Daftar Obat Keadaan Darurat di Ruang Praktik Dokter

Keadaan darurat bisa terjadi di mana saja, termasuk di ruang praktik mandiri seorang dokter.  Dokter pun tidak akan pernah tahu kapan pasien atau bahkan dirinya sendiri mungkin mengalami keadaan darurat di tempat praktiknya, misalnya saja serangan asma, atau nyeri akut.

Oleh karena itu, dokter selayaknya dan wajib menyediakan obat-obat keadaan darurat (emergency drugs kit) di ruang praktiknya. Minimal kelengkapannya sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01/07/MENKES/263/2018 yang dirilis pada Mei lalu.

Continue reading →

Iklan

Bantuan Ponsel Cerdas dalam Telaah Interaksi Obat oleh Dokter

Pelayanan dokter pada jenjang kuratif akan sering melakukan pengobatan atau peresepan obat kepada pasiennya. Peresepan obat oleh dokter didasarkan kepada kaidah peresepan obat secara rasional 1 berdasarkan hasil kajian klinis terhadap kebutuhan terapi pasien. Oleh karena peresepan memang tidak mudah, maka sejumlah kaidah yang dikembangkan untuk menghasilkan peresepan yang lebih baik dalam pembelajaran yang terus-menerus 2.

Continue reading →

Pengobatan Tanpa Mencederai

Setiap orang pada suatu masa dalam kehidupannya, pasti akan minum obat untuk mencegah atau mengobati penyakit. Obat telah selamanya mengubah pola hidup manusia dalam melawan penyakit. Obat memberikan kesempatan bagi manusia untuk hidup lebih sehat, lebih panjang usia. Namun di sisi lain, obat juga memiliki potensi mencederai secara serius jika dikonsumsi tidak sesuai aturan, tidak dipantau penggunaannya, atau oleh karena suatu kesalahan dan keterbatasan komunikasi.

Continue reading →

Kuman yang Kebal Obat

Dunia kesehatan memiliki salah satu isu besar, yaitu kuman (mikroba) yang mulai kebal terhadap obat antimikroba. Kuman atau mikroba dalam hal ini bisa bermakna virus, jamur atau pun bakteri.

Keuntungan dunia kedokteran modern dalam melawan banyak penyakit saat ini adalah adanya antimikroba ini, seperti antibiotik untuk melawan penyakit pnemonia misalnya. Hanya saja, semakin hari, kita menemukan munculnya kuman-kuman yang sudah mulai tidak bereaksi dengan pengobatan ini alias kebal dengan obat.

Kita menyebut kondisi ini dengan istilah kekebalan terhadap obat antikuman, atau antimicrobial resistance. Continue reading →

Isu EBM dalam FORNAS

Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti pertemuan yang diadakan oleh BPJS Kesehatan cabang utama Yogyakarta. Sejumlah topik di bahas di dalamnya, salah satunya adalah bagaimana penerapan sistem EBM dalam penggunaan FORNAS. Mengapa isu ini menarik bagi saya, karena ini sering kali muncul di lapangan klinisi sehari-hari saat berhadapan dengan terapi bagi pasien pengguna BPJS Kesehatan. Continue reading →

Aspirin Sebagai Pencegah Kanker

Aspirin merupakan salah satu obat lama yang ada di pasaran dan bisa didapatkan secara bebas dan murah. Sejak dulu, aspirin memang diketahui memiliki sifat pencegah kanker; namun belum berani direkomendasikan karena kekhawatiran akan dampak penggunaan jangka panjangnya. Kini, ada penelitian yang memberikan gambaran tentang bagaimana aspirin dapat direkomendasikan untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah kanker. Continue reading →

Tangguhkan Antibiotik untuk Mengobati Sinusitis

Setiap tahun banyak orang menderita sinusitis akibat komplikasi batuk pilek, flu, rinitis alergi dan sebagainya. Dan banyak dari kasus tersebut mendapatkan obat-obatan antibiotik, padahal kebanyakan kasus tersebut mungkin saja tidak memerlukan antibiotik.

Ada sejumlah alasan mengapa saat terserang sinusitis antibiotik tidak terlalu diperlukan, atau setidaknya tidak secara buru-buru diberikan sebagai tahap awal dalam pengobatan. Continue reading →