Seberapa Rumit Password-mu?

Password (kata sandi) merupakan sesuatu yang wajib di era digital, mulai dari perangkat ponsel, jejaring sosial, komputer dan data perbankan, semuanya terlindungi oleh kata sandi ini. Dan saat ini kata sandi bisa disarankan setidaknya terdiri dari 6-8 karakter termasuk kelompok karakter yang unik.

Sayanya, kebanyakan orang (termasuk saya) tidak bisa mengingat kata sandi dengan baik. Oleh karena itu, perlu pengelola kata sandi dari tambahan. Karena semakin rumit sebuah sandi, maka semakin kuat sandi tersebut, tapi semakin sulit diingat oleh orang pada umumnya.

Sebuah contoh password unik yang cukup sangat kuat. Layanan disediakan oleh ExpressVPN.

Jika malas membuat sandi yang unik, ada banyak alat yang bisa digunakan. Peramban Google Chrome memiliki fitur bawaan untuk kemampuan ini, walau terbatas. Bisa juga menggunakan layanan dari penyedia lainnya, seperti oleh ExpressVPN pada gambar di atas. Atau juga menggunakan avast random password generator.

Fitur lain adalah penyimpan sandi atau istilah kerennya password manager. Adanya banyak pilihan, mulai yang gratis, hingga premium. Fungsi utamanya adalah menyimpan password, tentu saja jika Anda mau nilai lebih, adalah sinkronisasi antar perangkat jika Anda menggunakan beberapa perangkat yang saling terhubung (misalnya laptop dan ponsel). Beberapa layanan seperti 1Password dan Bitwarden menyediakan layanan pengelolaan password yang terjangkau (bahkan ada yang gratis). Kebanyakan produk keamanan populer edisi premium juga memiliki fungsi ini seperti Avast, Kaspersky, atau BitDefender.

Hanya saja yang perlu diingat adalah bahwa pengguna kemungkinan akan terikat dengan penyedia layanan jasa pengelola kata sandi dan sulit berpindah. Tapi setidaknya, lebih aman dibandingkan menyimpan sandi pada peramban. Tentu saja menyimpan pada peramban tetap merupakan pilihan yang paling mudah dan paling murah yang tersedia.

Di era banyaknya pencurian identitas dan akun secara digital, maka perlindungan ekstra diperlukan. Sandi yang kuat dan pengelolaannya yang aman merupakan pilihan yang baik. Anggap saja ini merupakan investasi keamanan data digital kita.

Isu Keamanan Akun Tokopedia

Beberapa saat yang lalu, saya membaca salah satu ciutan di Twitter yang menyatakan bahwa telah terjadi peretasan data 15 juta akun pengguna Tokopedia. Peretasan ini dinyatakan telah terjadi sekitar Maret yang lalu. Pun Tokopedia telah menyatakan bahwa akun aman, saya rasa sebaiknya saya segera mengganti kata sandi dan meningkatkan metode keamanan toko daring ini, karena saya termasuk pengguna Tokopedia. Lanjutkan membaca “Isu Keamanan Akun Tokopedia”

Data Linkedin yang Tercuri

Saya masih ingat tahun 2012 lalu terjadi kehebohan mengenai data akun jejaring sosial Linkedin yang dicuri oleh peretas (hacker), di dalamnya termasuk nama pengguna (username) dan kata sandi (password) yang terenkripsi. Saya sendiri tidak terlalu masalah ketika itu, karena jika tidak salah ingat, saya sudah mengganti kata sandi yang saya gunakan. Apalagi Linkedin merupakan jejaring sosial yang paling sering saya ganti sandinya, bukan karena apa-apa, tapi karena memang saya jarang menggunakannya dan sering lupa dengan kata sandinya. Lanjutkan membaca “Data Linkedin yang Tercuri”