Mengatasi Masalah Serangan Ransomware

Pertama, miliki produk antivirus/keamanan yang bisa melawan ransomware (baca: Avast Ultimate Bundle – Sebuah Ulasan). Kedua, amankan data sensitif dengan layanan cloud (baca: Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware).

Tapi bagaimana jika komputer sudah terinfeksi dengan ransomware? Berkas sudah terlanjur terenkripsi, bagaimana melakukan decrypt? Bagaimana memulihkan/mengembalikan data/berkas yang disandera oleh ransomware?

Ilustrasi: Sumber Avast’s Blog

Ada beberapa alat yang bisa membantu Anda. Cek beberapa situs di bawah ini, mungkin di antaranya ada yang bisa membantu Anda memulihkan atau mengembalikan data Anda yang dirusak oleh virus/ransomware tersebut.

  1. NoMoreRansome.ORG.
  2. Avast: Free Ransomware Decryption Tools.
  3. Kaspersky: Free Ransomware Decryptors.
  4. McAfee Ransomware Recover.
  5. Trend Micro: Crypto Ransomware File Decryptor Tool.
  6. Emisoft: Free Ransomware Decryption Tools.
  7. Bitdefender Ransomware Recognition.

Jika layanan otomatis di atas belum bisa membantu Anda, coba lihat di Geek’s Advice: Removal Guides. Beberapa ransomware memiliki panduan pemulihan data langkah demi langkah. Hanya saja perlu dicatat, bahwa sejumlah langkah menggunakan aplikasi rekomendasi dari penulisnya, yaitu Restoro (yang Restoro sendiri memiliki mesin dari aplikasi ReImage, pemegang paten pemulihan perangkat lunak).

Catatan akhir: Tidak semua berkas yang sudah disandera bisa dipulihkan dengan baik atau penuh. Sehingga pencegahan masih merupakan langkah yang terbaik.

Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware

Ransomware sudah ada sejak dulu sekali, setidaknya mulai dari tahun 1989. Dan banyak sekali terjadi kasus penyanderaan data dan sistem komputer. Kadang pilihan terakhir adalah membayar sejumlah uang untuk mendapatkan kunci membuka gembok penyanderaan.

Perlindungan pada komputer pribadi, tentu saja akan berbeda dengan sistem server pada organisasi. Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mencegah Ransomware. Lanjutkan membaca “Melindungi Komputer Pribadi dari Ransomware”

Preferensi Baru untuk Antimalware

Setelah dirilisnya Windows Creator Update, saya beberapa kali mengalami masalah menggunakan avast! free antivirus. Dan yang terburuk dalam dua tiga hari ini saya mengalami serangan BSOD yang berulang. Saya bahkan hampir pusing mencari sumber masalahnya. Kadang bertanya-tanya, apakah ini disebabkan oleh sistem Windows Defender yang memang baru dan ‘bandel’.

Akhirnya saya memutuskan untuk melepas avast! free antivirus. Dan menggunakan Windows Defender sebagai pelindung malware, termasuk untuk ransomware yang sedang marak belakangan ini. Di sisi lain, saya menambahkan Malwarebytes (standar pertahanan klasik) edisi gratis untuk second-line defense, hanya saja aplikasi ini tidak berjalan secara proaktif.

Capture Lanjutkan membaca “Preferensi Baru untuk Antimalware”

Menyelamatkan Ponsel Android yang Disandera Ransomware

Ransomware bisa dikatakan salah satu jenis malware (perangkat lunak jahat) yang ada pada komputer yang melakukan infeksi dengan menyandera komputer, sedemikian hingga si pengguna komputer tidak dapat menggunakan komputernya kecuali tanda tulisan peringatan penyanderaan tersebut. Biasanya ransomware akan meminta pemilik komputer untuk menebus dengan sejumlah uang agar komputernya bisa dibebaskan dari penyanderaan tersebut. Lanjutkan membaca “Menyelamatkan Ponsel Android yang Disandera Ransomware”