SuperTuxKart

Dulu sepertinya bermain ‘Need for Speed’ itu sudah wah dan enak, atau mungkin ada yang suka bermain ‘Asphalt’ di ponsel cerdas mereka. Tapi untuk urusan video game tipe ‘racing’, saya entah kenapa tetap suka pada yang sederhana seperti SuperTuxKart ini. Saking lamanya tidak pernah memainkan video game ini, saya bahkan tidak tahu jika mereka menyediakan fitur akun daring saat ini.

SuperTuxKart sampai saat ini ada pada versi 0.9.2, dan asalinya berjalan di Linux. Sementara saya sendiri sekarang memilikinya di Windows 10. Continue reading →

Iklan

Aplikasi Catatan Ringan – Simplenote

Saya harus mengakui, di luar sana ada banyak aplikasi untuk membuat catatan atau ‘note taking’. Tergantung dari kebutuhan kita. Saya sendiri masih lebih suka tipe yang adidaya seperti “OneNote” milik Microsoft. Tapi kadang tidak membuat kita bekerja dengan cepat. Aplikasi yang lebih sederhana kadang jauh membantu kita lebih bisa menyimpan catatan dengan cepat, sebelum memindahkannya ke catatan yang lebih terstruktur.

Simplenote adalah aplikasi open source yang bisa digunakan untuk fungsi ini, dan kabar baiknya aplikasi ini bisa digunakan di banyak sistem operasi (cross-platform).

Continue reading →

Aplikasi Statistik – PSPP pada openSUSE 42.1 Leap

Saya memang tidak sering menggunakan aplikasi statistik, bahkan bisa dibilang kompetensi di bidang statistik sangat memprihatinkan. Namun sebagai lulusan sarjana, tentunya buta statistik juga akan sangat memalukan. Meski pun tidak pandai menghitung secara manual dengan rumusan yang bermacam-macam, setidaknya masih mampu menggunakan aplikasi statistik sederhana.

Walau dulu ketika kuliah saya belajar menggunakan SPSS, karena sudah dilisensikan ke kampus. Tapi sebagai pribadi saya tentu saja harganya tidak bisa saya jangkau, harga lisensi SPSS dari IBM saat ini untuk edisi dasar mencapai $ 1.200, untuk yang edisi standar berkisar pada harga di atas $ 2.600, dan bagi profesional perlu merogoh kocek lebih dari $ 5.000 hingga golongan premium di atas $ 7.000 – dan ini hitungannya per tahun. Jika saya hidup dari pengelolaan data statistik dengan margin keuntungan ratusan hingga jutaan dollar amerika per tahun, saya rasa wajar saya akan membeli lisensi itu dan memperpanjangnya ketika dibutuhkan. Sayangnya tentu saja kali ini tidak demikian.

Saya memilih memanfaatkan aplikasi open source yang gratis seperti GNU PSPP yang disediakan secara luas. Pada distribusi Linux openSUSE yang saya gunakan, edisi PSPP bisa diunduh dengan menambahkan reposiroti pendidikan (education repo) terlebih dahulu, walau sayangnya tidak dinyatakan sebagai versi stabil. Paket PSPP untuk openSUSE disediakan secara gratis dan bisa dipasang dengan mekanisme 1-click-install seperti biasa.

Continue reading →

Mempresentasikan Berkas PDF pada openSUSE

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan kiriman ‘bahan’ presentasi dari salah satu instansi pemerintahan. Bahan presentasi ini sebenarnya sudah dipresentasikan pada saya ketika saya menghadiri acaranya, namun diharapkan dipresentasikan ulang pada karyawan yang bekerja di tempat saya. Apa daya ketika surat elektronik tersebut tiba, bahan presentasi yang dikirimkan dalam bentuk berkas PDF – Portable Data Format, yang tidak akan bisa saya presentasikan menggunakan aplikasi Impress pada LibreOffice. Seandainya dalam bentuk/format PPT atau PPTX dari Microsoft Office PowerPoint, saya masih bisa mempresentasikannya.

Continue reading →

Xfce openSUSE Leap 42.1

Kadang saya kangen menggunakan desktop yang ‘terasa’ ringan, dan mungkin menyerupai Windows pada Linux. Ini gara-gara beberapa hari belakangan saya berkutat dengan komputer-komputer lawas yang masih menggunakan sistem operasi Windows XP yang sudah lama kedaluwarsa. Saya pun memutuskan menambahkan Xfce ke dalam openSUSE Leap 42.1 yang saya gunakan.

Saya rasa hasilnya kemudian memuaskan, apalagi karena dibangun dengan sudah memiliki desktop Gnome sebelumnya, aplikasi Gnome seperti Cuaca dan Peta masih bisa digunakan dengan baik. Continue reading →

deepin – Cita Rasa Pinguin dari Negeri Tiongkok

Jika kita melihat tulisan “Made in China” pada produk yang kita bawa, mungkin kadang merasa bahwa barang kita kalah kelas, kok buatan Cina Tiongkok sih? Tapi bukankah tidak semua yang didesain di Negeri Naga tersebut buruk? Katakan sajak telepon pintar dari Apple dan Samsung memiliki pabrikan juga di situ. Tiongkok dikenal memiliki cita rasa seni yang tinggi.

Demikian juga dengan salah satu desktop Linux yang mereka olah di sana, ‘deepin’ – si Penguin dari Tiongkok, sudah lama sekali terkenal. Mulai dari dulu, hingga versi teranyar adalah seri 15.2. Dengan menggunakan tagline “Firmly Moving Forward with Our Dreams” menjadikan racikan mereka sebagai salah satu distribusi yang digemari, tidak hanya oleh warga Tiongkok dan etnis Tionghoa di manca negara, namun juga pengguna Linux lainnya.

Ada yang berkata, antarmuka Linux deepin merupakan gabungan antara antarmuka Windows dan OS X, sehingga memberi nuansa baru dibandingkan lingkungan-lingkungan dekstop yang sudah ada sebelumnya. Continue reading →

Membuat Pohon Silsilah Keluarga

Pernahkah Anda berpikir untuk membuat pohon silsilah keluarga? Setidaknya ini mungkin Anda pernah mengerjakannya ketika di bangku sekolah dulu. Bagaimana Anda membuatnya? Tentu saja dengan mencari data terlebih dahulu, dengan menanyakan sanak keluarga yang lebih tua – tergantung dari ketersediaan data dan keinginan Anda, pohon keluarga bisa dibuat dengan sederhana, walau tidak semua orang menemukannya sebagai hal yang mudah. Continue reading →