Tata Laksana Exanthematous Drug Eruption

Exanthematous Drug Eruption (erupsi obat eksantematosa)  adalah salah satu bentuk reaksi alergi ringan pada kulit yang terjadi akibat pemberian obat yang sifatnya sistemik (Kode  ICD 10: L27.0 Generalized skin eruption due to drugs and medicaments).   Obat yang dimaksud adalah zat yang dipakai untuk menegakkan diagnosis, profilaksis, dan terapi. Bentuk reaksi alergi merupakan reaksi hipersensitivitas tipe IV (alergi selular tipe lambat) menurut Coomb and Gell. Nama lainnya adalah erupsi makulopapular atau morbiliformis.

Continue reading →

Iklan

Tata Laksana Alergi Makanan

Alergi makanan adalah suatu respons normal terhadap makanan yang dicetuskan oleh suatu reaksi yang spesifik didalam suatu sistem imun dan diekspresikan dalam berbagai gejala yang muncul dalam hitungan menit setelah makanan masuk; namun gejala dapat muncul hingga beberapa jam kemudian.  Berbagai rekasi lainnya bukan termasuk alergi diantara intoleransi makanan seperti laktosa atau susu, keracunan makanan, reaksi toksik.

Ada sejumlah mendasar yang dipertimbangkan dalam tata laksana alergi makanan, misalnya kebanyakan reaksi hipersensitivitas disebabkan oleh susu, kacang, telur, kedelai, ikan, kerang, gandum. Pada alergi susu dan telur akan berkurang dengan bertambahnya usia. Alergi kacang dan makanan laut sering pada dewasa. Kebanyakan alergi makanan adalah reaksi hipersensitivitas tipe I (IgE mediated) atau tipe lambat (late-phase IgE-mediated,immune complexmediated,cell-mediated).

Continue reading →