Kisah Mereka Berakhir di 2014

Sebulan sudah melewati tahun 2015, tapi sepertinya ada banyak kisah yang harus saya baca akhirnya di tahun 2014 yang lalu. Mengikuti kisah mereka bertahun-tahun, bahkan belasan tahun membawa cerita dari bangku sekolah hingga masa bekerja saat ini. Apalagi kalau bukan kumpulan manga di yang tutup buku pada tahun 2014. Continue reading →

Iklan

Silver Spoon

Dalam percakapan keseharian dengan bahasa Inggris, “silver spoon” bermakna keberadaan dalam lingkungan yang berlimpah kesejahteraannya. Mungkin bisa juga digunakan merujuk pada kelompok atau golongan bourgeois. Namun entah itu atau bukan yang dimaksudkan oleh Arakawa Hiromu dalam serial “Gin no Saji” yang menjadi pilihan bacaan saya di akhir pekan ini.

Pencipta serial “Full Metal Alchemist” ini menarik minat saya dengan sebuah latar cerita yang baru sama sekali. “Gin no Saji” mengambil latar cerita seorang anak perkotaan yang belajar mati-matian untuk diakui, namun pada akhirnya memilih menjauh dari orang tuanya untuk bersekolah di sekolah menengah kejuruan bidang agrikultural. Continue reading →

The Promise – Penghubung Avatar Aang dan Korra

Setelah menyaksikan 7 episode awal “The Legend of Korra“, saya merasa ada yang kurang. Rupanya, ada penghubung antara serial animasi “Avatar: The Last Airbender” dan “The Legend of Korra” yang saya lewatkan, yaitu 3 buah buku komik berjudul “The Promise”.

“The Promise” buku kedua sendiri baru terbit akhir bulan ini, dan belum banyak juga yang diungkap pada buku pertama, namun setidaknya ada gambaran apa yang terjadi pasca perang antara Aang dan Raja Phoenix yang hendak menghancurkan Ba Sing Se. Continue reading →

Scanlations dan Pembajakan Beretika

Malam ini saya melepas lelah dengan membaca sebuah topik forum tentang “Indonesia & Pembajakan” di salah satu forum resmi penerbitan di negara kita. Inti sebenarnya forum itu adalah mengingatkan betapa tidak baiknya mendukung komik bajakan, termasuk scanlations yang beredar di Internet karena merupakan tindakan yang melanggar hukum. Bahkan (menurut diskusi forum tersebut), pelaku yang sengaja membacanya pun bisa dijerat dengan UU Hak Cipta, UU Informasi dan Transaksi elektronik misalnya.

Namun apakah itu berlaku di Indonesia? Mungkin ya, mungkin tidak. Jangankan kasus scanlations, plagiasi blog pun tidak tertolong di negeri ini. Kita punya hukum, namun semua orang tahu bahwa menanyakan berjalannya hukum sama seperti menanyakan kapan udara langit akan runtuh. Continue reading →

Les Aventures de Tintin

Sebuah film animasi arahan sutradara Steven Spielberg mengawali acara nonton bulan ini, The Adventure of Tintin. Diangkat dari komik yang telah berusia nyaris seabad, karya Herge (Georges Remi) disulap menjadi sebuah film animasi tiga dimensi yang memukau. Saya mesti menyelip di antara kesibukan saya untuk dapat ikut antre mendapatkan tiket masuknya, dan untungnya, film ini tidak ramai peminat – saya tidak tahu, mungkin karena kebanyakan berpendapat film ini adalah film untuk anak-anak.

Saya sendiri bukan penggemar serial Tintin, mungkin karena ia merupakan karakter reporter lapangan yang kadang tidak segan mendobrak privasi orang lain demi mendapatkan beritanya. Tapi sebagai salah satu tokoh komik tertua dan terlaris oleh penulis Belgia yang sudah diterjemahkan ke lebih dari 80 bahasa, maka sayang sekali untuk dilewatkan.

Continue reading →

Shibatora: Kisah Detektif Shibata

Sudah lama juga saya tidak menulis tentang manga, akhir pekan ini saya menemukan sebuah manga yang bagus tentang kisah detektif Shibata. Kisahnya menarik, meski mungkin tidak sepelik cerita detektif Conan, namun detektif Shibata berkisah memang tentang detektif kepolisian yang menangani anak-anak dan remaja yang bermasalah.

Kisahnya menarik karena titik tangkap yang berbeda tentang sudut pandang untuk menyimak permasalahan-permasalahan sosial seperti kenakalan remaja misalnya. Namun tidak hanya kasus-kasus mudah, bahkan kasus sulit pun acap menyapanya.

Continue reading →

Visiting Tower of God

Recently, I’ve my time for visiting “Tower of God“, the reason is very simple, “Tower of God” only the place of darkness, but within life emerged and give light to the internal structures. Well, unfortunately, “Tower of God” only a form of Korean Manhwa – if I was not mistaken, and the story I would like classified as mature, since there are so much violent within the tower – instead of its own humorous situation.

Even there were so much violent scenes, it just resembling our own world where we can see violent just in our daily life. And the simple touch that shows us if no matter jokes or humorous situation we propose, we can not simple hide the fact about violent is all around.

Continue reading →