A Jog in Morning

Sesuatu yang disuka pada saat hari libur adalah bisa berjalan-jalan atau berlari kecil dengan santai dan menikmati pagi. https://500px.com/embed.js Sayangnya, kita tidak punya banyak hari libur untuk menikmati pagi. Beruntung-lah mereka yang tidak terikat dengan jam kerja, yang bisa dengan bebas menikmati terbitnya sang surya setiap saat.

Persimpangan Yang Membingungkan

Jalanan masih cukup gelap, langkah kaki pelan di bawah taburan bintang yang masih cukup segar dan cemerlang. Rayapan dingin pagi rasanya tak begitu kental, aku tahu cuaca banyak berubah belakangan ini. Keluar ke jalanan, hanya kegelapan yang menyelimuti. Tapi sesungguhnya hari sudah cukup pagi. Karena aktivitas warga pastinya sudah dimulai jauh-jauh dari jam ini. Ada…

Pencicip Kue Matahari

Karena Hari Raya Galungan sudah dekat, ibu jadi sibuk membuat kue matahari sejak pagi tadi. Termasuk mengolah bahan, dan sekarang menggorengnya. Tentu saja sebagai anak yang berbakti saya juga membantunya, yaitu membantu mencicipinya 🙂 Ah, kue renyah dan hangat yang baru matang, rasanya benar-benar gurih. Dipadu dengan teh herbal hangat, benar-benar kombinasi pagi yang pas.

Hujan di Pagi Hari

Sebenarnya semalam sempat terdengar beberapa bulir air jatuh dengan tangkasnya di atas genting kaca, suaranya khas mengiri angim malam yang masih berhembus dengan debu-debu merapi. Tapi pagi ini tiba-tiba saja hujan turun, entah apa yang dipikirkan langit. Mungkin karena semalam selalu ada yang protes masalah debu di antara pemukiman padat para manusia. Aku tidak hendak…

Pagi agak aneh

Pagi ini agak aneh, biasanya saya cukup bersemangat dengan aktivitas sehari-hari saya. Tapi pagi rasanya energi kosong melompong, padahal semua sesuai jadwal harian, termasuk sarapan dan olahraga ringan. Tidak biasanya begini, mata terasa perih seperti orang yang kekurangan jam tidur. Padahal saya rasa tidur sekitar 5 jam itu sudah cukup untuk masa-masa jadwal yang padat.…

Sahur Happy Hour

Antara jam 2 hingga 3 pagi, biasanya si Ari sudah bersiap untuk beli sahur, dia menyebutnya happy hour. Karena pada jam-jam tersebut menu yang disediakan di warung tenda terdekat masih cuku banyak, dan belum banyak yang ngantri. Pasca jam 3 pagi biasanya warga sekitar sudah banyak yang memenuhi warung tersebut. Jadinya malah ramai sekali, terutama…

Mentari Pagi

Sebagaimana yang kuceritakan di Broken Sheel Broken Mirror, aku tidak akan berpura-pura bahwa segalanya telah lebih baik saat ini. Setidaknya, tidak secepat itu. Perasaanku tidak dapat mudah menjadi tenang, bahkan tanganku tak dapat menuliskan apa yang kurasakan sehingga aku dapat bercermin darinya.

Selama aku berlayar di kehidupan ini, mungkin inilah pertama kali si nahkoda melihat badai yang demikian besarnya, walau jauh hari sebelumnya ia telah memprediksi, namun badai tetaplah badai, ia tak sama dengan apa yang ada di dalam angannya.