Uji Diagnostik untuk SARS-CoV-2

Pemeriksaan untuk COVID-19 dilakukan melalui pelbagai cara, mulai dari penapisan (screening) dengan menggunakan RDT (rapid diagnostic test), hingga menggunakan RT-PCR (reverse transcriptase–polymerase chain reaction), serta melacak menggunakan ELISA (enzyme-linked immunosorbent assay) IgM dan IgG SARS-CoV-2. Sejauh ini, tes yang paling umum digunakan dan dapat diandalkan untuk diagnosis COVID-19 adalah tes RT-PCR yang dilakukan menggunakan penyeka…… Lanjutkan membaca Uji Diagnostik untuk SARS-CoV-2

Tes Laboratorium untuk Gula Darah

Gula darah atau kadar glukosa darah adalah salah satu tes laboratorium yang paling banyak dikerjakan ataupun diinstruksikan dalam dunia kedokteran, selain pemeriksaan darah rutin. Bahkan karena cukup banyak digunakan, tersedia juga alat genggam yang bisa digunakan untuk memeriksa kadar gula darah secara mandiri. Ada banyak kasus yang memerlukan pemeriksaan gula darah, mulai dari pemantauan kondisi…… Lanjutkan membaca Tes Laboratorium untuk Gula Darah

Pemeriksaan Laboratorium untuk Hepatitis B

Hepatitis B bisa disebut sebagai “pembunuh yang senyap”, karena hampir tidak ada gejala yang bermakna – bahkan kadang timbul seperti gejala flu saja. Sehingga ada baiknya kita memeriksakan diri untuk kemungkinan terinfeksi hepatitis B. Namun, okelah, karena saya masih semangat, mungkin saya bisa sedikit berbagi mengenai pemeriksaan hepatitis B (dikenal juga sebagai: anti-HBs; HBsAg; HBeAg;…… Lanjutkan membaca Pemeriksaan Laboratorium untuk Hepatitis B

Sekilas Tentang Pemeriksaan Cairan Semen

Anda mungkin pernah mendengar tentang tes sperma atau analisis cairan semen yang merupakan  sebuah tes untuk menguji/mengukur kuantitas (jumlah) dan kualitas sperma dan cairan semen seorang laki-laki. Semen yang dimaksud di sini adalah cairan putih, kental dan mengandung sperma yang dikeluarkan ketika ejakulasi. Tes ini memiliki banyak nama seperti hitung sperma, analisis sperma, tes sperma,…… Lanjutkan membaca Sekilas Tentang Pemeriksaan Cairan Semen

Mengenal Urea Breath Test

Ini adalah sebuah tes yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Helicobacter pylori, sejenis bakteri yang cukup sering menginfeksi perut dan merupakan salah satu penyebab utama ulkus (tukak) baik di lambung maupun usus dua belas jari (bagian awal dari usus halus). Dasar tes ini adalah pada sifat atau kemampuan H. pylori dalam memecah urea (karena bakteri…… Lanjutkan membaca Mengenal Urea Breath Test

Kromatografi untuk Malaria

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh plasmodium yang menyerang eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya bentuk aseksual di dalam darah. Beberapa daerah di Indonesia masih merupakan kantong-kantong malaria. Penegakan diagnosis pada pasien malaria selain melalui penemuan gejala-gejala klinis malaria yang umum melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik, juga melalui pemeriksaan penunjang seperti: 1. Pemeriksaan tetes darah…… Lanjutkan membaca Kromatografi untuk Malaria