Manjaro melalui VirtualBox pada Windows 10

Walau sudah lama migrasi ke Microsoft Windows 10, saya masih merasakan kangen pada Linux, terutama antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan milik Gnome. Saya memutuskan untuk mencoba kembali memasang salah satu distribusi Linux, bukan untuk bekerja, namun hanya sekadar agar saya tidak tertinggal dari perkembangan dunia Linux. Karena bukan tidak mungkin suatu saat di masa …

Lanjutkan membaca Manjaro melalui VirtualBox pada Windows 10

Iklan

Antergos – Kesegaran Rolling Release

Saya sudah lama ingin mencicipi Arch, tapi belum banyak berani melangkah. Tahu diri, kalau selama 10 tahun ini cuma menjadi nubie ketika berhadapan dengan Linux, atau sekadar kata pengguna biasa, belum bisa dibilang super user; sementara Arch, seperti juga Slackware, selalu memiliki kesan angker bagi pengguna biasa layaknya saya ini. Lalu kemudian saya berkenalan dengan …

Lanjutkan membaca Antergos – Kesegaran Rolling Release

Membuat OpenSuse seperti Arch Linux dengan Tumbleweed

Jika Anda melihat belakangan ini, Arch Linux mengalami pelejitan di peringkat Distro-Watch. Hal ini mungkin disebabkan karena Arch Linux tidak seperti kebanyakan Linux lainnya yang memiliki sistem major upgrade – misalnya OpenSuse memiliki rilis major upgrade setiap 8 bulan sekali dan Ubuntu setiap 6 bulan sekali ditandai dengan pergantian versi. Tapi menurut Bli Dani – …

Lanjutkan membaca Membuat OpenSuse seperti Arch Linux dengan Tumbleweed