Sumatra PDF Reader

Apa pembaca dokumen format portabel (PDF) yang Anda gunakan di komputer berbasis Windows? Banyak orang menggunakan versi gratis dari Adobe Reader DC, Foxit Reader, atau Nitro PDF Reader. Kadang ada juga yang menggunakan Microsoft Edge (dulu Microsoft Reader) atau peramban Google Chrome.

Sedekit yang pernah menggunakan aplikasi lain, padahal banyak yang tersedia di pasaran. Salah satu yang cukup terkenal, namun jarang dilirik di Indonesia adalah Sumatra PDF Reader.

Sumatra PDF Reader tidak seperti aplikasi pembaca PDF lainnya, di antara banyak yang pernah aplikasi yang pernah saya coba, tidak ada yang seringan dan sesederhana Sumatra PDF Reader, sehingga bagi yang hanya memerlukan aplikasi untuk membaca berkas PDF, maka Sumatra PDF Reader sudah memberikan semua yang diperlukan. Lanjutkan membaca “Sumatra PDF Reader”

Menyunting PDF dengan Affinity Designer

Jika ditanyakan, apakah penyunting (editor) berkas PDF yang paling bermanfaat bagi saya dalam keseharian saya? Jawabannya tentunya Microsoft Word (khusus edisi Microsoft 365). Saya menggunakan Microsoft Word dalam menyunting banyak sekali dokumen PDF, terutama yang sebagian besar dalam bentuk teks.

Tapi bagaimana jika berkas PDF tersebut sebagian besar dalam bentuk grafis? Hal ini menghantam saya ketika badai COVID-19 tiba. Tapi apa hubungannya? Ya, karena sebagian besar data, pedoman, infografis dan sebagainya mengenai COVID-19 dan penatalaksanaannya berasal dari luar Indonesia, dan belum semuanya dengan segera dapat disediakan oleh SATGAS Percepatan Penanganan COVID-19. Ketika data ini hendak disebarkan ke mereka yang kemampuan bahasa Inggris-nya agak kurang, maka berkas ini harus dilokalkan terlebih dahulu.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, menyunting (edit) PDF menggunakan Microsoft Word akan terasa seperti mengunyah ikan teri yang ditaburi garam kasar. Saya memerlukan perangkat lunak pengolah grafis, terutama pengolah grafis vektor. Lanjutkan membaca “Menyunting PDF dengan Affinity Designer”

Miro – Aplikasi Mind Mapping untuk Kolaborasi

Mind Mapping merupakan kegiatan memetakan konsep pikiran ke dalam alur-alur dan bidang-bidang dua dimensi, sedemikian hingga dapat menyederhanakan dan merapikan tampilan konsep yang ingin kita sampaikan.

Ada banyak sekali aplikasi Mind Mapping yang terkenal, beberapa di antaranya adalah Ayoa, Microsoft Visio, SmartDraw, LucidChart, Coggle, XMind, Milanote, MindManager, Mindomo, dan sebagainya.

Tapi kesemuanya rerata berbayar, walau ada yang menyediakan versi gratis terbatas. Ada yang punya baik versi tertanam lokal di PC dan juga di awan seperti Visio dan XMind.

Kali ini saya mencoba salah satu aplikasi yang bisa terpasang pada Windows 10, namun sebenarnya merupakan aplikasi awan. Disediakan gratis untuk tiga proyek dan tiga kolaborator. Sangat terbatas, namun cukup bisa dipertimbangkan diambil bagi organisasi kecil yang tidak mengerjakan proyek dalam ukuran besar, atau oleh pribadi atau pelajar yang sedang memerlukan sekadar aplikasi MindMapping. Lanjutkan membaca “Miro – Aplikasi Mind Mapping untuk Kolaborasi”

Pengarsipan Berkas pakai ZIP, RAR, atau 7Z?

