Cacar Monyet – Selayang Pandang

Bulan Mei yang lalu, terjadi kasus impor infeksi virus monkeypox di Singapura1, kasus yang terjadi di luar daerah endemis penyakit ini, dan cukup mengambil perhatian banyak orang termasuk di Indonesia. WHO pun telah menerima laporan tersebut, dan memberikan masukan, serta tidak memberikan rekomendasi larangan perjalanan2.

Monkeypox sempat mengkhawatirkan, dan sempat menimbulkan kerisuhan akibat sejumlah berita bohong (hoaks) yang beredar. Pun demikian, Departemen Kesehatan Republik Indonesia telah menepis isu tentang monkeypox tersebut3, dan tetap meminta Dinas Kesehatan serta UPT untuk bersiaga4.

Ilustrasi Infeksi Monkeypox. Sumber gambar: independent.co.uk.

Continue reading →

Iklan

Tata Laksana Lepra

Lepra adalah penyakit menular, menahun dan disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang bersifat intraselular obligat. Penularan kemungkinan terjadi melalui saluran pernapasan atas dan kontak kulit pasien lebih dari 1 bulan terus menerus. Masa inkubasi rata-rata 2,5 tahun, namun dapat juga bertahun-tahun.

No. ICPC II : A78 Infectious disease other/NOS
No. ICD X : A30 Leprosy [Hansen disease]


Continue reading →

Hari Nyamuk Sedunia 2017

Setiap tanggal 20 Agustus, kita akan diingatkan dengan Hari Nyamuk Sedunia – tentu saja mungkin tidak semua orang akan ingat. Apalagi di bulan-bulan Agustus sebelum musim penghujan tiba, jumlah kasus demam berdarah dan penyakit lain dengan vektor nyamuk sedang menurun rendah. Namun bukan berarti kita berhenti waspada.

Sejak 112 tahun yang lalu, ketika Ronald Ross dari Inggris pertama kali menemukan bahwa malaria terkait dengan gigitan nyamuk betina, dunia kesehatan menemukan sebuah fakta besar tentang salah satu penyakit yang menyebabkan banyak kematian dan bagaimana membuat pencegahannya.

Continue reading →

Campak dan Imunisasi

Tahukah Anda bahwa meskipun di seluruh dunia sekitar 74% anak-anak mendapatkan dosis pertama vaksinasi campak, angka kematian karena campak menunjukkan jumlah fantastis sekitar 122.000 kematian akibat campak pada tahun 2014?1  Dan hal ini memperihatinkan karena sebenarnya kematian ini dapat dicegah melalui program imunisasi.

Biasanya imunisasi campak diberikan pada usia 9 bulan dan dosis ulangan (second opportunity pada crash program campak) pada usia 6-59 bulan serta saat SD kelas 1-6. Terkadang, terdapat program PIN (Pekan Imunisasi Nasional) campak yang bertujuan sebagai penguatan (strengthening). Program ini bertujuan untuk mencakup sekitar 5 persen individu yang diperkirakan tidak memberikan respons imunitas yang baik saat diimunisasi dahulu. Bagi anak yang terlambat/belum mendapat imunisasi campak: bila saat itu anak berusia 9-12 bulan, berikan kapan pun saat bertemu. Bila anak berusia >1 tahun, berikan MMR2.

Continue reading →

Tata Laksana Varisela di Layanan Kesehatan Primer

Varisela (Varicella / Cacar Air, ICPC II: A72 Chickenpox, ICD-X: B01.9 Varicella without complication or Varicella NOS) merupakan penyakit kulit yang umum. Infeksi akut primer disebabkan oleh virus Varicellazoster yang menyerang kulit dan mukosa. Secara klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit polimorfisme, terutama berlokasi di bagian sentra tubuh. Masa inkubasi 14 – 21 hari.

Penularan terjadi melalui udara (air-borne) dan kontak langsung dengan penderita. Continue reading →

Tata Laksana Tuberkulosis di Layanan Kesehatan Primer

Pengantar

Tuberkulosis (ICPC II: A70 Tuberculosis | ICD X: A15 Respiratory tuberculosis, bacteriologiccaly and histologically confirmed) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB yaitu Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, namun dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Indonesia merupakan negara yang termasuk sebagai 5 besar dari 22 negara di dunia dengan beban TB. Kontribusi TB di Indonesia sebesar 5,8%. Saat ini timbul kedaruratan baru dalam penanggulangan TB, yaitu TB Resisten Obat (Multi Drug Resistance/ MDR). Continue reading →

Pemeriksaan Laboratorium untuk Hepatitis B

Hepatitis B bisa disebut sebagai “pembunuh yang senyap”, karena hampir tidak ada gejala yang bermakna – bahkan kadang timbul seperti gejala flu saja. Sehingga ada baiknya kita memeriksakan diri untuk kemungkinan terinfeksi hepatitis B.

Namun, okelah, karena saya masih semangat, mungkin saya bisa sedikit berbagi mengenai pemeriksaan hepatitis B (dikenal juga sebagai: anti-HBs; HBsAg; HBeAg; anti-HBc; anti-HBc,IgM; antiHBe; HBV DNA), saya ambilkan rujukannya dari LabTestOnline: Hepatitis B Test.

Continue reading →