Berdirilah Seperti Gunung

Dalam setiap langkah kehidupan, manusia bisa menjadi bimbang, dan kebimbangan adalah bayangan yang selalu menghantui bagaimana seseorang berdiri menghadapi kehidupan. Berdirilah seperti gunung, dingin yang menghembus kencang diterima dengan terbuka, demikian juga hangat yang sekejap berubah menjadi panas. Tetap bergeming ketika musim-musim berubah, manusia yang memiliki pendirian mungkin tidak akan ditatap oleh dunia, namun manusia…… Lanjutkan membaca Berdirilah Seperti Gunung

Dokter, Hukum, dan Penjara

Saya percaya, setiap warga negara sama kedudukan di mata hukum, termasuk di dalamnya profesi dokter. Namun kasus baru di Manado yang muncul ke permukaan tentang seorang dokter kandungan & kebidanan yang menjalani vonis Mahkamah Agung berupa kurungan/penjara selama sepuluh bulan menjadi tanda tanya besar atas apa yang saya percayai. Jika seorang dokter terbukti lalai, dia…… Lanjutkan membaca Dokter, Hukum, dan Penjara

Homoseksualitas Bukanlah Sebuah Topik yang Ringan

Berbicara masalah homoseksualitas bukanlah kompetensi yang saya kuasai. Namun tidak jarang saya dibuat ikut berada dalam topik-topik pembicaraan tersebut. Yang sering membuat saya heran adalah, banyak pihak yang sering menggampangkan masalah ini, padahal menurut saya – ini bukanlah masalah yang ringan yang bisa dilakukan justifikasi sebelah mata. Berbicara masalah homoseksualitas, saya rasa kita harus mulai…… Lanjutkan membaca Homoseksualitas Bukanlah Sebuah Topik yang Ringan

Di Tepian Jalan

Dalam rialk-riak kecil kehidupan, setiap insan memiliki tujuan dan tempat yang hendak dicapainya, hanya sedikit yang cuma singgah di kehidupan ini dan berjalan seadanya menyusuri keindahan riaknya (ya, saya boleh dihitung sebagai salah satunya). Bergeming menyeruput secangkir kehidupan dengan memandang gelagat awan-awan sore yang menggantung untuk menghilang sepertinya tak pernah akan menjadi sesuatu yang membosankan.…… Lanjutkan membaca Di Tepian Jalan

Si Vis Pacem, Para Bellum

Dalam bahasa latin, ungkapan “si vis pacem, para bellum” bermakna “jika kamu menghendaki perdamaian, maka bersiaplah untuk berperang”. Salah satu slogan yang cukup terkenal dan dipakai serta dimodifikasi oleh banyak pihak lainnya, termasuk pada era Napoleon Bonaparte hingga ke perang dunia II. Ungkapan tersebut menyiratkan bahwa subjek yang memiliki kekuatan lebih, dan memiliki persiapan untuk…… Lanjutkan membaca Si Vis Pacem, Para Bellum

Perayaan dan Tantangan Hari Perempuan Sedunia

Tanggal 8 Maret 2011 tepat merupakan perayaan ke-100 hari perempuan sedunia. Kita bisa merayakannya, namun kita tidak dapat menutup mata terhadap pelbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam sisi kemanusiaannya. Tentu saja dari lapang pandang dunia kesehatan, karena meski dengan kemajuan ilmu kedokteran dan kesehatan saat ini, sering kali perempuan belum lepas dari masalah-masalah mendasar…… Lanjutkan membaca Perayaan dan Tantangan Hari Perempuan Sedunia

102 Tahun Kebangkitan Nasional

Hari ini aku mengantarkan ibu untuk apel pagi dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional. Aku tak akan protes, walau entah mengapa aku hanya merasa ini sesuatu yang hanya sekadar rutinitas. Itu-itu saja, tanpa ada sesuatu yang baru sebagai pendobrak kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sementara saat kembali ke rumah, siaran televisi pun penuh dengan isu-isu hangat…… Lanjutkan membaca 102 Tahun Kebangkitan Nasional

I am Bad

Sejak saya kecil saya sangat sering mendengar bahwa orang mestilah baik dalam berbagai hal. Intinya, orang selalu mengatakan pada anak-anak, “Nak…, jadilah manusia yang baik.” – mungkin lebih mengena jika meniru logat Mario Teguh saat mengucapkan kata-kata itu. Apakah saya baik ketika masih kecil dulu? Wow…, mungkin tidak. Bahkan jika saya dan gembong saya ketika…… Lanjutkan membaca I am Bad

Keperawanan Dalam Perspektif Kekinian

Cukup lama bagi saya untuk memilih judul tulisan ini, bahkan mungkin lebih lama waktu yang saya perlukan untuk memilih judul daripada mengungkapkan apa yang saya pikirkan ke dalam tulisan. Saya belum ingin menimbulkan perang dunia kedelapan dengan menempatkan judul yang terlalu memancing, seperti “Keperawanan, Penting Ga Sih?” atau sejenisnya. Mengapa saya menulis hal ini, yang…… Lanjutkan membaca Keperawanan Dalam Perspektif Kekinian

Pertengkaran Alfred dan Bob

Di kejauhan terlihatlah dua sosok yang sedang bergulat di atas gersangnya padang tandus dalam sengatan matahari yang terkesan tidak bersahabat bahkan pada angin yang mestinya menyejukkan. Samar-samar dari kejauhan pun dapat terdengar umpatan kasar yang berasal dari gumulan debu di udara, di mana kedua sosok itu tak henti hentinya saling menghadiahkan tinju pada rekan seperkelahiannya.…… Lanjutkan membaca Pertengkaran Alfred dan Bob