Pengarsipan berkas (file archieving) merupakan salah satu alternatif aman dalam mengirim berkas yang dapat dan akan dimodifikasi, juga memudahkan dalam mencadangkan berkas yang dikehendaki dan mencegah perubahan pada berkas tersebut. Hal lain yang juga ingin dicapai adalah fakta bahwa sejumlah perangkat lunak untuk melakukan pengarsipan berkas memiliki dampak kompresi (penciutan ukuran) berkas.

Secara umum, biasanya kita akan menemukan berkas ini di dalam komputer dalam bentuk ZIP, RAR, atau 7Z. Setidaknya tiga itu adalah bentuk yang paling populer, tentu saja ada bentuk lain, misalnya TAR yang populer di Linux, ACE milik WinACE, ZIPX milik WinZIP modern, BR (Brotli) milik Google, dan Zstandard milik Facebook.

Lanjutkan membaca “Pengarsipan Berkas pakai ZIP, RAR, atau 7Z?”

Edraw Max sebagai Alternatif Microsoft Office Visio

Microsoft Office Visio dan Microsoft 365 Visio, baik versi standar maupun profesional merupakan alat yang sering tidak tergantikan dalam bekerja untuk menyusun diagram, pemetaan prosedur, dan sebagainya. Salah satu alternatif yang cukup kuat dan tidak berbiaya yang saya dulu rekomendasikan adalah yED. Tentu saja ada alternatif lain seperti LuchidChart dan Textografo, dua yang menarik minat saya yang cukup murah namun mendukung pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi awan.

Sayangnya, Indonesia tidak memiliki koneksi internet yang merata untuk menunjang kinerja dengan teknologi awan. Sementara itu yED tampaknya tidak banyak perkembangan bermakna dalam beberapa tahun ke belakang, di mana pengembang lebih fokus pada layanan mereka di atlassian confluence.

Saya mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk bekerja secara luring, fitur yang dimiliki draw.io yang dapat diakses melalui Microsoft Store cukup bisa mengisi fungsi untuk sekadar menyusun diagram. Tapi untuk fungsi yang lebih luas seperti Visio, dengan biaya yang tidak berlangganan seperti Microsoft 365, bisa dilakukan peningkatan secara terus menerus, maka pilihan saya jatuh pada Edraw Max. Lanjutkan membaca “Edraw Max sebagai Alternatif Microsoft Office Visio”

Perubahan Paradigma Pilihan Perangkat Lunak pada Windows 10

Selama kurang lebih empat tahun saya bermigrasi penuh ke Windows 10, paradigma pilihan perangkat lunak yang saya gunakan sehari-hari. Pertama perlu diingat bahwa Windows 10 tidak lebih ringan dibandingkan pendahulunya, sebut saja Windows XP hingga Windows 8.1 yang bernampilan modern, dan guna menyeimbanginya perangkat keras pun ikut berpacu menghasilkan luaran terbaru mereka yang kian canggih dari waktu ke waktu. Pun demikian ada beberapa harga yang layak dibayar dengan semua kondisi ini, yaitu komputer tidak lagi menjadi terjangkau dengan sistem operasi Windows 10 sedemikian hingga dapat digunakan secara nyaman.

Lanjutkan membaca “Perubahan Paradigma Pilihan Perangkat Lunak pada Windows 10”

OneNote, Tempat untuk Semua Catatan

Ada banyak metode untuk melakukan pencatatan dengan baik, termasuk dalam buku catatan kita. Baik pelajar maupun pekerja, sering kali akan memerlukan catatan. Catatan manual sering kali penuh, rusak atau hilang, sehingga tidak nyaman untuk digunakan. Sedemikian hingga, pilihan saat ini adalah untuk memindahkan catatan ke bentuk digital, tapi aplikasi mana yang akan digunakan?

Ada banyak sekali pilihan, misalnya Evernote, Google Keep, Dropbox Paper, SimpleNote, Joplin dan sebagainya. Tapi setelah mencoba beberapa di antaranya, saya memutuskan menggunakan OneNote.

Capture

OneNote pada Windows 10

Lanjutkan membaca “OneNote, Tempat untuk Semua Catatan”