Selamat Datang openSUSE 13.2

Petang ini, lini masa saya dipenuhi oleh pelbagai warna hijau toska dan muda. Sepertinya Slyterin sedang memenangkan house cup dalam serial Harry Potter. Tapi ini bukan tentang itu, para pengguna sedang menyambut kedatangan Green Geeko terbaru, openSUSE 13.2. Anda pengguna Linux pasti tidak akan pernah melewatkan nama salah satu distribusi yang memiliki sejarah panjang ini,…… Lanjutkan membaca Selamat Datang openSUSE 13.2

Memasang Ms Office 2010 pada Linux

Meskipun LibreOffice memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan Microsoft Office, namun selalu ada yang menghendaki produk yang asalinya berjalan di Microsoft Windows ini juga berjalan pada Linux. Saya mencoba melihat bagaimana Microsoft Office dapat berjalan pada Linux, dan membaginya melalui tulisan ini. Yang saya gunakan kali ini adalah LXLE 14.04 yang berbasis Ubuntu dengan sistem 64-bit,…… Lanjutkan membaca Memasang Ms Office 2010 pada Linux

LXLE Sesuai Selera

Saya mungkin sudah pernah memberikan kredit pada Linux yang satu ini saat bisa menjalankan komputer lawas kami. Kini saya akan menceritakan sedikit kisah tentang bagaimana saya membuat LXLE tampil sesuai selera saya, yang bermakna bekerja seperti apa yang saya inginkan juga. Paragraf kedua berikut menceritakan latar belakang mengapa saya memilih LXLE, bagi yang tidak berminat,…… Lanjutkan membaca LXLE Sesuai Selera

LXLE Desktop – PC Lama Hidup Kembali

Beberapa hari belakangan saya sibuk berburu sistem operasi berbasis Linux yang mampu berjalan pada mesin tua dengan kapasitas RAM di bawah 512 MB. Banyak distro yang sebenarnya asyik dulu, kini sudah tidak ada lagi. Dan banyak distro baru yang kemampuannya belum sempat saya coba oleh karena sudah lama tidak berganti-ganti distribusi lagi. Istri saya memiliki…… Lanjutkan membaca LXLE Desktop – PC Lama Hidup Kembali

Katya LXDE – Ringan dan Cepat

Linux Mint 11 Katya edisi LXDE telah dirilis, saya sempat mencobanya sore ini. Memasangnya di mesin virtualisasi tidak lama, tidak dengan update otomatis saat proses instalasi berlangsung, mungkin hanya perlu satu jam saja. Sebagai turunan Ubuntu, saya menemukan proses instalasi Katya sangat mirip dengan Natty Narwhal, nah bahkan saking miripnya mungkin mereka tidak tampak berbeda…… Lanjutkan membaca Katya LXDE – Ringan dan Cepat

Xubuntu dan Lubuntu Sebagai Alternatif Ubuntu

Ubuntu sebagai salah satu distro Linux yang cukup banyak penggunanya, juga memiliki beberapa varian yang dikembangkan oleh komunitasnya. Salah satu tujuannya adalah mengimplementasikan sistem operasi Ubuntu pada lingkungan dekstop yang lebih ramah sumber daya, atau bisa bekerja pada komputer dengan spesifikasi rendah, terutama untuk komputer lama dan netbook, yang misalnya hanya memiliki RAM sebatas 512…… Lanjutkan membaca Xubuntu dan Lubuntu Sebagai Alternatif Ubuntu