Mencari Alternatif untuk Google Reader

Oleh karena pengumuman penutupan layanan Google Reader oleh pemiliknya per Juli mendatang, banyak orang mengalami kewalahan. Apalagi jika di sana sudah tersusun rapi banyak sekali bahan bacaan Anda di dalamnya. Seperti kehilangan sebuah kolam inspirasi bagi mereka yang selama memanfaatkan Google Reader.

Namun sebenarnya mungkin tidak perlu terlalu pusing, karena di luar sana ada banyak pembaca umpan RSS yang lebih menawan dibandingkan Google Reader, yang saya sendiri sudah jarang mengaksesnya (sebagian besar) karena kesibukan. Kembali ke topik, ada beberapa pembaca umpan RSS yang bisa kita coba. Continue reading →

Iklan

Memasang Iklan PPC pada Blog

Bagi yang gemar mencari uang lewat Internet, mungkin istilah PPC sudah tidak asing lagi, sebuah sistem pengiklanan yang memberikan pembayaran pada penampilan iklan setiap ada klik pada iklan tersebut. Saya sendiri mencoba beberapa layanan tipe ini di penyedia iklan lokal, tentu saja dengan pertimbangan bahwa karena bahasa pengantar di blog ini yang dipasang iklan menggunakan bahasa Indonesia. Beberapa tahun lalu saya penasaran bagaimana iklan jenis ini bekerja.

Kali ini saya mencoba menulis sedikit tentang penyedia PPC lokal yaitu AdsenseCamp, KlikSaya,dan SittiZen Network. Ketiganya adalah penyedia iklan lokal, meski tentu saja ada yang lain lagi. Namun saya tidak ingin mencoba semuanya jika memang tidak digunakan semua nantinya.

Continue reading →

Posterous Jatuh ke Tangan Twitter

Saat membuka surel pagi ini, saya mendapatkan informasi dari pihak WordPress – tepatnya sebuah tawaran – fungsi mengimpor blog berbasis Posterous ke WordPress. Rupanya, saya melewatkan sebuah berita besar bahwa Posterous kini telah diakuisisi oleh Twitter. Saya bertanya-tanya, apa yang mungkin terjadi kemudian?

Sayangnya, tanya jawab akuisisi yang disediakan oleh pihak Posterous masih sangat mengambang. Sehingga tidak heran jika banyak pengguna yang tampak khawatir bagaimana nasib layanan blog ini ke depannya. Seandainya Posterous Space tidak dapat digunakan lagi, itu bermakna saya bisa menutup salah satu blog saya. Continue reading →

Membuat Toko Online Gratis dengan Dwarapala

Saya mungkin sudah bercerita sebelumnya pada tulisan tentang “Proyek Arunametta“, bahwa sebagian sistem kerja Arunametta didukung dengan menggunakan Dwarapala. Mengapa Dwarapala? Mungkin alasannya, karena Dwarapala menyediakan sistem membuat/membangun toko daring (online) dengan mudah, serta mendukung bahasa Indonesia dan transaksi dalam rupiah.

Saya rasa banyak orang di Indonesia kini bisa merasakan manfaat Internet yang semakin menembus wilayah-wilayah pelosok, meski belum semuanya, dan meski masih sering diperoleh dengan susah payah dan harga yang tidak murah. Pemasaran produk lokal melalui jaringan yang lebih luas seperti melalui Internet, tentunya akan memberikan gairah tersendiri bagi pasar lokal dan nasional. Apalagi jika produk lokal mampu menembus pasar Intenasional melalui jalur di dunia maya. Continue reading →

WordAds: Memasang Iklan di WordPress

Akhirnya WordPress merilis fitur WordAds untuk menyaingi media pengiklanan Google AdSense bagi para pemilik blog di WordPress.com. Ini akan membuat dimungkinkannya pemilik/pengguna layanan blog WordPress mendapatkan penghasilan (uang) dari tulisannya. Karena sudah sejak lama WordPress melarang pelbagai bentuk iklan pada blog para penggunanya, kecuali yang mendapatkan persetujuan dari WordPress sendiri.

Ini baru merupakan langkah awal pada WordPress untuk memberikan layanan pengiklanan bagi para narablog yang memanfaatkan blognya, dan merupakan sebuah perkenalan. Undangan untuk mengikuti WordAds bisa didapatkan di sini.

Continue reading →

Internet Mobi Sehat ala Cyberoam yang Mengganggu

Sepertinya hari ini Mobi/Smartfren Connex menerapkan sebuah sawar daring (online content filter) pada layanan mereka yang berbasis Cyberoam. Saya menemukannya ketika tengah asyik menerjemahkan beberapa jurnal akademik dengan menggunakan layanan Google Translate.

Awalnya sih lancar-lancar saja, namun setelah beberapa kali proses penerjemahan, tiba-tiba saja akses diblok dan dialihkan ke alamat IP 10.33.200.244:8090. Saya bingung, karena hal ini tidak pernah terjadi, semua peramban memunculkan tanda-tanda serupa, baik di Linux maupun Windows.

Continue reading →

Permainan di GooglePlus

Tidak ada jejaring sosial tanpa permainan (games), mungkin itulah salah satu sisi jual sebuah jejaring sosial. Sebagaimana pendahulunya Friendster dan Facebook yang menjadi tren di Indonesia, kini Google+ pun menghadirkan pelbagai pilihan permainan pada jejaring sosialnya.

Saya sudah mendengar berita ini beberapa hari yang lalu, namun ketika pertama kali saya mencoba mengakses saat itu, permainan ini belum tersedia, sepertinya memang belum masuk ke Indonesia, dan memang masih dalam tahap pengenalan (uji coba). Seperti Google+ pun entah sampai kapan berada dalam tahap uji coba.

Continue reading →