Pedoman Kontrol Kanker Leher Rahim Terpadu

WHO baru saja merilis Panduan Praktik Esensial: Pedoman Kontrol Kanker Leher Rahim Terpadu (Comprehensive cervical cancer control). Pedoman edisi kedua ini yang diterbitkan akhir tahun 2014 ini menggantikan pedoman lawas edisi tahun 2006. Panduan ini memuat tentang pencegahan & kontrol kanker serviks (leher rahim) sesuai dengan ilmu kedokteran terkini. Continue reading →

Iklan

Keracunan Makanan

Oleh sebab beberapa kasus belakangan ini, maka saya hendak menulis sekilas tentang keracunan makanan. Apa yang biasanya menjadi pertimbangan dokter di layanan primer untuk kasus-kasus seperti ini. Saya akan menggunakan rujukan dari MedScape untuk tulisan kali. Jika adalah Anda adalah masyarakat awam, dan sedang menemukan kasus yang dicurigai sebagai keracunan makanan, tidak disarankan membaca artikel ini terlebih dahulu, namun langsung membawa korban ke pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Keracunan makanan diartikan sebagai suatu kondisi sakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman/air yang tercemar oleh bakteri dan/atau racun mereka, atau dengan parasit, virus, atau bahan kimia. Patogen yang paling umum menyebabkan keracunan makanan adalah Norovirus, Salmonella, Clostridium perfringens, Campylobacter, dan Staphylococcus aureus. Continue reading →

Deteksi Dini Hipotiroid Kongenital pada Bayi Baru Lahir

Anak-anak yang lahir dengan kekurangan hormon tiroid, yang dikenal dengan kongenital hipotiroidisme, menjadi rawan berkembang menjadi anak dengan keterbelakangan mental, dan bisa bersifat permanen. Hormon tiroid ini berkurang karena fungsi tiroid yang menurun. Kasus ini sangat jarang, hanya mungkin 1 di antara 3.000 – 4.000 bayi lahir yang menderita kondisi ini. Continue reading →

Penyakit dan Gangguan Kesehatan Terkait Banjir

Saat ini masyarakat kita sedang berhadapan dengan salah satu musibah di musim penghujan, yaitu banjir. Titik banjir terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, sudah memakan korban, dan berpotensi memakan korban lebih banyak lagi. Karena itu selalulah waspada, terutama terhadap penyakit yang lebih tinggi potensinya untuk muncul ketika banjir terjadi.

Banjir membuat kualitas sanitasi dan kebersihan lingkungan kita secara drastis menurun, lingkungan menjadi kumuh dan kotor, demikian juga berpengaruh pada higienitas harian kita. Sehingga potensi kuman-kuman menyerang tubuh kita menjadi semakin besar. Continue reading →

Pencegahan Wabah itu Tidak Mudah

Sebagaimana diketahui, wabah difteri menyerang wilayah Jawa Timur beberapa tahun terakhir. Ratusan kasus dan puluhan meninggal dunia. Difteri memang sangat infeksius, dalam artian cepat menular dan jika terlambat tertolong dapat mengakibatkan kematian. Mereka yang tidak dibantu dengan kekebalan melalui imuninasasi adalah kelompok yang rentan terinfeksi dan menyebarkan wabah difteri.

Pemerintah sudah melakukan upaya subPIN, pekan imunisasi tambahan untuk melindungi masyarakat dari wabah. Tapi cakupannya tetap tidak bisa menyeluruh. Saya bisa melihat catatan penolakan di mana-mana. Orang tua yang memahami pentingnya imunisasi tidak akan melakukan penolakan tentu saja. Continue reading →

Sekilas Tentang Kejang

Dalam buku kedokteran modern, ada dua terminologi yang terkait atau dialihbahasakan sebagai kejang, kejang dikenal sebagai seizures dan convulsion. Perbedaannya adalah seizures merujuk pada temuan-temuan fisik atau perubahan pola laku yang terjadi pasca aktivitas kelistrikan yang abnormal pada otak. Sedangkan convulsion merujuk pada keadaan ketika tubuh seseorang bergetar secara cepat dan tidak terkontrol, hal ini terbentuk dari otot-otot yang berkontraksi dan berelaksasi bergilir dengan cepatnya.

Di Indonesia, kejang digunakan sebagai terminologi yang umum untuk kedua hal tersebut, selain itu dikenal juga sebagai di beberapa daerah sebagai step/stuip. Ada beberapa jenis kejang. Beberapa mungkin dengan gejala yang ringan atau tanpa tubuh yang bergetar. Continue reading →

Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Kita tidak pernah mengetahui apakah tubuh kita memiliki bakat (baca: gen) yang memberikan peningkatan risiko untuk terkena kanker tertentu. Namun seseorang dapat melakukan upaya-upaya pencegahan atau pengurangan munculnya kanker di kemudian hari. Kanker tidak hanya akan menjadi beban kesehatan, namun juga beban finansial dan sosial – tidak hanya bagi penderita, namun juga bagi keluarga.

Memang terdapat bentuk-bentuk kanker yang tidak dapat dihindari, atau tidak diprediksi sebelumnya karena keterbatasan yang ada. Namun sejumlah pola hidup yang baik, maka bentuk-bentuk kanker tertentu dapat dicegah atau dikurangi risiko munculnya di kemudian hari. Hal ini bermakna juga mengurangi kemungkinan beban kesehatan global di tengah masyarakat kita.

Continue reading →