Target HbA1c yang ideal pada Penderita Diabetes Melitus

Pasien-pasien dengan Diabetes Melitus, atau sebut saja diabetes, dianjurkan menjalani pemeriksaan dan jika perlu juga menjalani pengobatan secara teratur dan berkala pada dokter atau dokter ahli, sesuai dengan kondisi dan komplikasi yang dialami oleh pasien tersebut.

Dalam ranah dokter keluarga atau dokter layanan primer, pasien mendapatkan lini awal tata laksana diabetes pemeriksaan rutin meliputi kadar ‘gula darah’ untuk mengetahui apakah terapi yang telah dijalani pasien selama ini membuahkan hasil dalam mencapai tujuan mengontrol glikemia atau kadar gula darah.

Continue reading →

Iklan

Tes Laboratorium untuk Gula Darah

Gula darah atau kadar glukosa darah adalah salah satu tes laboratorium yang paling banyak dikerjakan ataupun diinstruksikan dalam dunia kedokteran, selain pemeriksaan darah rutin. Bahkan karena cukup banyak digunakan, tersedia juga alat genggam yang bisa digunakan untuk memeriksa kadar gula darah secara mandiri.

Ada banyak kasus yang memerlukan pemeriksaan gula darah, mulai dari pemantauan kondisi gula darah pada pasien diabetes, hingga bayi yang mengalami kejang atau pasien asing yang kehilangan kesadaran. Sehingga tes gula darah bisa ditemukan pada kondisi harian di banyak ruangan, mulai dari rumah pribadi hingga ruang triase unit gawat darurat dan ambulans. Continue reading →

Pemeriksaan Laboratorium untuk Hepatitis B

Hepatitis B bisa disebut sebagai “pembunuh yang senyap”, karena hampir tidak ada gejala yang bermakna – bahkan kadang timbul seperti gejala flu saja. Sehingga ada baiknya kita memeriksakan diri untuk kemungkinan terinfeksi hepatitis B.

Namun, okelah, karena saya masih semangat, mungkin saya bisa sedikit berbagi mengenai pemeriksaan hepatitis B (dikenal juga sebagai: anti-HBs; HBsAg; HBeAg; anti-HBc; anti-HBc,IgM; antiHBe; HBV DNA), saya ambilkan rujukannya dari LabTestOnline: Hepatitis B Test.

Continue reading →

Amniosentesis

Amniosentesis (amniocentesis) adalah prosedur yang dilakukan ketika hamil. Alasan paling umum bagi seorang ibu hamil disarankan menjalani amniosentesis adalah guna melihat apakah janin yang dikandungnyanya mengalami kelainan kromosom, seperti misalnya sindrom Down.

Biasanya amniosentesis ditawarkan pasca usia kehamilan 15 minggu (biasanya antara 15-18 minggu). Hal ini dikarenakan pada masa ini terdapat cukup cairan di sekitar janin untuk dimungkinkan diambil sedikit tanpa risiko tinggi terhadap kehamilan. Namun, tetap ada risiko kecil komplikasi dari amniosentesis, termasuk keguguran. Continue reading →

Prinsip Tes Laboratorium untuk Demam Berdarah Dengue

Sering kali dokter kesulitan menjawab ketika ditanya oleh pasien, “Apakah saya positif demam berdarah Dok?” – tentu saja di sini yang dimaksudkan adalah demam dengue atau demam berdarah dengue. Hal ini disebabkan karena umumnya jika pemeriksaan dilakukan pada fasilitas yang tidak memadai, maka yang bisa dilihat dokter hanyalah gejala, dan tanda klinis, namun tidak keberadaan virus itu sendiri. Jika diibaratkan ketika kita masuk rumah kita menemukan rumah berantakan, maka kita curiga bahwa ada pencuri yang baru masuk, tapi apakah itu pencuri atau tidak – karena kita tidak melihatnya langsung, sulit dikatakan.

Continue reading →

Mammografi

Mammogram adalah pemeriksaan foto payudara dengan sinar-x dosis rendah. Ditujukan untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya kanker payudara, bahkan pada stadium yang sangat awal, di mana kondisinya masih bisa diobati/diterapi. Kadang perempuan atau dokter mungkin tidak bisa mendeteksi sendiri adanya benjolan yang mengindikasikan kanker, di sinilah fungsinya mammogram sebagai alat bantu pemindaian payudara. Continue reading →

Informasi Kesehatan Diri Anda Begitu Berharga

Pada era yang serba modern ini tetap saja informasi merupakan sesuatu yang sangat bermakna, kelengkapan dan ketersediaan informasi menentukan banyak hal mulai dari hal-hal mendasar hingga hal-hal yang penting. Demikian juga di dalam dunia kesehatan dan kedokteran, informasi kesehatan seseorang menentukan langkah-langkah dan pertimbangan medis selanjutnya.

Siapa penyedia informasi kesehatan yang paling penting dalam hal ini? Tentu saja Anda sebagai pasien. Anda mungkin berpikir bahwa dokter akan menyediakan semua informasi tentang penyakit atau gangguan kesehatan apa yang sedang Anda derita saat ini. Namun faktanya, bantuan terbesar untuk mengetahui informasi tersebut sesungguhnya datang dari Anda sendiri. Continue reading →