebahagiaan ini, dan membawanya berjalan pulang ke kotanya. Tak begitu jauh dari batas kotanya, ia menemukan Alan sedang … Lanjutkan membaca Seikat Kebahagiaan

Buaya Gombal

Akhirnya saya tidak bisa membayangkan bahwa hari ini saya akan terbaring cukup lama, pasti karena kemarin berada di ruangan bertemperatur dingin dalam waktu yang sangat lama. Tubuh ini tidak bisa beradaptasi dengan baik pada suhu rendah, it shall get fever for next day. Namun jika hari ini adalah hari yang sama seperti beberapa tahun lalu, … Lanjutkan membaca Buaya Gombal

Percakapan Si Bodoh (Bag. IV)

Setelah dua puluh menit berkuda, melewati padang rumput dengan perpaduan antara warna langit yang mulai menjingga dan domba-domba yang nyaris seperti gerumulan beribu kapas putih di antara pandangan mata. Dia masih ragu, dan melihat kembali peta lusuh dan kompas tua yang diberikan sebagai bagian dari kesepakatan kali ini, tentu saja di benaknya dia masih merasa … Lanjutkan membaca Percakapan Si Bodoh (Bag. IV)

Percakapan Si Bodoh (Bag. III)

Saat itu pertengahan musim gugur, sore dengan suhu udara dan kelembaban yang seakan bersaing menuju tangga terbawah, matahari tampak meninggalkan singgasana keemasannya nan jauh di Barat Daya. Daun maple pun sudah tidak lagi menyisakan kecerahan di awal musim. Dua orang pemuda sedang berjalan menyusuri trotoar kecil di kota kecil mereka. Pemuda pertama berbadan lebih tinggi … Lanjutkan membaca Percakapan Si Bodoh (Bag. III)

Percakapan Si Bodoh (bag. II)

Pertama-tama ini tidak berhubungan dengan episode “Percakapan Si Bodoh – Bagian Pertama”, namun jika Anda tertarik untuk menghubungkannya, saya rasa saya tidak dapat melarangnya. Karena mungkin ada beberapa kisah orang bodoh di blog ini, dan tidak semuanya saling berhubungan. Namun jika Anda percaya setiap insan di dunia saling terhubungkan dalam arti tertentu, tentu saja itu … Lanjutkan membaca Percakapan Si Bodoh (bag. II)

Batik Dari Cinta Satu Bait

Senin siang saya didatangi oleh Ibu Kost, beliau membawa satu buah amplop ukuran folio ganda dan tampak begitu antusias. Pertama kata-kata beliau yang saya tangkap adalah “Ada kiriman…” saya kemudian pikir kenapa kiriman bukannya surat? Lalu lanjutannya, “… dari Pekalongan.” Lalu dengan cepat pikiranku beralih, ah iya, itu sudah jelas. Aku membaca alamat pengirimnya dari … Lanjutkan membaca Batik Dari Cinta Satu Bait

Percakapan Si Bodoh (bag. I)

Setiap orang mungkin tahu bahwa sesungguhnya dia tidaklah begitu bodoh, walau tentu ia bukan juga dikategorikan sebagai makhluk yang cerdas. Namun karena beberapa hal, dia memiliki tempat tertentu di masyarakat, sebutlah ia sebagai si bodoh. Hari ini kebetulan si bodoh akan diwawancarai oleh seorang wartawan pemula (sebenarnya karena baru pertama kali terjun ke lapangan untuk … Lanjutkan membaca Percakapan Si Bodoh (bag. I)

Pertengkaran Alfred dan Bob

Di kejauhan terlihatlah dua sosok yang sedang bergulat di atas gersangnya padang tandus dalam sengatan matahari yang terkesan tidak bersahabat bahkan pada angin yang mestinya menyejukkan. Samar-samar dari kejauhan pun dapat terdengar umpatan kasar yang berasal dari gumulan debu di udara, di mana kedua sosok itu tak henti hentinya saling menghadiahkan tinju pada rekan seperkelahiannya. … Lanjutkan membaca Pertengkaran Alfred dan Bob